
Rm. Agustinus Guntoro SCJ dari Komunitas Generalat SCJ Roma – Italia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Masmur 91:13-14
Orang jujur bertumbuh bagaikan palma, berkembang bagaikan pohon jati. Mereka ditanam dekat bait Tuhan, bertunas di pelataran rumah Allah.
PENGANTAR:
Hidup menyepi tanpa alasan yang kuat, siapa yang tahan? Antonius mengikuti sabda Yesus, “Bila kamu ingin sempurna, dermakanlah segala milikmu dan kembalilah, ikutilah Aku!” sebagai rahib, ia tinggal di padang gurun. berkali-kali ia tergoda untuk kembali ke dunia rama. begitu beratlah pengasingan diri itu. tetapi ia bergumul melawan godaan dan menang. cara hidupnya berkembang. banyak pengikutnya tingga di sekitarnya. Maka ia dianggap bapa para rahib.
DOA KOLEKTA:
Marilah bedoa: Allah Bapa, sumber cinta kasih, Santo Antonius abas telah Kaupanggil untuk mengabdi kepada-Mu di padang gurun dengan cara hidup yang mengagumkan. Semoga berkat teladannya kami sanggup mengingkari diri dan menaruh cinta kasih kepada-Mu di atas segalanya. Demi Kristus, ….
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Samuel 9:1-4.17-19;10:1a
“Inilah orang yang disebut-sebut Tuhan! Inilah Saul yang akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Nya.”
Ada seorang dari daerah Benyamin, namanya Kisy bin Abiel, bin Zeror, bin Bekhorat, bin Afiah. Ia seorang suku Benyamin, seorang yang berada. Orang ini punya anak laki-laki, namanya Saul, seorang muda yang elok rupanya; tidak seorang pun dari antara orang Israel lebih elok daripadanya: ia lebih tinggi daripada setiap orang sebangsanya dari bahu ke atas. Kisy, ayah Saul itu, kehilangan keledai-keledai betinanya. Sebab itu berkatalah Kisy kepada Saul, anaknya, “Ambillah salah seorang bujang, bersiaplah dan pergilah mencari keledai-keledai itu.” Lalu mereka menjelajah pegunungan Efraim; juga mereka menjelajah tanah Sahalim, tetapi keledai-keledai itu tidak ada; kemudian mereka menjelajah tanah Benyamin, tetapi tidak menemuinya. Ketika Samuel melihat Saul, yang datang minta petunjuk, bersabdalah Tuhan kepada Samuel, “Samuel, inilah orang yang Kusebutkan kepadamu itu; Inilah orang yang akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Ku.” Sementara itu Saul datang mendekati Samuel di tengah pintu gerbang dan berkata, “Maaf, di mana rumah pelihat itu?” Jawab Samuel kepada Saul, katanya, “Akulah pelihat itu. Naiklah mendahului aku ke bukit. Hari ini kamu akan makan bersama-sama dengan daku; besok pagi aku membiarkan engkau pergi dan kemudian aku akan memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ada dalam hatimu.” Maka keesokan harinya Samuel mengambil buli-buli berisi minyak, dituangnyalah ke atas kepala Saul, diciumnyalah dia sambil berkata, “Sungguh, Tuhan telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel. Engkau akan memegang tampuk pemerintahan atas umat Tuhan, dan engkau akan menyelamatkannya dari tangan musuh-musuh di sekitarnya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 21:2-3, 4-5, 6-7
Ref. Ya Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita.
-
Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita; betapa girang hatinya karena kemenangan yang Kauberikan! Apa yang menjadi keinginan hatinya telah Kaukaruniakan, dan permintaan bibirnya tidak Kautolak.
-
Sebab Engkau menyambut dia dengan berkat melimpah; Engkau menaruh mahkota dari emas tua di kepalanya. Hidup dimintanya dari pada-Mu dan Engkau memberikannya: Umur panjang untuk selama-lamanya.
