
Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Bdk. Kel. 16:6-7
Hari ini kamu akan tahu bahwa Tuhan akan datang menyelamatkan kita, dan besok pagi akan kamu saksikan ke muliaan-Nya.
PENGANTAR:
Peristiwa kelahiran Yesus menjadi manusia adalah Kabar Gembira bagi umat manusia yang menantikan karya penyelamatan Allah secara utuh. Apa yang dinubuatkan oleh para nabi telah menjadi nyata dalam diri Yesus Almasih Besok akan kita peringati peristiwa agung ini, yaitu Allah Yang Mahamulia dan Mahakuasa berkenan menjelma men jadi manusia agar manusia dapat dibawa-Nya kepada Allah. Syukur adalah satu-satunya perasaan kita yang pantas dan wajar karena Allah sungguh telah memberi anugerah keselamatan.
DOA KOLEKTA 1:
Marilah kita berdoa (hening sejenak): Ya Allah, setiap tahun Engkau menggembirakan kami dengan menantikan penebusan. Semoga kami, yang dengan gembira menerima Putra Tunggal-Mu sebagai Penebus layak menghadap Dia dengan hati tenang, manakala la datang sebagai Hakim. Sebab, Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin
ATAU:
DOA KOLEKTA 2:
Marilah kita berdoa (hening sejenak): Ya Allah Yang Mahamulia, kami bersukacita karena dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu, Engkau telah menyatakan diri kepada kami. Dialah cahaya dalam kegelapan, keselamatan dalam bahaya dan kedamaian dalam kegelisahan kami. Maka, kami mohon gerakkanlah kami untuk menyebarluaskan sukacita itu kepada semua orang. Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U Amin.
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 62:1-5
“Seorang mempelai girang hati melihat pengantin perempuan.”
Oleh karena Sion aku tidak akan berdiam diri dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. Maka bangsa-bangsa akan melihat kebaenaranmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh Tuhan sendiri. Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan Tuhan dan serban kerajaan di tangan Allahmu. Engkau tidak akan disebut lagi “yang ditinggalkan suami”, dan negerimu tidak akan disebut lagi “yang sunyi”, tetapi engkau akan dinamai “yang berkenan kepada-Ku” dan negerimu “yang bersuami”, sebab Tuhan telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami, sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur Tanggapan 89:4-5.16-17.27.29
Ref. Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya.
Atau : Kerelaan Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.
-
Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya, hendak menuturkan kesetiaan-Mu turun-menurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
-
Engkau berkata, “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Aku hendak menegakkan anak cucumu untuk selama-lamanya, dan membangun takhtamu turun-menurun.”
-
Dia pun akan berseru kepada-Ku, “Bapa-kulah Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.” Untuk selama-lamanya Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia, dan perjanjian-Ku dengannya akan Kupegang teguh.
BACAAN KEDUA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 13:16-17.22-25
“Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tetapi Ia akan datang kemudian daripada aku. Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak.”
Pada suatu hari Sabat, di rumah ibadat di Perga, setelah pembacaan dari hukum Taurat dan kitab nabi-nabi, Paulus bangkit dan memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata, “Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah! Allah umat Israel telah memilih nenek moyang kita, dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dengan tangan-Nya yang perkasa Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu. Lalu Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud ini Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Menjelang kedatangan Yesus itu, Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis. Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tetapi Ia akan datang kemudian daripada aku. Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : Besok kejahatan dunia akan dilebur,
dan Penyelamat dunia akan merajai kita.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Suci menurut Matius 1:1-25 (Singkat: Mat 1:18-25)
“Silsilah Yesus, anak Daud.”
Kelahiran Yesus Kristus adalah sebagai berikut: Pada waktu Maria, ibu Yesus, bertunangan dengan Yusuf, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf, suaminya, seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika Yusuf mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan anak laki-laki, dan engkau akan menamai Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah firman Tuhan yang disampaikan oleh nabi: ‘Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamai Dia Imanuel’ yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki, dan Yusuf menamai anak itu Yesus.
