Minggu, 17 September 2023 – Hari Minggu Biasa XXIV

Rm. Agustinus Guntoro SCJ dari Komunitas SCJ Martino Capelli Hong Kong

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Sir 36:15-16

Berikanlah damai kepada mereka yang mengandalkan Dikau, ya Tuhan, agar terbuktilah kebenaran para Nabi-Mu. Dengarkanlah doa-doa hamba-Mu dan umat-Mu Israel.

PENGANTAR: 

Allah kita adalah Allah yang penuh belas kasih. Kepada manusia yang berdoa dan mau bertobat, Ia senantiasa membuka tangan-Nya. Sementara manusia mempunyai sikap egois yang mendorong manusia menganggap dirinya merupakan pusat segala-galanya dan tidak lagi mengingat Tuhan. Namun, pengampunan Allah tidak mengenal batas. Injil hari ini mengajak kita untuk bersedia mengampuni siapa pun melampaui tembok-tembok pembatas persaudaraan dengan mengampuni siapa pun tanpa batas.

SERUAN TOBAT:

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau selalu bersedia mengampuni, betapa berat dosa kami, asal kami mau bertobat. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkau tidak menghendaki hukum balas dendam, melainkan agar kami saling mengampuni sampai tujuh puluh kali tujuh. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkau telah memberi teladan pengampunan, yaitu ketika di salib Engkau mendoakan para pembunuh-Mu. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA PEMBUKA

Marilah berdoa: Ya Allah, Pencipta dan Penguasa segala sesuatu, perkenankanlah kami merasakan kekuatan belas kasih-Mu. Bantulah agar kami mengabdi Engkau dengan segenap hati. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin

BACAAN PERTAMA: Kitab Putra Sirakh 27:30-28:9

“Ampunilah kesalahan sesama, niscaya dosa-dosamu akan dihapus juga, jika engkau berdoa.”

Dendam kesumat dan amarah sangatlah mengerikan, dan orang berdosalah yang dikuasainya. Barangsiapa membalas dendam akan dibalas oleh Tuhan. Tuhan dengan saksama memperhitungkan segala dosanya. Ampunilah kesalahan sesama, niscaya dosa-dosamu akan dihapus juga, jika engkau berdoa. Bagaimana gerangan orang dapat memohon penyembuhan pada Tuhan, jika ia menyimpan amarah kepada sesama manusia? Bolehkah ia mohon ampun atas dosa-dosanya, kalau ia sendiri tidak menaruh belas kasihan terhadap seorang manusia yang sama dengannya? Dia hanya daging belaka, namun menaruh dendam kesumat; siapa gerangan akan mengampuni dosa-dosanya? Ingatlah akan akhir hidup, dan hentikanlah permusuhan. Ingatlah akan kebusukan serta maut, dan hendaklah setia kepada segala perintah. Ingatlah akan perintah-perintah dan jangan mendendami sesama manusia. Hendaklah kamu ingat akan perjanjian dari Yang Mahatinggi, lalu ampunilah kesalahan sesama. Jauhilah perikaian, maka engkau mengurangkan jumlah dosa, sebab orang yang panas hati mengobar-ngobarkan pertikaian. Orang yang berdosa mengganggu orang-orang yang bersahabat, dan melontarkan permusuhan di antara orang-orang yang hidup dengan damai.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 103:1-2.3-4.9-10.11-12

Ref. Pujilah, puji Allah, Tuhan yang maharahim.

  1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku. Pujilah Tuhan, hai jiwaku, janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya.

  2. Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu, dan menyembuhkan segala penyakitmu! Dialah yang menebus hidupmu dari liang kubur, dan memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.

  3. Tidak terus-menerus Ia murka, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. Tidak pernah Ia memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita, atau membalas kita setimpal dengan kesalahan kita.

  4. Setinggi langit dari bumi, demikianlah besarnya kasih setia Tuhan atas orang-orang yang takwa kepada-Nya! Sejauh timur dari barat, demikianlah pelanggaran-pelanggaran kita dibuang-Nya.

BACAAN KEDUA: Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma 14:7-9

“Entah hidup entah mati, kita tetap milik Tuhan.”

