
Rm.Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Seminari Menengah Santo Paulus Palembang – Indonesia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Yehezkiel 34:11.23-24
Tuhan bersabda, “Aku akan memperhatikan domba-domba-Ku, mengangkat seorang gembala sebagai pemimpin, dan Aku, Tuhan sendiri, menjadi Allah mereka.”
DOA KOLEKTA :
Marilah kita berdoa. (hening sejenak) Allah Bapa Yang Mahakuasa, uskup-Mu Santo Hilarius dengan gigih mempertahankan kebenaran bahwa Putra-Mu sungguh Allah. Bantulah kami memahami misteri ini dengan tepat dan mengakuinya dengan iman yang benar. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U : Amin.
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Samuel 1:9-20
“Tuhan mengabulkan doa Hana, dan ia melahirkan Samuel.”
Sekali peristiwa setelah keluarga Elkana makan dan minum di rumah Allah di Silo, berdirilah Hana, isteri Elkana, sedang Imam Eli duduk di kursi dekat tiang pintu Bait Suci Tuhan. Dengan pedih hati Hana berdoa kepada Tuhan sambil menangis tersedu-sedu. Kemudian Hana bernazar, dan berseru, “Tuhan semesta alam, jika Engkau sungguh-sungguh memperhatikan sengsara hamba-Mu ini, dan mengingat kepadaku, dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada Tuhan untuk seumur hidupnya. Dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya.” Hana terus-menerus berdoa di hadapan Tuhan, dan Eli mengamat-amati mulutnya. Oleh karena Hana berdoa dalam hati dan hanya bibirnya saja yang bergerak-gerak, sedangkan suaranya tidak kedengaran, maka Eli menyangka Hana itu mabuk. Eli lalu berkata kepadanya, “Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk? Sadarkanlah dirimu dari mabukmu itu.” Tetapi Hana menjawab, “Tidak, Tuanku, aku tidak minum anggur ataupun minuman yang memabukkan. Aku ini seorang wanita yang sangat bersusah hati. Aku sedang mencurahkan isi hatiku di hadapan Tuhan. Janganlah anggap hambamu ini seorang wanita dursila. Karena besarnya cemas dan sakit hatiku, aku berdoa demikian lama.” Maka Elia berkata kepada Hana, “Pergilah dengan selamat, dan semoga Allah Israel memberikan kepadamu apa yang engkau mohon dari pada-Nya.” Maka berkatalah Hana, “Semoga hambamu ini mendapat belas kasih dari padamu.” Maka keluarlah Hana. Ia mau makan, dan mukanya tidak muram lagi. Keesokan harinya Elkana dan seluruh keluarga bangun pagi-pagi. Mereka sujud menyembah di hadapan Tuhan, lalu pulang ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya, Tuhan ingat kepadanya. Maka setahun kemudian mengandunglah Hana, dan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu diberinya nama Samuel, sebab katanya, “Aku telah memintanya dari Tuhan.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
KIDUNG TANGGAPAN: 1 Samuel 2:1.4-5.6-7.8abcd
Ref. Hatiku bersukaria karena Tuhan penyelamatku.
-
1. Hatiku bersukaria karena Tuhan, aku bermegah-megah karena Allahku. Mulutku mencemoohkan musuhku, aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
-
Busur para pahlawan telah patah, tetapi orang-orang lemah dipersenjatai kekuatan. Orang yang dulu kenyang kini harus mencari nafkah, tetapi yang dulu lapar kini boleh beristirahat. Orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi ibu yang banyak anaknya menjadi layu.
-
Tuhan berkuasa mematikan dan menghidupkan, Ia berkuasa menurunkan ke alam maut dan mengangkat dari sana. Tuhan membuat miskin dan membuat kaya, Ia merendahkan dan meninggikan juga.
-
Ia menegakkan orang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia di antara para bangsawan, dan memberi dia kursi kehormatan.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya
S : (1Tes 2:13) Sambutlah sabda Tuhan, bukan sebagai perkataan manusia, melainkan sebagaimana sebenarnya, sebagai Sabda Allah.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 1:21b-28
“Yesus mengajar sebagai orang yang berkuasa.”
Pada suatu malam Sabat, Yesus masuk ke dalam rumah ibadat di kota Kapernaum dan mengajar di sana . Orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak, “Apa urusanmu dengan kami, hai Yesus orang Nazareth ? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: yakni Yang Kudus dari Allah.” Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya, “Diam, keluarlah daripadanya!” Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar daripadanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya, “Apa ini? Suatu ajaran baru? Guru ini berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun Ia perintah, dan mereka taat kepada-Nya.” Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Yesus ke segala penjuru di seluruh daerah Galilea.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm.Paskalis Aditya Wardana SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Sahabat pencinta Hati Kudus Yesus yang terkasih dalam Tuhan. Kita berjumpa kembali dalam RESI (renungan singkat) dehonian pada Selasa 13 Januari 2026 bersama saya Romo Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Seminari Menengah Santo Paulus Palembang. Hari ini Bersama Gereja semesta, kita memperingati Santo Hilarius,.