Verbum Domini (Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe (Terpujilah Kristus)
RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah hati Kudus Yesus melalui Hati Maria.
Para Sahabatku, Saudari-saudara yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Salam jumpa bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia.dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Rabu, 24 Desember 2025. Bertepatan dengan Vigili Natal. Semoga Belas Kasih dan Kerahiman dari Hati Yesus yang Maha Kudus memberkati Anda semua. Amin. Tema Resi kita kali ini adalah “Allah Hadir dalam Keheningan dan Ketaatan” Namun sebelumnya, mari kita persiapakan hati dan kita awali permenunga kita dengan tanda kemenangan kristus. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus..
Para sahabatku, Saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. Selamat merayakan Vigili Natal menyambut Kristus yang lahir dikandang sederhana di Betlehem. Bacaan Injil pafa Vigili Natal hari ini mengisahkan Bapa Yusuf, seorang yang sederhana dan benar. Ia berada dalam pergulatan batin yang tidak mudah ketika mengetahui Maria mengandung sebelum mereka hidup sebagai suami istri. Yusuf tidak banyak bicara, tidak membela diri, dan tidak menuntut penjelasan. Dalam keheningan dan ketaatannya pada sabda Tuhan yang disampaikan lewat mimpi, Yusuf mengambil Maria sebagai istrinya dan menerima Yesus sebagai anaknya. Malam Vigili Natal ini mengajak kita masuk ke dalam misteri Allah yang hadir bukan lewat gemuruh, melainkan lewat hati yang mau taat dan setia. Lalu apa yang bisa kita refleksikan? Saya menawarkan 3 hal saja:
-
Allah Setia Menggenapi Janji-Nya. Pada bacaan pertama yaitu dari Yesaya 62:1–5, menegaskan bahwa Allah tidak pernah berhenti bekerja demi umat-Nya. Ia bersukacita atas umat-Nya seperti seorang mempelai bersukacita atas mempelainya. Dan dalam bacaan Injil, janji itu digenapi dalam diri Yesus, Immanuel, Allah beserta kita. Allah tidak tinggal jauh, Ia masuk ke dalam sejarah manusia, ke dalam keluarga sederhana di Nazaret.. Yang menjadi pertanyaannya adalah: “Di tengah perjalanan hidupku, apakah aku masih percaya bahwa Allah setia dan tidak pernah meninggalkanku?”
-
Yusuf: Teladan Ketaatan dalam keheningan: dalam bacaan injil kita tidak mendengar satu kata pun dari mulut Bapa Yusuf, tetapi tindakannya berbicara lantang. Ia taat tanpa syarat, meski tidak sepenuhnya mengerti rencana Allah. Kesiapsediaan untuk menyerahkan kehendak pribadi demi kehendak Allah. Yang mendai pertanyaannya adalah: “Dalam situasi apa aku dipanggil untuk lebih taat daripada sekadar ingin dipahami?”
-
Allah Berkarya Lewat Pribadi yang Bersedia: dalam bacaan kedua yaitu dari Kis 13:16–25, ditunjukkan bagaimana Allah bekerja melalui sejarah dan pribadi-pribadi yang dipilih-Nya. Yusuf menjadi bagian dari rencana keselamatan bukan karena kehebatannya, melainkan karena hatinya yang terbuka. Natal mengingatkan kepada kita bahwa Allah juga ingin berkarya melalui hidup kita yang sederhana. Yang menjadi pertanyaan refleksi bagi kita adalah: “Apakah aku sungguh memberi ruang bagi Allah untuk berkarya melalui diriku, apa adanya diriku?”