-
Besarlah kemuliaannya karena kemenangan yang Kauberikan; keagungan dan semarak Kaukaruniakan kepadanya. Engkau membuat dia menjadi berkat abadi, Engkau memenuhi dia dengan sukacita di hadapan-Mu.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya
S : (Luk 4:18-19) Tuhan mengutus Aku mewartakan Injil kepada orang yang hina dina dan memberitakan pembebasan kepada orang tawanan.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 2:13-17
“Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
Sekali peristiwa Yesus pergi ke pantai Danau Galilea, dan semua orang datang kepada-Nya. Yesus lalu mengajar mereka. Kemudian ketika meninggalkan tempat itu, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi, lalu mengikuti Yesus. Kemudian, ketika Yesus makan di rumah Lewi, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia. Waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Yesus makan bersama dengan pemungut cukai dan orang berdosa, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya, “Mengapa Gurumu makan bersama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengar pertanyaan itu dan berkata kepada mereka, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit! Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa!”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Agustinus Guntoro SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Para sabahat dimana pun Anda berada, saya, Agustinus Guntoro, SCJ dari kota Roma, menyapa dan mengundang Anda untuk sejenak merenung bersama RESI (Renungan Singkat) Dehonian, hari ini, pada peringatan wajib St. Antonius, Abas, tanggal 17 Januari 2026
Peringatan St. Antonius Abas mengajak kita merenungkan panggilan Yesus yang penuh kasih. Dalam Injil Markus 2:13–17, Yesus memanggil Lewi, seorang pemungut cukai yang dipandang rendah dan dijauhi. Yesus tidak menilai dari masa lalu atau statusnya, tetapi memandang hati. Sikap ini mencerminkan spiritualitas Dehonian: memandang manusia dengan hati Yesus, hati yang penuh belas kasih dan terbuka bagi siapa pun.
Ketika Yesus makan bersama para pendosa, Ia menunjukkan solidaritas yang lahir dari cinta. Ia hadir, mendengarkan, dan menyembuhkan dari dalam relasi. Inilah nilai Dehonian tentang cinta yang memperbaiki (amour réparateur): Allah mendekati manusia bukan untuk menghakimi, tetapi untuk memulihkan martabatnya. Yesus datang sebagai tabib bagi yang sakit, bukan sebagai hakim bagi yang lemah.
St. Antonius Abas menanggapi kasih itu dengan hidup sederhana dan total bagi Allah. Dalam terang spiritualitas Dehonian, kesederhanaannya mengajak kita belajar lepas dari ego, ambisi, dan kelekatan yang mengeraskan hati. Dengan hati yang rendah dan terbuka, kita dipanggil untuk mengikuti Yesus, berbelarasa dengan sesama, dan menghadirkan kasih-Nya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Para sahabatku, semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita, agar hati kita dilembutkan untuk terbuka dan berbela rasa untuk orang-orang di sekitar kita. Terima kasih. Tuhan memberkati kita.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa maha pengasih, perkenankanlah kami menyantap rezeki vang dianugerahkan Putra Mu kepada kami. Kami mohon, berilah kami Putra Mu dan barulah kehidupan kami. Demi Kristus. Tuhan dan pengantara kami.
ANTIFON KOMUNI – Markus 2: 28
Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat. Maka Putra Manusia berkuasa atas hari Sabat.
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber kebebasan, Engkau menghendaki kami mendiami dunia dengan bebas. Kami mohon, ajarilah kami memahami: dengan maksud apa kami dipanggil mengikuti Putra-Mu sebagai murid-murid-Nya? Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
DOWNLOAD AUDIO RESI:
Resi-Sabtu 17 Januari 2026 oleh Rm. Agustinus Guntoro SCJ dari Komunitas Generalat SCJ Roma – ItaliaUnduh
Santo Antonius Pertapa
Antonius dari Mesir, Antonius Agung, Anthony the Abbot

St. Antonius dilahirkan pada tahun 251 di sebuah dusun kecil di Mesir. Ketika usianya duapuluh tahun, kedua orangtuanya meninggal dunia. Mereka mewariskan kepadanya harta warisan yang besar dan menghendaki agar ia bertanggung jawab atas hidup adik perempuannya. Antonius merasakan belas kasihan Tuhan yang berlimpah atasnya dan datang kepada Tuhan dalam doa. Semakin lama semakin peka ia akan penyelenggaraan Tuhan dalam hidupnya.
