Rabu, 26 Maret 2025 – Hari Biasa Pekan III Prapaskah

Rm. Vincen Suparman SCJ dari Komunitas SCJ Florida USA

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA — Mazmur 119:133⁣

Teguhkanlah langkahku seturut janji-Mu, dan janganlah suatu kejahatan pun menguasai aku.⁣⁣

PENGANTAR⁣: 

Menepati hukum bagi kebanyakan orang modern dianggap sebagai perbudakan diri. Tidak selalu kita melihat hubungan antara peraturan dengan kebahagiaan. Namun, akhirnya tiada persaingan antara kehendak Tuhan dengan tujuan hidup kita. Memang, ada godaan untuk lebih mementingkan hukum dan peraturan daripada manusianya. Cinta kasih harus tetap men jadi daya penjiwa usaha dan karya kita.⁣⁣

DOA KOLEKTAN⁣:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, dalam masa Prapaskah ini kami Kaubimbing dan Kauajar dengan sabda-Mu. Semoga dengan berpantang, kami berbakti kepada-Mu dengan sepenuh hati dan dalam doa bersatu sebagai umat-Mu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣

ATAU⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, tanamkanlah hukum cinta kasih di dalam hati kami dan datangkanlah kerajaan-Mu di tengah-tengah umat manusia. Demi Yesus Kristus Putra-Mu,⁣⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Ulangan 4:1.5-9

“Lakukanlah ketetapan-ketetapan itu dengan setia.”

Di padang gurun seberang Sungai Yordan Musa berkata kepada bangsanya, “Hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaan dan akal budimu di mata bangsa-bangsa. Begitu mendengar segala ketetapan ini mereka akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi. Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti Tuhan, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya? Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum, yang kubentangkan padamu pada hari ini? Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidup. Beritahukanlah semuanya itu kepada anak-anakmu dan kepada cucu-cucumu serta cicitmu.”
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 147:12-13.15-16.19-20

Ref. Pujilah Tuhan, hai umat Allah, pujilah Tuhan, hai umat Allah!

  1. Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion! Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anak yang ada padamu.

  2. Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari. Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.

  3. Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel. Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan. Engkau mempunyai sabda kehidupan kekal.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 5:17-19

“Siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi.”

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sungguh, selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat sekali pun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat-tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.”
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Vincen Suparman SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Dalam ini Jesus menerangkan relasi-Nya pada Hukum dan Kitab Para Nabi. Dengan jelas Ia menyatakan bahwa Ia datang bukan untuk meniadakan Hukum dan Kitab Para Nabi, tetapi untuk menggenapi Hukum Tauran dan Kitab Para Nabi. Jesus menekankan betapa penting mematuhi Hukum dengan pemahaman yang mendalam.  Lebih daripada itu, mereka yang mengajarkan Hukum dan melaksanakannya akan mendapatkan kedudukan yang terhormat di dalam Kerajaan Surga.

Jesus menekankan bahwa misi kedatangan-Nya tidak untuk menelantarkan Hukum Taurat dan Kitab Para Nabi, namun ia justru menggenapi mereka secara baru. Jesus tidak mengatakan bahwa Kitab-Kitab itu tidak lagi relavan, tetap Ialah Pribadi yang akan membuat Kitab-Kitab itu mencapai wujud nyata dalam kehidupan-Nya.

Ajakan Jesus untuk  mempelajari Kitab-Kitab adalah suatu panggilan untuk menghayati isi Kitab-Kitab itu secara radikal dengan pemahaman yang lebih mendalam. Lebih daripada itu, Jesus menekankan bahwa Kitab-Kitab itu harus dipraktikan kedalam hidup sehari-hari dengan pemahaman yang benar. Pantas disadari bahwa ketika kita mempraktikkan Firman Tuhan, focus kita bukan pada diri sendiri tetapi pada bagaimana kita diantar pada keyakinan bahwa kuasa Allah mengatur hidup kita di bumi.

Oleh karena itu Jesus menegaskan dalam Firman-Nya, ‘biarpun langit dan bumi lenyap, Allah dan segala kuasa-Nya akan tetap meraja. Kehadiran Allah dan kuasa-Nya inilah yang semestinya dihayati oleh orang-orang percaya. Bukan justru membiarkan daging dan fikiran jahat manusia yang meraja dan merusak kehidupan manusia.

Melalui Injil hari ini kita diingatkan agar kita mampu mengajar dan menjelaskan Firman Tuhan dan mampu mempraktikkan dalam kehidupan konkret dengan khalayak ramai.  Jesus menekankan  agar kita tidak terperangkap pada segala details atau hafal ayat-ayat, tetap mampu memahami, mengajarkan, dan mempraktikkannya.  Tatkala orang mampu mempraktikan Firman Tuhan maka iapun akan mampu mengampuni sesiapa yang bersalah kepadanya, dan bukan justru sebaliknya memahami hukum untuk memperdayai sesame, memeras, dan mendapatkan keuntungan bagi kelompoknya atau pribadi.

Semua orang berharga di hadapan Allah dan setiap orang takkan pernah luput dari kasih-Nya. Itulah tujuan utama Hukum diberikan kepada manusia. Hukum difahami bukan untuk dihafal, tetapi untuk menunjukkan kasih Allah kepada manusia. Demikianlah pula manusia hendaknya menunjukkan nilai-nilai kasih kepada sesamanya.

Saudara-saudari, marilah kita mempraktikan Hukum and Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kita semua dapat menjawab panggilan Allah untuk membagikan kasih-Nya kepada sesama, khuusnya mereka yang hidup berdampingan dengan kita. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣: 

Allah Bapa mahakudus, terimalah kiranya doa umat-Mu bersama anggur roti ini dan lindungilah kami dari segala bahaya berkat daya ibadat suci ini.Demi Kristus, ….⁣⁣

ATAU⁣: 

Allah Bapa sumber kesetiaan, perbaruilah kiranya perjanjian-Mu dengan kami berkat roti anggur ini, berkat Yesus, saksi-Mu yang setia. Sebab Dialah ….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI — Mazmur 15:11⁣

Tuhan, Engkau menunjukkan jalan kehidupan kepadaku, dan hadirat-Mu menggembirakan daku.⁣

DOA SESUDAH KOMUNI: ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, semoga santapan suci ini menguduskan kami, sehingga layak menikmati janji-Mu. Demi Kristus, ….⁣

ATAU⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau telah menunjukkan kepada kami, siapa yang telah melaksanakan hukum-Mu dengan sempurna, ialah Yesus Kristus, yang penuh cinta kasih. Kami mohon, berilah kami kedamaian dalam mengikuti Dia, yang hidup dan berkuasa sepanjang masa… ⁣

DOWNLOAD AUDIO RESI:

1 Comment

  • Firmus dega Maret 26, 2025 at 9:30 am

    Makasih Romo

    Reply

Leave a Comment