Saudara/i terkasih dalam Tuhan, karya baik Yesus yang tampak dalam pengusiran kuasa jahat menjadi pengungkapan akan jati diri-Nya. Yesus mau agar orang-orang di sekitarnya tahu siapa diri-Nya melalui apa yang dikerjakan-Nya. Oleh karena itu, apa pun pekerjaan yang kita lakukan mestinya kita hayati seperti Yesus yakni mampu memperkenalkan Tuhan yang kita imani kepada sesama melalui apa yang kita kerjakan. Dengan demikian, bekerja tidak hanya semata-mata untuk kita, melainkan juga untuk mereka. Sayangnya, pekerjaan yang kita lakukan masih berorientasi pada kebutuhan afirmasi terhadap diri kita, kita belum mau dan mampu menjadi seperti yang Yesus teladankan. Yesus sama sekali tidak mencari ketenaran diri melalui karya-karya-Nya yang Ajaib. Yesus tidak pernah putus asa meskipun pekerjaan baik-Nya ditolak.
Saudara/i yang baik, semoga Hati Kudus Yesus membantu kita untuk bekerja secara maksimal demi tampaknya kemuliaan Tuhan yang sekaligus menghadirkan keselamatan bagi banyak jiwa. Amin.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN :
Allah Bapa Yang Mahakuasa, Santo Hilarius telah mengajarkan iman untuk memuliakan nama-Mu. Semoga melalui roti dan anggur yang kami unjukkan ini kami Kauterangi dengan cahaya iman. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U Amin
ANTIFON KOMUNI – 1 Korintus 1:23-24
Kami mewartakan Kristus yang disalibkan. Kristuslah kekuatan dan hikmat Allah.
DOA SESUDAH KOMUNI :
Marilah kita berdoa. (hening sejenak) Allah Bapa Sumber Segala Kebenaran, kami telah disegarkan dengan Santapan Surgawi. Semoga berkat teladan dan doa restu Santo Hilarius, kami giat mewartakan Yesus Kristus, Putra-Mu, dan tekun melayani sesama kami sampai kehidupan kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U : Amin.
DOWNLOAD AUDIO RESI:
Resi-Selasa 13 Januari 2026 oleh Rm.Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Seminari Menengah Santo Paulus Palembang – IndonesiaUnduh
Santo Hilarius dari Poitiers
Athanasius of the West, Doctor of the Divinity of Christ, Hammer against Arianism, Ilario di Poitiers, Malleus Arianorum

Hilarius dilahirkan dalam sebuah keluarga pagan yang belum mengenal Tuhan di Poitiers, sebuah kota di Perancis pada tahun 315. Keluarganya kaya-raya dan termasyhur karena itu Hilarius bisa mendapatkan pendidikan yang baik. Ia adalah seorang yang sangat cerdas dan sangat gemar membaca. Banyak buku yang sudah dbacanya, namun ada satu buku yang betul-betul menarik minatnya yaitu Holy Bibble atau kitab suci.
Hillarius sangat terkesan dengan kisah hubungan yang terjalin antara Allah dan manusia yang tertulis dalam Kitab Suci. Ketika sampai pada bagian Musa dan semak yang terbakar, Hilarius sungguh amat terkesan dengan Nama bagaimana Tuhan menyebut Diri-Nya Sendiri: AKU ADALAH AKU. Hilarius membaca tulisan-tulisan para nabi juga. Kemudian ia membaca seluruh Perjanjian Baru. Pada saat ia selesai membaca, ia sepenuhnya menyadari bahwa ia telah percaya kepada Kristus dan memberikan dirinya untuk dibaptis.
Hilarius hidup mengamalkan imannya dengan taat dan saleh hingga ia dipilih menjadi uskup. Hal ini tidak menjadikan hidupnya bertambah nyaman, sebab kaisar suka mencampuri urusan-urusan Gereja. Ketika Hilarius menentangnya, kaisar membuang Hilarius. Di tempat pembuangannya itulah keutamaan-keutamaan Hilarius, terutama kesabaran dan keberaniannya semakin gemilang.
Ia menerima pembuangannya dengan tenang dan mempergunakan waktunya untuk menulis buku-buku tentang iman. Karena ia menjadi semakin termasyhur, musuh-musuh Hilarius meminta kaisar untuk memulangkannya kembali ke kota asalnya. Di kota asalnya ia tidak akan memperoleh banyak perhatian. Maka, Hilarius dipulangkan ke Poitiers pada tahun 360.
Ia tetap menulis untuk mengajarkan iman yang benar kepada umat dan melawan bidah Arianisme. Hilarius wafat delapan tahun kemudian, dalam usia lima puluh dua tahun. Buku-bukunya memberikan pengaruh besar kepada Gereja hingga sekarang ini. Itu sebabnya mengapa ia digelari Pujangga Gereja.
Arti nama
Penuh Kebahagiaan (Latin)
Variasi Nama
Hillary (English), Hilaria, Hilarius (Ancient Roman), Hillar (Estonian), Ilari, Lari (Finnish), Hilaire (French), Ilaria, Ilario (Italian), Ilari (Russian), Hilaria (Spanish), Ilar (Welsh)
Sumber: https://katakombe.org/para-kudus/januari/hilarius-dari-poitiers.html
Terima kasih romo Tuhan Memberkati kita semua
Terima kasih
Makasih Romo