Selasa, 04 Mei 2021 — Hari Biasa Pekan V Paskah

Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang Indonesia

 
 
 
 

AUDIO RESI:

 

ANTIFON PEMBUKA – Wahyu 19:7.6⁣

Marilah kita bergembira dan memuliakan Tuhan, Raja Yang Mahakuasa. Aleluya.⁣⁣

PENGANTAR⁣

Sabda Yesus tidak diimani oleh orang Yahudi. Namun, Yesus tetap berkarya atas nama Bapa-Nya. Para murid mendengar kan suara-Nya. Di Antiokhia, para murid untuk pertama men dapat julukan “orang Kristen”. Para pewartanya adalah orang orang baik penuh Roh Kudus dan iman.⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, kami merayakan misteri kebangkitan Tuhan dengan penuh rasa syukur. Semoga kami layak menikmati sukacita penebusan kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣⁣

ATAU : ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa umat manusia, penuhilah kami dengan semangat iman yang merasul, mewartakan di tengah-tengah masyarakat kami, dan sudilah Engkau menunjukkan diri-Mu sebagai Bapa semua orang. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣

BACAAN INJIL: Bacaan dari Kisah Para Rasul 14:19-28

“Mereka menceritakan kepada jemaat, segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka.”

Waktu Paulus dan Barnabas di Kota Listra datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium, dan mereka membujuk orang banyak supaya memihak mereka. Lalu mereka melempari Paulus dengan batu, dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka, bahwa ia telah mati. Akan tetapi ketika murid-murid berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe. Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di Kota Derbe dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia. Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid, dan menasihati mereka supaya bertekun di dalam iman. Mereka pun mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara. Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat setempat, dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka. Paulus dan Barnabas menjelajah seluruh Pisidia dan tiba di Pamfilia. Di situ mereka memberitakan firman di Perga, lalu pergi ke Atalia, di pantai. Dari situ berlayarlah mereka ke Antiokhia. Di tempat itulah mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah untuk memulai pekerjaan yang kini telah mereka selesaikan. Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceritakan segala sesuatu yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman. Di situ mereka lama tinggal bersama-sama dengan murid-murid.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 145:10-11.12-13ab.21

Ref. Orang-orang yang Kaukasihi, ya Tuhan, mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu.

  1. Segala yang Kaujadikan akan bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu.

     

  2. Mereka memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan memaklumkan kerajaan-Mu yang semarak mulia. Kerajaan-Mu ialah kerajaan abadi. Pemerintahan-Mu lestari melalui segala keturunan.

     

  3. Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada Tuhan dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : (Luk 24:46,26) Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 14:27-31a

“Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu! Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar daripada Aku. Sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya apabila hal itu terjadi, kamu percaya. Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang, namun ia tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Ku. Tetapi dunia harus tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa, dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku.”

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ

Vivat Cor Jesu, Per Cor Marie… Hiduplah Hati Kudus Yesus, melalui Hati Maria…

Sahabat Resi Dehonian yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Jumpa Kembali Bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Palembang dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Selasa, 04 Mei 2021, dalam masa Pekan Paskah ke 5. Semoga Damai Sejahtera Paskah semakin meneguhkan saudari-saudara semua dalam tugas hidup sehari-hari serta ikut serta dalam pewartaan khabar sukacita paskah.

Tema Resi kita kali ini adalah: “Menggapai Damai Sejahtera”

Mari kita persiapakan hati untuk mendengarkan bacaan hari ini. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin

Saudari-saudara sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. Suatu ketika ada dua pelukis yang diminta melukiskan tentang tema “Kedamaian”. Pelukis pertama melukiskan sebuah pemandangan alam yang sangat indah sebuah padang rumput yang hijau penuh kesegaran, dengan aneka macam bunga, anak-anak bermain riang, aneka satwa nampak berkumpul dengan damai, semua nampak indah, sejuk, dan sedap dipandang mata.

Pelukis kedua menggambarkan ombak ganas di tepi pantai curam dan nampak batu karang yang kokoh di pantai itu. Alam nampak murka dengan mendung yang hitam, hujan dan badai. Pemandangan yang kurang enak dilihat, namun benarkah demikian? Ternyata dalam batu karang tersebut sang pelukis menempatkan seekor burung yang berteduh sebuah lobang di dalam batu karang tersebut, nampak burung itu sedang bernyanyi riang mengimbangi hujan badai. Nampaknya burung itu tidak takut bahaya, dan merasakan damai tenang dalam lindungan batu karang.

