Sabtu, 10 Januari 2026 – Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan

Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Galatia 4:4-5

Allah telah mengutus Putra-Nya, yang dilahirkan oleh seorang wanita, agar kita diangkat menjadi anak-anak Allah.

PENGANTAR:

Orang yang secara diam-diam bekerja giat dan tetap tidak menonjolkan diri adalah orang yang menemukan kebahagiaan karena orang lain memperoleh kebahagiaan. Menjelang pembaptisanYesus, kita bertemu denganYohanes Pembaptis. Dialah yang berkata, “Ia harus semakin besar, tetapi aku semakin kecil.” Tuhan selalu mendengarkan permohonan kita, apalagi kalau yang kita mohon: Datanglah kerajaan-Mu.

DOA KOLEKTA:

Marilah bedoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau menjadikan kami makhluk baru dalam Kristus. Kami mohon, semoga kami menjadi serupa dengan Kristus, karena di dalam Dia kami disatukan dengan Dikau. Demi Yesus Kristus, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes 5:14-21

“Allah mengabulkan doa kita.”

Saudara-saudaraku terkasih, inilah sebabnya kita berani menghadap Allah, yaitu karena Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita tahu juga bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang kita minta kepada-Nya. Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah; maka Allah akan memberikan hidup kepadanya, yaitu kepada dia yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut itu. Ada dosa yang mendatangkan maut, dan tentang ini, tidak kukatakan bahwa ia harus berdoa. Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut. Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindungi orang itu, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. Kita tahu bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat. Akan tetapi kita tahu bahwa Anak Allah telah datang, dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan kehidupan yang kekal. Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 149:1-2.3-4.5.6a.9b

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu yang baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh! Biarlah Israel bersukacita atas Penciptanya, biarlah Sion bersorak-sorai atas raja mereka.

  2. Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang yang rendah hati dengan keselamatan.

  3. Biarlah orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur! Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka; itulah semarak bagi orang yang dikasihi Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Mat 4:16) Bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar, bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut telah terbit Terang.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 3:22-30

“Sahabat mempelai bersukacita mendengar suara mempelai.”

Sekali peristiwa Yesus bersama murid-muid-Nya pergi ke tanah Yudea, dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. Akan tetapi Yohanes pun membaptis di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis, sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara. Maka timbullah perselisihan di antara murid-muid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian. Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya, “Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang Sungai Yordan, dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga, dan semua orang pergi kepada-Nya.” Jawab Yohanes, “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya. Yang empunya mempelai perempuan ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai, yang berdiri dekat dia dan mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Benediktus Mulyono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara-Saudari, salam jumpa bersama saya Rm Benediktus Mulyono SCJ dari Resistencia, Argentina dalam RESI (Renungan Singkat) Dehonian: Sabtu, 10 Januari 2026.

Saudara-saudara terkasih dalam Kristus, Dalam Injil hari ini, kita menemui situasi di mana murid-murid Yohanes Pembaptis mulai mengkhawatirkan bahwa banyak orang beralih kepada Yesus untuk dibaptis. Yohanes Pembaptis menanggapi dengan bijaksana dan tegas, menyatakan bahwa perannya adalah sebagai pembawa warta / suara; kita bukan bintang utama. Dengan ungkapan yang kuat, ia mengingatkan kita bahwa “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”

Renungan ini mengajak kita untuk merefleksikan sikap hati kita dalam menjalani hidup sehari-hari. Di dunia yang sering kali mendorong kita untuk mengejar ketenaran, pengakuan, atau prestasi, Yohanes memberikan teladan yang sangat berharga: ia menyadari posisinya, memilih jalan kerendahan hati dan dengan penuh sukacita melanjutkan panggilannya. 

Sikap merendahkan diri ini membawa kita pada kunci penting dalam mengikuti Kristus. Ketika kita mengutamakan Kristus dalam setiap aspek kehidupan kita—baik dalam pekerjaan, pelayanan, maupun hubungan antar sesama; kita menemukan makna sejati dari keberadaan kita. Kita mengingat bahwa hidup kita bukan tentang seberapa banyak yang kita capai, tetapi sejauh mana kita mengarahkan orang-orang kepada Tuhan.

Saudara-saudara terkasih, sebagai pengikut Kristus, kita diundang untuk menjadi seperti Yohanes; untuk mengukir hidup kita dengan tujuan yang lebih tinggi, bukan mencari popularitas, melainkan membuat Kristus dikenal dan dipuja, bukan diri kita sendiri sebagai pusatnya. Di momen-momen ketika kita merasa tidak dihargai atau kurang diperhatikan, ingatlah bahwa dalam merendahkan diri, kita memberi ruang bagi Tuhan untuk bekerja dan menampakkan kemuliaan-Nya.

Mari kita berdoa agar kita diberikan hati yang tulus untuk mengutamakan Kristus dan membiarkan diri kita semakin kecil, sehingga Dia yang terbesar dapat bersinar lebih jelas dalam hidup kita dan orang-orang di sekitar kita. Amin.

Berkat Allah Yang Maha Kuasa untuk kita: (+) Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin. (Salam Kasih dan Doa kami dari Komunitas SCJ, Kota Resistencia – Provinsi Chaco – ARGENTINA).

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN: 

Tuhan Allah kami, Engkaulah sumber damai dan bakti. Sudilah menolong kami, agar dengan persembahan ini kami menghormati Engkau dengan pantas. Semoga dengan menerima sakramen ini kami semua rukun bersatu padu. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 1:16

Dari kelimpahannya, kita semua telah menerima rahmat demi rahmat.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa maharahim, Engkaulah sumber damai. Engkau membimbing umat-Mu dengan pelbagai bantuan, supaya kami memperoleh rahmat dari kemurahan hati-Mu untuk sekarang dan masa mendatang. Semoga dengan bantuan harta dunia, kami semakin merindukan harta surgawi. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI:

2 Comments

  • Yan christin Januari 10, 2026 at 8:03 am

    Terimakasih Romo renungan nya,butuh kerendahan hati untuk dapat melaksanakan kata kata biarlah Engkau semakin besar dan aku semakin kecil…semoga Tuhan selalu membimbing kami untuk selalu rendah hati

    Reply
  • Asty Januari 10, 2026 at 8:12 am

    Amiiin, Trimakasih Romo utk renungan hari ini..
    Semoga kita semua terkhusus utk aku bisa meneladani sikap Yohanes yg mengajarkan utk selalu rendah hati..utk memuliakan nama Tuhan

    Reply

Tinggalkan Balasan ke Asty Cancel Reply