Selasa, 07 Februari, 2023 – Hari Biasa Pekan V

Rm. Antonius Tugiyatno SCJ dari Komunitas SCJ Tegal Sari, Sumatera Selatan – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 8:2a

Tuhan Allah kami, betapa mulia nama-Mu di seluruh dunia!⁣⁣

PENGANTAR⁣

Manusia adalah mahkota seluruh ciptaan. Segalanya diserah kan oleh Allah kepadanya. Manusia berkuasa menjadi lukisan mirip Allah. Dan manusia bertugas mengembangkan alam cip taan. Injil pun mengajak kita menyempurnakan alam ciptaan berdasarkan keyakinan, bukan karena hukum atau perintah.⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, sabda-Mu yang kuasa telah menciptakan alam semesta. Kami mohon, jagalah dan lindungilah hidup kami dan perkenankanlah kami mengalami daya sabda-Mu itu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami, yang….⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kejadian 1:20-2:4a

“Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita.”

Ketika menciptakan alam semesta, Allah bersabda, “Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.” Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Lalu Allah memberkati semuanya itu, sabda-Nya, “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.” Jadilah petang dan pagi: hari kelima. Bersabdalah Allah, “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata serta segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian. Allah menjadikan segala jenis binatang liar, segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Bersabdalah Allah, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara; atas ternak dan atas seluruh bumi, serta atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya; menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah bersabda kepada mereka, “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut, burung-burung di udara, dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Bersabdalah Allah, “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji. Itulah akan menjadi makananmu. Sedang kepada segala binatang di bumi dan burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demiian. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu sungguh amat baik. Maka jadilah petang dan pagi: hari keenam. Demikianlah diselesaikan langit dan bumi beserta segala isinya. Pada hari ketujuh Allah telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu. Maka brhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 8:4-5.6-7.8-9

Ref. Betapa megah nama-Mu Tuhan, di seluruh bumi.

  1. Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kaupasang: Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

  2. Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah, Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak. Kauberi dia kuasa atas perbuatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kautundukkan di bawah kakinya.

  3. Domba, sapi dan ternak semuanya, hewan di padang dan margasatwa; burung di udara dan ikan di laut, dan semua yang melintasi arus lautan.

Bait Pengantar Injil

U : Alleluya
S : Condongkanlah hatiku kepada perintah-Mu, ya Allah dan kurniakanlah hukum-Mu kepadaku

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 7:1-13

“Kamu mengabaikan perintah Allah untuk berpegang pada adat istiadat manusia.”

Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat beberapa murid Yesus makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi – seperti orang-orang Yahudi lainnya – tidak makan tanpa membasuh tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang. Dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas tembaga. Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid-Mu tidak mematuhi adat istiadat nenek moyang kita? Mengapa mereka makan dengan tangan najis?” Jawab Yesus kepada mereka, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadat kepada-Ku, sebab ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri. Karena Musa telah berkata: ‘Hormatilah ayahmu dan ibumu!’ Dan: ‘Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati!’ Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapa atau ibunya: ‘Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk kurban, yaitu persembahan kepada Allah’, maka kamu membiarkan dia untuk tidak lagi berbuat sesuatu pun bagi bapa atau ibunya. Dengan demikian sabda Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan!”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

RESI DIBAWAKAN Rm. Antonius Tugiyatno SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara–saudari sahabat Resi Dehonian yang dikasihi oleh Tuhan, kita berjumpa kembali dalam Resi renungan singkat Dehonian edisi Selasa 7 Februari 2023. Bersama saya Romo Antonius Tugiyatno SCJ dari komunitas Tegal Sari Sumatera Selatan. Kita akan mendengarkan dan merenungkan Sabda Tuhan dari Injil Markus 7: 1-13. Marilah kita memulainya dengan membuat tanda kemenangan Tuhan, dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan, suatu tindakan menjaga kebersihan yang dilakukan demi kesehatan, termasuk tindakan mencuci tangan adalah suatu hal yang baik. Namun demikian halitu bukanlah segala-galanya mengatasi segala sesuatu yang lebih penting. Apalagi kebiasaan itu menjadi tidak benar kalau kemudian dipergunakan untuk menghakimi orang lain, menyalahkan orang lain atau menjadikan perasaan diri lebih baik dari lainya.

Pada perikop Injil hari ini orang-orang Farisi menggunakan kebiasaan itu bukan pertama-tama untuk sebuah tujuan kebersihan jasmani tetapi supaya mendapati kesalahan dalam diri Yesus dan para muridNya. Maka dari itu Jawaban Yesus tidak serta-merta menolak adat istiadat yang baik itu tetapi melengkapi bahwa tindakan pembersihan dari luar itu juga harus disertai pula pembersihan rohani atau pemurnian dari dalam. Ada hukum agama yang nilainya lebih tinggi yang seharusnya lebih diperjuangkan berkaitan dengan keselamatan, yang tidak seharusnya dikalahkan oleh hukum-hukum yang kecil. Menyelamatkan sesama tentu nilainya lebih besar daripada sekedar mencuci tangan. Memberi kesaksian pelayanan dan rela berkorban tentu nilainya juga amat baik. Bagi saya Mazmur 50:12 meninggalkan nasihat permenungan yang begitu mendalam yang bunyinya: “Ciptakanlah di dalam diriku hati yang murni, ya Allah, dan perbaruilah roh yang teguh di dalam diriku.” Hati yang suci dan murni lebih dikehendaki Tuhan daripada hal-hal yang tampak lahiriah saja atau sekedar kesalehan ritual belaka.

Saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan, saya merenugkan bahwa hati dan budi yang bersih dan suci murni akan membantu mengarahkan manusia pada perbuatan-perbuatan hidup menjadi semakin lebih baik. Namun sebaliknya mengagungkan hal-hal jasmaniah yang tujuannya sebatas mencari pujian dan kekaguman orang lain, akan mengarahkan diri manusia jatuh pada suatu kesombongan.

Semoga kita selalu dipenuhi dengan usaha-usaha jasmani maupun rohani yang mengarahkan hidup kita menjadi semakin lebih baik bagi Tuhan maupun sesama. Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa pencipta alam semesta, berkat roti anggur ini, berkat Yesus Putra Mu terkasih, tunjukkanlah kepada kami daya cipta-Mu dan berilah kami kekuatan hidup baru. Demi Kristus, …⁣⁣

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 8:45

Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang yang Kaupasang: Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?⁣⁣

DOA PENUTUP⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, kami bersyukur telah Kauciptakan menjadi ciptaan hidup. Semoga kami subur dalam kebaikan serta kebebasan sejati dan Kaujadikan anugerah bagi sesama kami. Demi Kristus,..

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

3 Comments

  • Herlin Februari 7, 2023 at 3:04 am

    Amin

    Reply
  • Throdorus Hon Februari 7, 2023 at 7:19 am

    Trima kasih atas renuangan yg berkelanjutan.😇

    Reply
  • Benny sihaloho Februari 7, 2023 at 8:57 am

    Amin.

    Reply

Leave a Comment