Rabu, 14 Januari 2026 – Hari Biasa Pekan I

Fr. Blasius Dinda Anugraha SCJdari Komunitas SCJ Visma Vijaya Praya (VVP) Yogyakarta – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 40:7-8a

Kurban dan persembahan tidak Kaukehendaki, tetapi Engkau telah membuka telingaku.

PENGANTAR:

Seorang petugas diharapkan tampil atas nama si pemberi tugas. Kalau begitu, ia setia akan tugasnya. Yesus dicari orang. Namun sebaliknya, la mencari yang hilang. Siapa pun yang dipilih Kristus harus mewartakan Dia, menemui siapa saja tanpa membeda-bedakan.

DOA KOLEKTA:

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kebahagiaan, semoga kami memahami tugas panggilan kami melalui Yesus, Putra-Mu terkasih, agar kami pantas memasuki kerajaan-Mu yang merupakan jalan kebahagiaan kami serta kebijaksanaan hidup kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Samuel 3:1-10.19-20

“Bersabdalah ya Tuhan, hamba-Mu mendengarkan.”

Samuel yang masih muda menjadi pelayan Tuhan di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu Tuhan jarang menyampaikan sabda-Nya; penglihatan-penglihatan pun tidak sering terjadi. Pada suatu hari, Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya. Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci Tuhan, tempat tabut Allah. Lalu Tuhan memanggil, “Samuel! Samuel!” Samuel menjawab, “Ya Bapa.” Lalu berlarilah ia kepada Eli, dan berkata, “Ya Bapa, bukankah Bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata, “Aku tidak memanggil; tidurlah kembali.” Samuel pergi dan tidur lagi. Dan Tuhan memanggil Samuel sekali lagi. Samuel pun bangun, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata, “Ya, Bapa, bukankah Bapa memanggil aku?” Tetapi Eli berkata, “Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali.” Waktu itu Samuel belum mengenal Tuhan; sabda Tuhan belum pernah dinyatakan kepadanya. Dan Tuhan memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Ia pun bangun, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata, “Ya Bapa, bukankah Bapa memanggil aku?” Lalu mengertilah Eli, bahwa Tuhanlah yang memanggil anak itu. Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel, “Pergilah tidur, dan apabila engkau dipanggil lagi, katakanlah: “Bersabdalah, ya Tuhan, hamba-Mu mendengarkan.” Maka pergilah Samuel, dan tidurlah ia di tempat tidurnya. Lalu datanglah Tuhan, berdiri di sana, dan memanggil seperti yang sudah-sudah, “Samuel! Samuel!” Dan Samuel menjawab, “Bersabdalah, ya Tuhan, hamba-Mu mendengarkan.” Samuel semakin bertambah besar, dan Tuhan menyertai dia. Tidak ada satu pun dari sabda Tuhan itu yang dibiarkannya gugur. Maka tahulah seluruh Israel, dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 40:2.5.7-8a.8b-9.10

Ref. Ya Tuhan, aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.

  1. 1. Aku sangat menanti-nantikan Tuhan; lalu Ia menjengukku dan mendengar teriakku minta tolong. Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan yang tidak berpihak kepada orang-orang yang angkuh, atau berpaling kepada orang-orang yang menganut kebohongan!

  2. Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan, tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut. Lalu aku berkata, “Lihatlah Tuhan, aku datang!”

  3. Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku; Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada di dalam dadaku.

  4. Aku mengabarkan keadilan di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Yoh 10:27) Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku. Aku mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku. Alleluya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 1:29-39

“Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit.”

