Selasa, 09 Desember 2025 – Hari Biasa Pekan II Adven

Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ dari Komunitas SCJ Paroki St. Petrus Kenten Palembang – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Zakharia 14:5.7

Tuhan pasti akan datang, diiringi semua orang kudus, bersinarkan cahaya gemilang.

PENGANTAR:

Bila nabi Yesaya menyampaikan sabda Allah yang sarat dengan penghiburan dan sukacita, maka hendaknya kita dengarkan dengan latar belakang kepulangan umat dari pembuangan. Tuhan akan menyelamatkan Israel, asal Israel mau bertobat. Pada Yesus, Tuhan semakin dekat: Dialah Gembala baik yang mencari domba-domba yang tersesat.

DOA KOLEKTA:

Marilah bedoa: Allah Bapa maha pengasih, Engkau telah menyatakan Kristus kepada seluruh dunia sebagai penyelamat umat manusia. Semoga kami dengan gembira menyongsong kelahiran-Nya. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami …. Amin

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 40:1-11

“Allah menghibur umat-Nya.”

Beginilah firman Tuhan, “Hiburlah, hiburlah umat-Ku! Tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan Tuhan dua kali lipat karena segala dosanya.” Ada suara berseru, “Siapkanlah di padang gurun jalan bagi Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, setiap gunung dan bukit harus diratakan. Tanah yang berbukit-bukit harus menjadi rata, dan yang berlekak-lekuk menjadi datar. Maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama! Sungguh, Tuhan sendiri telah mengatakannya.” Terdengarlah suatu suara, “ Berserulah!” Jawabku, “Apa yang harus kuserukan?” Serukanlah: Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang. Rumput menjadi kering, apabila Tuhan menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput. Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.” Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda, “Lihat, itu Allahmu!” Lihat, itu Tuhan Allah! Ia datang dengan kekuatan, dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan ternak-Nya dan menghimpunkan-Nya dengan tangan-Nya. Anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 96:1-2.3.10ac.11-12.13

Ref. Lihat, Tuhan datang dengan kekuatan!

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya, kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang daripada-Nya.

  2. Sebab mahabesarlah Tuhan, dan sangat terpuji, Ia lebih dahsyat daripada segala dewata. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja! Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

  3. Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biar gemuruhlah laut serta segala isinya! Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.

  4. Bersukacitalah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : Hari Tuhan sudah dekat, Ia datang sebagai penyelamat.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 18:12-14

“Bapamu tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.”

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Bagaimana pendapatmu? Jika seseorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang 99 ekor di pegunungan, lalu pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu: Sungguh, jika ia berhasil menemukannya, lebih besarlah kegembiraannya atas yang seekor itu daripada atas yang sembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. Demikian pula Bapamu yang di surga tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Kudus Yesus melalui Hati Maria.

Pendengar Resi Dehonian terkasih, Jumpa kembali dengan saya, Romo Antonius Edi Prasetyo SCJ Dari Komunitas SCJ Paroki St. Petrus Palembang Dalam Resi – Renungan Singkat Dehonian Edisi Selasa, 9 Desember 2025. 

Saudara/I, Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih. Kita seringkali punya banyak notifikasi di HP—group chat rame, DM IG numpuk, mention di TikTok, WA keluarga, semuanya berbunyi. Tapi, di antara puluhan notifikasi itu, ada satu pesan dari orang tertentu yang langsung membuat kita berhenti dan membukanya duluan.

Kenapa? Karena hubungan personal itu lebih penting daripada angka. Satu orang itu mungkin sahabat dekat, seseorang yang sedang butuh kita, atau orang yang hatinya kita sedang kita jaga.

Yesus memakai cara berpikir yang sama: di antara 99 yang aman, Dia tetap fokus pada 1 yang hilang. Bagi Yesus, relasi lebih penting daripada statistik. Yesus menyebut domba itu sebagai domba yang tersesat; tersesat karena bingung, salah arah, tertipu, atau lelah. Jadi, orang yang tersesat dalam hidup tidak selalu jahat. Kadang hanya capek, bingung, atau tidak tahu harus ke mana. Dan gembala itu pergi mencari. Dialah yang bergerak duluan. Bukan domba yang kembali, tetapi gembala yang mengejar. Ini gambaran Allah:Allah tidak menunggu, Allah mendatangi.

Perumpamaan ini muncul di tengah ajaran Yesus tentang “yang kecil” dalam komunitas Gereja: yang rapuh, yang imannya belum stabil, yang tidak dianggap, yang mudah jatuh dalam godaan. Gereja yang sehat bukan yang bangga pada 99 yang setia, tetapi yang menangisi 1 orang yang hilang.

Banyak di antara kita yang hari ini “hilang”, tetapi bukan hilang di hutan. Mereka hilang dan tersesat di keramaian dunia ini.  Ada yang tersesat dalam hubungan toxic, Ada yang tersesat dalam tekanan sekolah atau kuliah, Ada yang tersesat dalam depresi yang tidak disadari karena tekanan pekerjaan dan profesi.Ada yang tersesat dalam kesepiaan di saat masa senjanya.

Hari ini Yesus berkata: “Bapa tidak menghendaki satu pun dari mereka hilang.”

Bagaimana Tuhan mencari mereka? Sering kali melalui: sahabat yang bertanya, “Kamu beneran baik-baik aja?” teman komunitas yang mengajak kembali ke Gereja, pendamping rohani yang mau mendengar, rekan kerja yang  selalu memberi support, keluarga yang tetap merangkul dan selalu menjadi tempat pulang yang nyaman.

Dua Pertanyaan untuk Kita;

  1. Apakah kamu saat ini adalah domba yang tersesat itu?

    Jika ya, dengarlah: Tuhan tidak marah. Jika kita sendiri yang menjadi ‘yang satu’ itu, Tuhan tidak akan pernah berhenti mencari. Ia sedang mencarimu. Dia tidak akan berhenti sampai menemukanmu. Ia peduli padamu

  2. Atau Apakah saat ini kamu menyadari ada sahabat atau saudaramu yang tersesat itu?

    Nama orang itu mungkin muncul dalam hati Anda sekarang:

    teman yang mulai jarang muncul, sahabat yang tiba-tiba menjauh,

    atau anggota keluarga yang sedang berjuang. Mungkin Tuhan berkata: “Pergilah. Jadilah gembala baginya, temukan dia, dan bawalah Kembali dia kepadaKu, sebab Aku akan memberikan kelegaan kepadanya” Tuhan mengingatkan: Jangan sampai kita melewatkan “yang satu”—jiwa yang sedang rapuh.

Saya memberkati saudara dengan berkat Allah yang melimpah, dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin. semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin  Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

DOA PEESIAPAAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahakudus, terimalah doa dan persembahan kami, hamba-Mu yang hina ini. Bantulah kami dengan rahmat-Mu, karena dengan daya kekuatan kami sendiri kami takkan sanggup memperoleh keselamatan. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – II Timotius 4:8

Mahkota mulia akan diberikan oleh Hakim yang adil kepada semua yang merindukan kedatangan-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, kami telah Kausegarkan karena ikut serta dalam misteri suci ini. Ajarilah kami menghargai hidup di dunia ini dengan bijaksana dan mencita-citakan hidup surgawi. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

  • Firmus dega Desember 9, 2025 at 1:24 pm

    Makasih Romo

    Reply

Tinggalkan Balasan ke Firmus dega Cancel Reply