Selasa, 02 Desember 2025 – Hari Biasa Pekan I Adven

Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Zakharia 14:5-7

Tuhan pasti akan datang, diiringi semua orang kudus, bersinarkan cahaya gemilang.

PENGANTAR:

Setiap perjumpaan dengan sesama tentu ada dampaknya: entah kita diperkaya entah dipermiskin. Menantikan seseorang berarti siap meluangkan waktu dan tempat. Menantikan kedatangan Yesus pada masa Adven mengandaikan kita mempersiapkan waktu dan tempat. Kesederhanaan dan kerendahan hati yang tulus amat diperlukan untuk membuat sesuatu yang tampaknya tidak mungkin menjadikan kenyataan.

DOA KOLEKTA:

Marilah bedoa: Allah Bapa mahamurah hati, kabulkanlah doa kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga Putra-Mu menghibur kami dengan kedatangan-Nya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Demi Yesus Kristus, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 11:1-10

“Ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan.”

Pada akhir zaman sebuah tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang. Tetapi ia kan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan dengan kejujuran akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri. Ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang yang tetap terikat pada pinggang. Pada waktu itu serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan merumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anak-anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Bayi akan bermain-main dekat liang ular tedung, dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Mu yang kudus. Sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan Tuhan, seperti air laut yang menutupi dasarnya. Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi para bangsa. Dia akan dicari oleh suku-suku bangsa, dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: 72:2.7-8.12-13.17

Ref. Berbelaskasihlah Tuhan dan adil, Allah kami adalah rahim.

  1. Ya Allah, kiranya raja mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!

  2. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi!

  3. Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia kan membebaskan orang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.

  4. Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : Tuhan pasti datang; Ia datang dengan megah, dan mata para hamba-Nya akan berseri-seri.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 10:21-24

“Yesus bergembira dalam Roh Kudus.”

Pada waktu itu bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tiada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang oleh Anak diberi anugerah mengenal Bapa.” Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya dan berkata, “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kalian lihat. Sebab Aku berkata kepadamu, banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kalian lihat, namun tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, namun tidak mendengarnya.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para sahabatku, Saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. Dalam bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus bersukacita dalam Roh Kudus dan memuji Bapa karena Bapa telah menyingkapkan misteri Kerajaan-Nya kepada “orang-orang sederhana”, yaitu mereka yang rendah hati dan terbuka, bukan kepada mereka yang merasa diri paling tahu atau paling hebat. Tuhan Yesus juga menegaskan betapa bahagianya para murid, karena mereka melihat dan mengalami hal-hal yang bahkan tidak dilihat oleh para nabi dan raja. Pada Pekan Adven pertama ini, kita diundang untuk membuka hati, memperlambat langkah, dan menangkap jejak kehadiran Allah yang diam-diam bekerja dalam hidup kita. Lalu apa yang bisa kita refleksikan pada pekan adven yang pertama ini? Saya menawarkan 2 hal saja.

  1. Rendah hati dan Terbuka: Tuhan Allah mudah dijumpai dalam hati yang siap belajar, hati yang mau dipimpin oleh Roh Kudus. Sikap rendah hati membuat kita peka bahwa rahmat Tuhan sering hadir lewat hal-hal biasa: Misalnya perhatian kecil, menemukan kekuatan kembali di saat lelah, atau merasakan damai yang datang tiba-tiba.  Misalnya seorang guru yang sedang sibuk mempersiapkan banyak hal, tetapi kemudian tergerak hatinya dan tetap bersedia mendengarkan murid yang sedang kesulitan. Sederhana, tapi justru di situ Tuhan sedang mengajar hati untuk mengasihi sehingga guru tersebut justru menemukan kekuatan, kebahagiaan yang sederhana. Pertanyaan refleksi: “Apakah aku selama ini lebih fokus pada pemahaman dan rencanaku sendiri tanpa mau mendengarkan bisikan Rph Kudus, atau hatiku cukup terbuka untuk belajar dari Tuhan setiap hari?

  1. Melihat Cara Tuhan Bekerja dalam Hal-Hal Kecil: Tuhan Yesus berkata, “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.” Banyak peristiwa dalam hidup sebenarnya adalah sentuhan Kasih Allah, tetapi sering terlewat karena kita terburu-buru atau terlalu fokus pada masalah. Masa Adven ini mengajak kita untuk memperlambat langkah kita dengan tujuan untuk menangkap cara Tuhan menyapa kita dalam hidup kita. Misalnya seorang karyawan yang pada hari itu merasa kewalahan karena banyak pekerjaan yang harus diselsaikan, namun tiba-tiba ada pertolongan, yaitu rekan kerjanya yang tiba-tiba menawarkan bantuan tanpa diminta. Peristiwa tersebut bukan sekadar kebaikan antar manusia tetapi sesungguhnya itulah cara Tuhan hadir lewat sesama, Hati-Nya menggeraakkan haati rekan kerjanya sehingga berbelarasa menolong sesamanya yang kesulitan. Yang bisa kita refleksikan adalah: “Peristiwa apa dalam minggu ini yang sebenarnya adalah tanda penyertaan Tuhan, namun belum kusyukuri?”

Nah para sahabatku, saudari-saudara yaang dikasihi dan mengaishi Hati yesus. Masa Adven adalah masa untuk melihat lebih dalam lagi kehidupan kita, masa untuk merefleksikaan hidup kita, dan kembali membuka hati agar Tuhan dapat menyapa kita. Semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita sehingga kita memiliki mata yang jernih dan kerendahan hati, supaya kita sungguh melihat dan mensyukuri karya-Nya dalam hidup kita. Amin.

Hati Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu. Amin. Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa, sumber segala rahmat, terimalah doa persembahan kami, hamba-Mu yang hina ini. Bantulah kami dengan rahmat-Mu, karena dengan daya usaha kami sendiri kami tak sanggup memperoleh keselamatan. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – II Timotius 4:8

Mahkota mulia akan diberikan oleh Hakim yang adil kepada semua yang merindukan kedatangan-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahabaik, kami telah Kausegarkan karena Kauperkenankan ikut ambil bagian dalam misteri suci ini. Ajarilah kami menghargai hidup di dunia ini dengan bijaksana dan mencita-citakan hidup surgawi. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

2 Comments

  • Firmus dega Desember 2, 2025 at 7:19 am

    Makasih Br

    Reply
  • Herlin Desember 2, 2025 at 7:33 am

    Amin.

    Reply

Tinggalkan Balasan ke Firmus dega Cancel Reply