Kamis, 29 Januari 2026 – Hari Biasa Pekan III

Rm Agustinus Kelik Pribadi SCJ dari Komunitas SCJ Paroki St Stefanus Cilandak Jakarta – Indonesia

 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 25:1.2a

Kepada-Mu kuarahkan hatiku, ya Tuhan Allahku. Kepada-Mu aku percaya, janganlah mengecewakan daku.

PENGANTAR :

Daud berdoa kepada Tuhan, agar rakyatnya tetap menjadi umat Allah. Tuhan mahasetia dan selalu menepati janji-Nya. Keprihatinan Daud terarah kepada rakyat dan dirinya. Pengikut Kristus harus menyinarkan terangnya dan tidak menyembunyi kannya. Takaran yang digunakannya akan digunakan pula terhadap dirinya. Orang yang hanya memperhatikan dirinya akan merana.

DOA KOLEKTA:

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber segala harapan, Engkaulah yang berjanji dan Engkau selalu setia melalui Yesus Mesias, saksi-Mu. Kami mohon, janganlah tangan-Mu Kautarik kembali, tetapi berkatilah kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu,….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kedua Samuel 7:18-19.24-29

“Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku?”

Pada waktu itu Nabi Natan menyampaikan sabda Allah kepada Daud. Sesudah mendengar seluruh sabda itu, masuklah Raja Daud ke dalam, kemudian duduk di hadapan Tuhan sambil berkata, “Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini? Ini pun masih kurang di mata-Mu, ya Tuhan Allah! Sebab itu Engkau telah bersabda juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh, dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang! Engkau telah mengokohkan Israel menjadi umat-Mu untuk selama-lamanya, dan Engkau, ya Tuhan, menjadi Allah mereka. Dan sekarang, ya Tuhan Allah, tetaplah untuk selama-lamanya janji yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluargaku, dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu. Maka nama-Mu akan menjadi besar untuk selama-lamanya, sehingga orang berkata: Tuhan semesta alam, Allah Israel, Engkau telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, demikian: Aku akan membangun keturunan bagimu. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ini kepada-Mu. Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mu adalah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu. Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab, ya Tuhan Allah, Engkau sendirilah yang bersabda, dan oleh karena berkat-Mu keluarga hamba diberkati untuk selama-lamanya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 132:1-2.3-5.11.12.13-14

Ref. Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya.

  1. Ingatlah, ya Tuhan, akan Daud, dan akan segala penderitaannya. Ingatlah bagaimana ia telah bersumpah kepada Tuhan, dan telah bernazar kepada Yang Mahakuat dari Yakub.

  2. ”Sungguh, aku tidak akan masuk ke dalam kemah kediamanku, dan tidak akan berbaring di ranjang petiduranku; aku tidak akan membiarkan mataku tertidur, atau membiarkan kelopak mataku terlelap; sampai aku mendapat tempat bagi Tuhan, kediaman bagi Yang Mahakuat dari Yakub.”

  3. Tuhan telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya, “Seorang anak kandungmu akan Kududukkan di atas takhtamu; Jika anak-anakmu berpegang pada perjanjian-Ku, dan pada peraturan yang Kuajarkan kepada mereka, maka selamanya anak-anak mereka, akan duduk di atas takhtamu.”

  4. Sebab Tuhan telah memilih Sion, dan mengingininya menjadi tempat kedudukan-Nya, “Inilah tempat peristirahatan-Ku untuk selama-lamanya, di sini Aku hendak diam, sebab Aku mengingininya.”

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : (Mzm 119:105) Sabda-Mu adalah pelita bagi langkahku, dan cahaya bagi jalanku.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 4:21-25

“Pelita dipasang untuk ditaruh di atas kaki dian. Ukuran yang kamu pakai akan dikenakan pula padamu.”

Pada suatu hari Yesus berkata kepada murid-muridnya, “Orang memasang pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada suatu rahasia yang tidak akan tersingkap. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Lalu Yesus berkata lagi, “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan dikenakan pula padamu; dan malah akan ditambah lagi! Karena siapa yang mempunyai, akan diberi lagi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Agustinus Kelik Pribadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat resi yang mengasihi Tuhan Jumpa lagi dengan saya romo Agustinus Kelik Pribadi SCJ dalam resi, renungan singkat dehonian edisi Kamis 29 Januari 2026. Mari kita dengarkan firman Tuhan yang diambil dari  Injil Santo Markus 4:21-25.