Sekeluarnya dari rumah ibadat di Kapernaum, Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas. Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. Yesus pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Yesus membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka. Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan. Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu. Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit, dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia. Keesokan harinya, waktu hari masih gelap, Yesus bangun dan pergi keluar. Ia pergi ke tempat yang sunyi, dan berdoa di sana. Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Yesus. Waktu menemukan Yesus, mereka berkata: “Semua orang mencari Engkau.” Jawab Yesus, “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” Lalu pergilah Yesus ke seluruh Galilea, memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Fr. Blasius Dinda Anugraha SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat tercinta Hati Kudus Yesus, kita berjumpa kembali dalam resi dehonian pada Rabu 14 Januari 2026, bersama saya Fr. Blasius Dinda Anugraha, SCJ dari Komunitas Visma Vijaya Praya Yogyakarta. Mari kita renungkan Injil Mrk. 1:29-39.

Sobat Resi sejati, renungan Injil hari ini menemukan kedalaman maknanya ketika kita membacanya dalam terang iman dan wahyu, sebagaimana diajarkan oleh Konsili Vatikan II dalam Dei Verbum art. 5. Dalam dokumen itu ditegaskan bahwa iman adalah ketaatan penuh manusia kepada Allah yang mewahyukan diri-Nya, suatu jawaban total yang melibatkan akal budi dan kehendak, serta terwujud dalam penyerahan diri kepada Allah.

Perjumpaan Ibu mertua Simon dengan Yesus adalah gambaran konkret iman akan wahyu itu. Setelah disembuhkan, Ibu mertua Simon tidak berhenti pada pengalaman menerima rahmat secara pribadi. Lebih dari pada itu, ia segera bangkit dan melayani. Tindakannya ini menunjukkan bahwa iman sejati selalu menghasilkan perubahan sikap hidup. Sebab itu, wahyu Allah yang menyelamatkan tidak hanya untuk diterima, tetapi menuntut seseorang akan jawaban nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Sering kali kita berdoa dan memohon pertolongan Tuhan, tetapi berhenti pada rasa lega atau syukur pribadi. Padahal, Dei Verbum mengingatkan bahwa iman tidak pernah berhenti pada pengalaman batin semata. Allah mewahyukan diri-Nya bukan hanya untuk dikenal, tetapi untuk diikuti. Karena itu, setiap rahmat dan pemulihan yang kita terima menjadi awal dari perutusan kita untuk ambil bagian dalam karya kasih Allah.

Maka, Injil hari ini mengajak kita untuk berani bangkit dan melangkah. Marilah kita menjawab kasih Tuhan dengan tindakan nyata: melayani dari hal-hal kecil, peduli pada

sesama di sekitar kita, dan menjadikan hidup kita sarana kasih Allah. Dengan demikian, iman akan wahyu Allah sungguh hidup, Injil menjadi nyata, dan dunia sungguh merasakan kehadiran Kerajaan Hati Kudus Yesus melalui diri kita.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa sumber pembaruan hidup, perkenankanlah kami ikut menerima Roh Putra-Mu dalam mengikuti perjamuan atas nama-Mu serta mengalami daya cipta-Mu yang mau membarui dunia. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – 1 Samuel 3:10

Samuel menjawab, “Bersabdalah ya Tuhan, hamba-Mu mendengarkan.”

DOA SESUDAH KOMUNI

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber pembaruan, perkenankanlah kami melatih diri dalam kejujuran seturut teladan Putra-Mu. Semoga hal itu memberikan kedamaian, menurut semangat baru Roh-Mu dan ciptaan baru alam raya karena karya tangan kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI:

5 Comments

  • Epin roma Januari 13, 2026 at 3:24 am

    Terima kasih romo Tuhan Memberkati kita semua

    Reply
  • Maria T Januari 14, 2026 at 7:18 am

    Terima kasih renungan ini membuka pemikiran baru

    Reply
  • Maria T Januari 14, 2026 at 7:19 am

    renungan ini membantu saya

    Reply
  • Maria T Januari 14, 2026 at 7:19 am

    Thanks

    Reply
  • Firmus dega Januari 14, 2026 at 10:28 am

    Makasih Fr

    Reply

Tinggalkan Balasan ke Maria T Cancel Reply