Para sahabat yang terkasih, bacaan yang kita dengar hari ini dalam amanat perpisahanNya, Tuhan Yesus mewariskan kepada kita “Damai Sejahtera”. Lalu bagaimana agar kita memperoleh warisan Kristus yaitu damai sejahtera? Saya menawarkan 3 hal saja untuk mendapatkan damai sejahtera Kristus.

  1. Damai sejahtera kita peroleh melalui “Darah Kristus”, penebusan Kristus dalam pengurbananNya di kayu salib. Perdamaian manusia yang berdosa dengan Allah melalui Yesus Kristus. Manusia yang hidup didalam dosa tidak akan pernah mengalami damai sejahtera, damai yanag sejati. Maka dengan menrima Kristus, kita manusia yanag berdosa diperdamaikan dengan Allah, dan kita akan menemukan damai sejahtera, damai yang sejati. Itulah damai yang tidak diberikan oleh dunia. Maka kita diundang untuk menerima Kristus, untuk mengasihi Kristus agar kita manusia berdosa di damaikan dengan Allah sayng sumber damai sejati.

  2. Damai sejahtera dimulai dalam diri kita. Kalau kita menginginkan lingkungan kita, keluarga kita, pekerjaan kita ada damai sejahtera, kita harus terlebih dahulu mengalami damai sejahtera itu, yaitu dengan membuka hati kita kepada Kristus dan mengasihiNya, kita tidak perlu gelisah dan gentar hati kita menghadapi pergulatan hidup, situasi hidup. Sebagaimana burung yang bernyanyi ditengah badai karena merasa aman dalam lindungan batu karang. Damai sejahtera akan terwujud kalua kita memiliku hati yang tenang, tidak cemas, tidak gelisah, tidak takut. Caranya adalah seperti yang dikatakan pada ayat 28, “Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersuka”. Kristuslah batu karang kita, tempat perlindungan kita, tempat kita berteduh, sehingga kita tidak perlu gelisah dan gentar hati kita menghadapi badai hidup kita.

  3. Kita dipanggil sebagai agen perdamaian dan cinta kasih. Meski damai sejahtera berawal dalam diri kita karena keterbukaan pada Kristrus dan mengasihNya. Namun tidak dimaksudkan bahwa damai sejahtera itu hanya untuk kita, untuk kalangan kita semata, namun kita diundang Kristus untuk membagikan damai sejahtera kepada orang lain, kepada keluarga kita, kepada lingkungan pekerjaan kita, masyarakat kita, bangsa dan negara kita, bahkan kepada dunia. Tidak perlu muluk-muluk atau pekerjaan yang besar, bisa dimulai dengan senyum yang tulus, kasih yang tulus dan nyata.

Saudari-saudaraku yang dikasihi dan mengasihi hati Yesus, dalam suratnya untuk jemaat di kolose bab 3 ayat 15, St. Paulus berkata, Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.Damai sejahtera adalah Hak kita namun sekaligus tanggung jawab kita. Mari kita wujudkan damai sejahtera dimulai dalam diri kita, dengan pertobatan kita dan menerima kristus sepenuh hati, dan damai yang kita dapatkan kita bagikan kepada sesame kita, kita mulai dalam keluarga kita, komunitas kita.

Semoga Hati Kudus Yesus selalu merajai hati kita dan memberi kita berkat dah rahmat yang melimpah, khususnya rahmat-rahmat yang kita butuhkan.

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati.. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa sumber cinta kasih, Engkau membahagiakan kami dengan misteri Paskah Putra-Mu. Kami mohon, semoga karya penebusan-Mu menjadi pokok sukacita abadi bagi kami. Demi Kristus, ….⁣⁣

ATAU: ⁣

Allah Bapa sumber cinta kasih, berilah kami kerukunan berkat roti anggur ini, dan perkenankanlah Roh-Mu mendampingi kami selalu. Demi Kristus, ….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI  — lih. Lukas 24:46.26⁣

Kristus harus menderita dan bangkit dari alam maut untuk memasuki kemuliaan-Nya. Aleluya.⁣⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kehidupan, dalam misteri Paskah Putra-Mu, maut diubah menjadi sumber hidup. Semoga karena pertukaran suci ini kami Kaubantu dalam kehidupan kini dan Kauantar memasuki sukacita abadi. Demi Kristus, ….⁣⁣

ATAU: ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa tumpuan harapan kami, Engkau telah berjanji akan menganugerahkan hidup luhur melalui sabda janji-Mu. Semoga kami siap sedia memberi kesaksian tentang harapan yang sudah dinyalakan di dalam hati kami. Demi Kristus, ….

No Comments

Leave a Comment