Sekitar enam bulan kemudian, ia mendengar kutipan Sabda Yesus dari Kitab Suci:
“Pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga.” (Mrk 10:21).
Antonius menerima sabda tersebut sebagai sapaan pribadi Tuhan dan jawab-Nya atas doanya mohon bimbingan Tuhan. Ia menjual sebagian besar harta miliknya, menyisakan sedikit saja cukup untuk menunjang hidup adiknya dan dirinya sendiri. Kemudian ia membagi-bagikan uangnya kepada mereka yang membutuhkannya. Saudari Antonius bergabung dengan kelompok perempuan yang hidup dalam doa dan kontemplasi.
Antonius memutuskan untuk hidup sebagai seorang pertapa. Ia mohon pada seorang pertapa senior untuk memberinya pelajaran hidup rohani. Antonius juga mengunjungi para pertapa lainnya agar ia dapat belajar kebajikan-kebajikan paling utama dalam diri setiap pertapa. Kemudian ia mulai hidupnya sendiri dalam doa dan tobat sendirian hanya dengan Tuhan saja.
Ketika Antonius berusia limapuluh lima tahun, ia mendirikan sebuah biara guna menolong sesama. Banyak orang mendengar tentangnya dan mohon saran serta nasehatnya. Antonius akan memberi mereka nasehat-nasehat praktis, seperti “Setan takut pada kita ketika kita berdoa dan bermatiraga. Setan juga takut ketika kita rendah hati dan lemah lembut. Terutama, setan takut pada kita ketika kita sangat mencintai Yesus. Setan lari terbirit-birit ketika kita membuat Tanda Salib.”
St. Antonius mengunjungi St. Paulus Pertapa. Ia merasa diperkaya dengan teladan hidup St. Paulus yang kudus. Antonius wafat setelah melewatkan hidup yang panjang dalam doa. Usianya mencapai seratus lima tahun. St.Atanasius menulis riwayat hidup St. Antonius dari Mesir yang sangat terkenal.
Variasi Nama
Antony, Anthony (English), Antoine, Antwan (African American), Antoninus, Antonius (Ancient Roman), Andoni, Antton (Basque), Anton, Andon, Doncho (Bulgarian), Antoni (Catalan), Anton, Antonijo, Antonio, Antun, Ante, Anto, Tonči, Tonći, Toni (Croatian), Antonín (Czech), Anton (Danish), Anton, Antoon, Antonie, Antonius, Teun, Teunis, Theun, Theunis, Ton, Toon (Dutch), Antono, Anĉjo (Esperanto), Anton, Tõnis (Estonian), Anton, Anttoni, Toni (Finnish), Antoine, Antonin (French), Antón (Galician), Anton (German), Anakoni, Akoni (Hawaiian), Antal, Tóni (Hungarian), Antonino, Antonio, Antonello, Nino, Tonino, Tonio (Italian), Antanas (Lithuanian), Anton, Antonij, Andon, Doncho (Macedonian), Anton (Norwegian), Antoni (Polish), António, Toninho (Portuguese), Antônio (Portuguese (Brazilian)), Anton (Romanian), Anton (Russian), Antonije, Anto (Serbian), Anton, Tone (Slovene), Antonio, Toño (Spanish), Anton (Swedish), Anton (Ukrainian)
Bentuk Pendek : Tony
Bentuk Feminim : Antonia (English), Latonya (African American), Donka (Bulgarian), Antonija, Antica, Antonela, Nela, Tonka (Croatian), Antonie (Czech), Toini (Finnish), Antoinette, Toinette (French), Antía (Galician), Antónia (Hungarian), Antónia (Portuguese), Antônia (Portuguese (Brazilian)), Antonija (Serbian), Antónia (Slovak), Antonija, Tonka (Slovene)
Bentuk Pendek Feminim : Antonella, Antonietta, Tonina (Italian), Toni, Tonia, Tonya (English), Teuna (Dutch)
Terima kasih Romo Tuhan memberkati kita semua