
Rm Agustinus Guntoro SCJ dari Komunitas Generalat SCJ Roma – Italia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 12:4-5
Terangilah mataku, agar aku jangan tertidur dalam maut; jangan sampai musuhku berkata: Dia telah kukalahkan!
PENGANTAR:
Bila kita mengatakan tentang seseorang, “Dengarkan kata katanya, tetapi jangan lihat tingkah lakunya”, maka kita telah mengadili dia. Sebab dalam lubuk hati, kita mengharapkan ke selarasan antara “ada”, “bertindak” dan “berbicara”. Yesus mem benci kemunafikan kaum Farisi. Namun, penuh harapan ajakan-Nya untuk mengakui kesalahan.
DOA KOLEKTA:
Marilah berdoa: Allah Bapa mahamulia, kami mohon lindungilah Gereja-Mu senantiasa. Tanpa Engkau, segala usaha manusia akan gagal. Luputkanlah kami dari segala yang jahat dan bantulah kami mencapai kebahagiaan abadi. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ..
ATAU:
Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahaagung, semoga hati kami selalu terbuka terhadap segala yang tertulis tentang Dikau. Berilah kami semangat, bukan untuk mendengarkan saja, melainkan untuk benar-benar menghayati sabda-Mu. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu, ….
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 1:10.16-20
“Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan.”
Dengarlah firman Tuhan, hai para pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora! “Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik. Usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuanganlah perkara janda-janda! Lalu kemarilah, dan baiklah kita berperkara! Firman Tuhan. Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil yang baik dari negeri ini. Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang.” Sungguh, Tuhan sendirilah yang mengucapkan ini.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 50:8-9.16bc-17.21.23
Ref. Siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.
-
Bukan karena kurban sembelihan engkau Kuhukum, sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapan-Ku! Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu, atau kambing jantan dari kandangmu.
-
Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?
-
Itulah yang engkau lakukan, apakah Aku akan diam saja? Apakah kaukira Aku ini sederajat dengan engkau? Aku menggugat engkau dan ingin beperkara denganmu.
-
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai kurban, ia memuliakan Daku; dan siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan dari Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : (Yeh 18:31) Buanglah daripadamu segala durhaka yang kamu buat terhadap-Ku, dan perbaharuilah hati serta rohmu.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 23:1-12
“Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan.”
Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak dan murid-murid-Nya, “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan mereka, karena mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukannya. Mereka mengikat beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya. Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang. Mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang; mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. Tetapi kamu, janganlah suka disebut rabi; karena hanya satulah Rabimu, dan kamu semua adalah saudara. Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satulah Bapamu, yaitu Dia yang di surga. Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu pemimpinmu, yaitu Kristus. Siapapun yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Agustinus Guntoro SCJ
Vivat Cor Iesus per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Para sahabatku dimana pun Anda berada, saya, Agustinus Guntoro, scj dari kota Roma, menyapa dan mengundang Anda semua untuk berefleksi bersama RESI Dehonian, hari ini, pada Pekan Prapaskah II, tanggal 3 Maret 2026.
Dalam perikop Injil yang baru saja kita dengarkan, Yesus menyingkap ironi religiusitas: kata-kata dapat mengajarkan kebenaran, namun hati bisa tetap jauh darinya. Ia menegur hasrat akan gelar dan kehormatan, sebab iman bukan panggung kemuliaan diri, melainkan kesatuan antara ajaran dan tindakan. Kebesaran sejati tidak lahir dari posisi, tetapi dari integritas batin yang setia pada kasih.
Dalam terang spiritualitas Dehonian yang diwariskan oleh Leo John Dehon, panggilan Kristiani berakar pada devosi kepada Hati Yesus: hati yang lembut, solider, dan rela terluka demi cinta. Nilai reparasi mengajak kita tidak sekadar mengkritik kemunafikan, tetapi menghadirkan pemulihan melalui kerendahan hati dan pelayanan yang tersembunyi. Ketika Yesus berkata, “yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi pelayanmu,” Ia menegaskan bahwa kebesaran dalam Kerajaan Allah diukur dari kapasitas untuk mengosongkan diri—suatu kenosis kasih yang melampaui ambisi ego.
Maka, menjadi murid berarti menanggalkan topeng kesalehan dan mengenakan kejujuran batin. Kepemimpinan Kristiani bukanlah soal ditinggikan, tetapi kesediaan untuk merendah agar yang lain bertumbuh. Dalam dunia yang haus pengakuan, spiritualitas Hati Kudus memanggil kita pada revolusi batin: dari mencari hormat menuju memberi hormat, dari menuntut dilayani menuju sukacita melayani. Di situlah iman menemukan integritasnya, dan cinta menjadi otoritas yang paling meyakinkan.
Para sahabatku, semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita, agar hati kita diberanikan untuk berevolusi; berani diubah dan berubah di dalam kehendak dan rencana Allah. Terima kasih. Tuhan memberkati kita.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa mahakudus, kuduskanlah kami dalam ibadat ini. Semoga kami disucikan dari noda dosa, agar layak memperoleh anugerah surgawi. Demi Kristus, ….
ATAU :
Allah Bapa mahakudus, semoga roti anggur ini mengingatkan kami akan sabda-Mu, bahwa Yesus saksi-Mu sejati, merupakan berkat bagi kami. Sebab Dialah ….
ANTIFON KOMUNI – Mazmur 9:23
Aku hendak mewartakan karya-Mu yang agung. Aku hendak bergembira dan bersukaria seraya memuji nama-Mu yang mahatinggi.
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: semoga santapan kudus Allah Bapa maha pengasih, yang kami sambut dari altar-Mu, tetap membantu kami dan memberi kami kekuatan untuk hidup lebih baik. Demi Kristus, ….
ATAU :
Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahaluhur, yang paling luhur di antara sesama manusia telah merendahkan diri sampai wafat untuk membela kami. Kami bersyukur dan memohon, semoga hanya Dia sajalah guru dan pemimpin kami. Sebab Dialah ….
DOWNLOAD AUDIO RESI:
Amin
Makasih Romo
Renungan hari ini yg dibawakan oleh Rm Yohanes Dwi Wicaksono SCJ sama persis yg renungan yg kemarin disampaikan oleh Rm Agustinus Guntoro SCJ yaitu tentang menjadi murah hati.
Padahal kalau kita simak bacaan Injil hari temanya lebih tepat tentang integritas murid2 Kristus, yaitu perlu kesamaan antara bicara dan perbuatan atau satunya kata dan tindakan.
Apakah beliau salah membaca panduannya, yg dibacakan referensi kotbah yg kemarin?
Mhn maaf atas tanggapan ini, bukan bermaksud mempermalukan beliau tapi sekedar mengkritisi. Apabila kurang berkenan, tdk dimuatpun tdk masalah, krn saya pernah mengkritisi hal serupa beberapa waktu lalu, dan tanggapan saya tdk dimuat.
terima kasih atas kritisinya. admin yang salah memasukkan renungannya.