IBADAT PAGI – SABTU, 28 FEBRUARI 2026

PEKAN I PRAPASKAH – PEKAN I
SABTU, 28 FEBRUARI 2026 – HARI BIASA PEKAN I PRAPASKAH (U)

DOA PAGI

Kami menyembah Engkau,
Tuhan Yesus Kristus yang hadir di sini
dan di dalam semua gereja-Mu di seluruh dunia.
Kami memuji Engkau,
sebab Engkau telah menebus dunia
dengan salib-Mu yang suci. Amin.

MALAIKAT TUHAN

Maria menerima kabar gembira dari malaikat Tuhan;
maka ia mengandung dari Roh Kudus.
Salam Maria ….
Aku ini hamba Tuhan;
terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.
Salam Maria ….
Sabda sudah menjadi daging;
dan tinggal di antara kita.
Salam Maria ….
Doakanlah kami ya Santa Bunda Allah;
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.
Marilah berdoa :
Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus, Putra-Mu, menjadi manusia. Kami mohon : curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Demi Kristus Tuhan kami. Amin

 

DOA PERSEMBAHAN DIRI  – Masa Prapaska

Saudara sekalian, Kristus telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita hidup untuk kebenaran ( 1 Ptr 2:21.24).

Yesus, Tuhan kami,
Engkau memanggil kami
untuk bertobat kepada Injil-Mu,
dan mendampingi kami menuju Paska yang ceria.
Kami menyadari beratnya dosa-dosa kami,
tetapi Engkau dapat memenangkan
kekerasan hati kami
dengan pandangan-Mu yang penuh belaskasih.
Tobatkanlah kami, maka kami akan bertobat.
Hidupkanlah kembali rahmat pembaptisan
dalam diri kami
yang telah membuat kami seperti Engkau,
dan membawa kami kepada ketaatan iman.
Semoga hati kami yang kini bertobat
menjadi persembahan yang berkenan bagi Allah
dan menjadi pernyataan cinta kami bagi sesama. Amin.

 

PEMBUKAAN

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku
U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu

Mazmur 94 (95): Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat  dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)

Antifon – Hari ini dengarkanlah suara Tuhan; jangan bertegar hati

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Antifon – Hari ini dengarkanlah suara Tuhan; jangan bertegar hati

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Antifon – Hari ini dengarkanlah suara Tuhan; jangan bertegar hati

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Antifon – Hari ini dengarkanlah suara Tuhan; jangan bertegar hati

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Antifon – Hari ini dengarkanlah suara Tuhan; jangan bertegar hati

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu;
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.

Antifon – Hari ini dengarkanlah suara Tuhan; jangan bertegar hati

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu
dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon – Hari ini dengarkanlah suara Tuhan; jangan bertegar hati

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S’moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon 1 – Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.
Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu
dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon 1 – Pagi-pagi buta aku bangun dan mohon pertolonganMu.

Antifon 2 – Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Kidung Kel 15,1-4;8-13;17-18 Kidung kemenangan sesudah menyeberangi Laut Merah
Mereka yang memperoleh kemenangan menyanyikan kidung Musa, hamba Allah (lh. Why 15,3)

Aku hendak bernyanyi bagi Tuhan, sebab teramat luhurlah Ia,*
kuda dan penunggangnya dilemparkannya ke dalam laut.

Tuhanlah kekuatan dan sumber penyelamatanku,*
Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Allah dan Bapaku, kuluhurkan Dia,*
pejuang yang perkasa, Tuhanlah namaNya.

Ke dalam laut dicampakkanNya kereta Firaun dan tentaranya,*
ke dalam laut dibenamkanNya pejuang pilihan Mesir.

Nafas kemurkaanMu meniup-niup laut,†
sampai ombaknya menjulang bagaikan tembok,*
dan arusnya mengental di tengah laut.