Nah para sahabatku, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus, Vigili Natal mengantar kita pada misteri kasih Allah yang memilih jalan keheningan, ketaatan, dan kerendahan hati. Seperti Yusuf, kita diajak membuka hati agar Allah sungguh lahir dalam hidup dan karya kita. Semoga Hati Kudus yesus semakin merajai hati kita sehingga pada malam suci ini sungguh menumbuhkan cinta, kepercayaan, dan kesiapsediaan untuk menjadi sarana kehadiran Allah bagi sesama.
Selamat merayakan Vigili Natal. Tuhan yang lahir membawa damai, harapan, dan sukacita bagi kita semua.
Hati Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu. Amin. Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.
DOA UMAT:
I : Allah Bapa telah memilih kita menjadi putra dan putri-Nya yang terkasih oleh karena Kristus, Putra-Nya, telah hadir di tengah-tengah kita. Marilah kita panjatkan doa-doa kita sebagai wujud syukur karena pemenuhan janji keselamatan Nya melalui kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.
L : Bagi Umat Allah: Allah Bapa Yang Mahabaik, teguhkanlah umat-Mu agar selalu tekun dan setia dalam mewartakan Kabar Gembira keselamatan Putra-Mu, Yesus Kristus, bagi seluruh alam semesta. Kami mohon
U : Tuhan, dengarkanlah doa umat-Mu.
L : Bagi para pejabat pemerintahan: Allah Bapa Maha Pengasih dan Penyayang berkat kedatangan Kristus, Putra-Mu, terangilah hati dan budi para pejabat pemerintahan sehingga mereka selalu berjuang demi kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang lemah, miskin, dan tersingkir Kami mohon.
U : Tuhan, dengarkanlah doa umat-Mu.
L : Bagi anak-anak yatim piatu: Allah Bapa penuh kasih arahkanlah pandangan-Mu kepada para yatim piatu. Semoga mereka selalu menemukan tangan tangan penuh kasih, yang sanggup membantu mereka dalam memperjuangkan hidup di tengah kesulitan hidup. Kami mohon.
U : Tuhan, dengarkanlah doa umat-Mu.
L : Bagi kita semua: Allah Bapa Mahakasih, teguhkanlah iman, harapan, dan kasih kami berkat kedatangan Kristus, Putra-Mu, agar hidup dan karya kami semakin menjadi berkat bagi sesama. Kami mohon.
U : Tuhan, dengarkanlah doa umat-Mu.
I : Allah Bapa kami, dengarkanlah kiranya ungkapan hati putra-putri-Mu yang selalu berharap kepada-Mu, sumber keselamatan kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin
LITURGI EKARISTI
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN 1:
Ya Allah, dengan semangat tinggi kami kini berada di ambang hari raya. Bantulah kami supaya sekarang juga boleh merasakan awal penebusan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.
ATAU
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN 2:
Allah Bapa kami, terimalah persembahan kami, lambang syukur dan cinta kasih kami kepada-Mu yang telah lebih dahulu mencintai kami dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu yang menjelma. Dialah Tuhan dan Pengantara kami. Amin.
PREFASI NATAL I
ANTIFON KOMUNI – Bdk. Yes, 40:5
Kemuliaan Tuhan akan dinyatakan, dan semua orang akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.
DOA SESUDAH KOMUNI 1:
Marilah kita berdoa: Ya Allah, kami telah disemangati oleh perayaan menjelang kelahiran Putra Tunggal-Mu. Berilah kami kekuatan baru berkat makanan dan minuman dari misteri surgawi ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin
ATAU :
DOA SESUDAH KOMUNI 2:
Marilah kita berdoa: Ya Allah, kami bersyukur atas kelahiran Kristus yang akan segera kami rayakan. Semoga, dengan kekuatan rezeki surgawi yang telah kami terima, kami dikuatkan dalam pengharapan untuk menyambut-Nya sampai kelak la datang kembali dalam kemuliaan Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami. Amin
Selamat hari Raya malam natal Romo Tuhan memberkati kita semua. Amin