Ukuran yang Kita Pakai

Teks Kitab Suci: Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan dikenakan pula padamu”

Yesus mengajarkan sebuah Golden Way atau  jalan emas sederhana dalam hidup beriman: cara kita memperlakukan orang lain akan kembali kepada kita. Jalan ini bukan sekadar soal keadilan, tetapi soal kasih yang aktif.

Sering kali kita mudah mengukur orang lain dengan ukuran yang keras: cepat menilai, cepat menghakimi, dan pelit dalam pengampunan. Namun tanpa sadar, kita berharap Tuhan dan sesama bersikap lembut kepada kita. Yesus mengingatkan: jangan memakai dua ukuran—satu untuk orang lain, satu untuk diri sendiri.

Golden Way mengajak kita bertanya pada diri sendiri:

Jika saya ingin dimengerti, sudahkah saya berusaha mengerti orang lain?

Jika saya ingin diampuni, sudahkah saya mengampuni?

Jika saya ingin dikasihi, sudahkah saya mengasihi lebih dahulu?

Jika saya ingin didengarkan, sudahkah saya mendengarkan lebih dulu?

Jika saya ingin tidak dihakimi, sudahkah saya berhenti menghakimi lebih dulu. 

Setiap kebaikan yang kita taburkan—sekecil apa pun—tidak pernah sia-sia. Maka hari ini, marilah kita memilih Golden Way:
mengganti ukuran penghakiman dengan belas kasih, ukuran ego dengan kerendahan hati, dan ukuran kepentingan diri dengan kasih yang tulus. Sebab ukuran yang kita pakai hari ini, itulah ukuran yang akan kita terima kembali. Semoga kita bisa melakukan golden way ini lebih tekun dari biasannya.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa sumber kebahagiaan, semoga kami memahami misteri kehidupan, yang ada pada diri Yesus Putra-Mu, yang telah wafat bagaikan biji gandum demi keselamatan dan kebahagiaan kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Markus 4:25

Siapa yang mempunyai, akan diberi lagi, tetapi siapa yang tidak punya, apa pun yang ada padanya akan diambil.

DOA SESUDAH KOMUNI

Marilah berdoa: Allah Bapa di surga, kami bersyukur bahwasanya Engkau telah mengungkapkan misteri kerajaan-Mu dengan perantaraan Yesus, sabda-Mu yang menghidupkan dan menghidupi. Kami mohon, semoga karena Dia kami pantas menerima berkat-Mu.Sebab Dialah Tuhan dan ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

8 Comments

  • Epin Roma Januari 28, 2026 at 9:02 pm

    Terima kasih Romo Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin

    Reply
    • Laura Duanita Adam Januari 30, 2026 at 8:55 am

      Shallom, Terima kasih Romo, slm sihat drp sabah malaysia Tuhan yesus berserta kita Amen.

      Reply
    • Laura Duanita Adam Januari 30, 2026 at 8:56 am

      Shallom, Terima kasih Romo, slm sihat drp sabah malaysia Tuhan yesus berserta kita Amen.

      Reply
  • Sunaryo Januari 29, 2026 at 8:05 am

    Terimakasih Romo, Tuhan Yesus memberkati pelayanan Romo.

    Reply
  • Firmus dega Januari 29, 2026 at 9:30 am

    Makasih Romo

    Reply
  • Herlin Januari 29, 2026 at 12:12 pm

    Amin

    Reply
  • Hironnymus Jati-Kota Kupang Januari 29, 2026 at 2:38 pm

    Selamat pagi Romo, terima kasih atas pengajarannya, salam sehat selalu dalam melayani umat Allah. Salve

    Reply
  • Hironnymus Jati-Kota Kupang Januari 29, 2026 at 2:40 pm

    Selamat siang Romo, terima kasih atas pengajaran Sabda Allah kepada kami umat Allah. Salam sehat selalu Romo. Berkah Dalem

    Reply

Leave a Comment