Musuh berteriak: “Mari kita kejar sampai dapat,*
lalu kita membagi-bagi jarahan sepuas-puasnya.

Mari kita menghunus pedang,*
mari kita tumpas mereka!”

Tetapi Kautiupkan nafasMu,†
maka laut menutup mereka,*
laksana timah mereka tenggelam dalam ombak yang dahsyat.

Siapa seperti Engkau di antara dewata, ya Tuhan,†
siapa seperti Engkau termasyhur dan kudus,*
ditakuti karena karya yang mengagumkan!

Engkau mengulurkan tangan, mereka ditelan bumi.†
Dengan kasih setia Kaubimbing bangsaMu yang Kautebus,*
kekuatanMu menghantarkan mereka ke tempat kediamanMu yang kudus.

UmatMu Kaubawa dan Kautempatkan,*
di atas gunung, milik pusakaMu.

Tempat itu Kaujadikan kediamanMu,†
tempat kudus yang telah Kaubuat, ya Tuhan,*
Tuhan memerintah selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu
dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon 2 – Tuhan kekuatan dan sumber penyelamatanku, Dialah Allahku, Dia hendak kupuji.

Antifon 3 – Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

Mazmur 116 (117) Pujian untuk Tuhan yang berbelaskasih
Bangsa-bangsa memuliakan Allah karena rahmatNya (Rom 15, 8.9)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu
dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon 3 – Pujilah Tuhan, hai segala bangsa.

BACAAN SINGKAT – (Yes 1,16-18)

Berbasuhlah dan bersihkanlah dirimu. Jauhkanlah tingkah lakumu yang durjana dari mataKu. Berhentilah berbuat jahat dan belajarlah berbuat baik. Carilah keadilan, tolonglah orang yang tertindas. Berikanlah hak kepada si yatim, dan belalah perkara si janda. Sesudah itu datanglah dan beracaralah dengan Daku, sabda Tuhan. Sungguhpun dosamu merah laksana sirih, akan menjadi putih laksana kapur. Walaupun merah seperti lembayung, akan menjadi putih seperti kapas.

LAGU SINGKAT

P : Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.
U : Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.
P: Dari lawan yang memfitnah.
U: Dan dari jerat musuh
P: Kemuliaan kepada Bapa Putera dan Roh Kudus.
U: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh.

KIDUNG ZAKARIA – (Luk 1,68-79)

Antifon Kidung – Doakanlah mereka yang menganiaya kamu, supaya kamu menjadi anak Bapamu di surga.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu
dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung – Doakanlah mereka yang menganiaya kamu, supaya kamu menjadi anak Bapamu di surga.

DOA PERMOHONAN: 

Kristus ingin mengubah manusia menjadi ciptaan baru. Ia menyerahkan kepada umatNya pembaptisan kelahiran baru dan mengundang kita kepada perjamuan sabda dan tubuhNya. Marilah kita memuliakan Tuhan dan berdoa:
U: Baharuilah kami dengan rahmatMu, ya Tuhan.

Yesus, yang lembut dan rendah hati, berilah kami perasaan yang peka, budi bahasa yang lembut dan hati yang penuh pengertian,* sehingga kami tetap sabar terhadap setiap orang.

Ajarilah kami sungguh-sungguh menjadi sesama untuk orang yang melarat dan terdesak,* sehingga kami mencontoh Engkau seperti orang Samaria yang baik hati.

Semoga perawan Maria, bundaMu, mendoakan para perawan yang membaktikan diri kepadaMu,* sehingga mereka lebih setia pada janji yang mereka ikrarkan kepadaMu.

Berbelaskasihlah terhadap kami, ampunilah dosa kami,* dan janganlah menghukum kami

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP:

Bapa kekal, arahkanlah hati kami kepadaMu, agar kami setia berbakti kepadaMu. Semoga kami selalu mencari Engkau dan mengamalkan karya cinta kasih. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP:

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

No Comments

Leave a Comment