Saudara-saudara, tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri. Sebab jika kita hidup, kita hidup bagi Tuhan, dan jika kita mati, kita mati bagi Tuhan. Jadi entah hidup entah mati, kita tetap milik Tuhan. Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan baik atas orang-orang mati maupun atas orang-orang hidup.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U: Alleluya.
S: (Yoh 13:34) Perintah baru Kuberikan kepadamu: Hendaklah kamu saling mencintai seperti Aku cinta padamu.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 18:21-35

“Ampunilah saudaramu, bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”

Sekali peristiwa Petrus datang kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Sebab hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya. Ketika ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta. Tetapi karena orang itu tidak mampu melunasi hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isteri dan segala miliknya untuk membayar hutangnya. Maka sujudlah hamba itu menyembah Dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya. Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain, yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu! Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskan segala hutang itu. Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih, lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. Maka raja itu menyuruh memanggil hamba pertama tadi dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat! Seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonnya kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkan dia kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. Demikianlah Bapa-Ku yang di surga akan berbuat terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Agustinus Guntoro SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Kudus Yesus, melalui Hati Maria.

Para sahabat dimana pun Anda berada, berjumpa udara lagi dengan saya, Agustinus Guntoro, scj dari komunitas Martino Capelli di Hong Kong, dalam RESI (Renungan Singkat) Dehonian, hari ini, tanggal 17 September 2023.

Para sahabat yang terkasih, dalam perspektif saya, ada dua hal penting dalam perikop Injil yang baru saja kita dengarkan. Yang pertama, kita disuguhi gambaran tentang Allah yang penuh belas kasih, yang mencintai apa adanya (tanpa syarat), dan yang mengampuni tanpa batas, sebagaimana tergambar dalam ungkapan, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”

Dengan realitas bahwa kita masih terus saja bergulat dengan kegelapan dan kedosaan, berita Injil ini membuat kita bisa bernafas lega. Ini betul-betul kabar gembira bagi kita!

Tetapi apakah kemudian dalam hidup ini, kita santai saja dan tidak perlu usaha keras demi hidup pantas dihadapan Allah? Toh Tuhan akan selalu mengampuni, sebesar dan sebanyak apa pun kesalahan kita! Hehehe…. tidak semudah itu ferguso! Ternyata Allah merancang sesuatu, supaya kita tidak menyalahgunakan kebaikan Allah. Dan di poin kedualah kita harus menaruh perhatian.

Dalam poin atau hal yang kedua, Yesus membuat perumpamaan tentang seorang raja yang berbelas kasih terhadap hambanya yang berutang. Tetapi karena hambanya itu tidak berbuat hal yang sama, kebaikan atau memberikan belas kasih yang sama terhadap hamba lainnya lagi, raja tersebut mencabut belas kasihnya dan memberikan hukuman terhadap hamba tersebut.

Nah… inilah yang harus menjadi peringatan kepada kita. Kita, yang memperoleh belas kasih Allah, tetapi kemudian tidak berusaha menjadi baik dan berbelas kasih kepada yang lain, yang bersalah kepada kita, Allah pun akan membuat perhitungan bagi kita. Perhitungan Allah tidak mengurangi kebaikan Allah. Allah tetap baik, selama-lamanya. Dan kebaikan Allah itu justru sempurna, ketika Allah yang adil, dihadirkan dalam kehidupan kita, supaya kita tidak dininabobokan dan dimanjakan oleh semboyan, “God is good, at all times.”

Para sahabat, semoga Hati Kudus Yesus dan Hati Maria semakin merajai hati kita, agar kita digerakkan untuk berbelas kasih, sebagaimana Allah telah berbelas kasih kepada kita. Tuhan memberkati kita semuanya

DOA UMAT

I : Kristus bersabda, ” Ampunilah saudaramu, bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” Marilah kita mohon kepada Allah supaya kita umat-Nya, yang telah mengalami kasih Allah, membawa kegembiraan pengampunan kepada dunia.
L : Bagi semua Gereja kristiani yang sudah lama terpecah belah oleh dendam dan keangkuhan. Ya Bapa, semoga Gereja-gereja dipersatukan kembali dalam persatuan Injil serta dalam kasih Kristus. Marilah kita mohon..
U : Tuhan tolonglah kami untuk mengampuni dengan sepenuh hati.
L : Bagi mereka yang melibatkan diri untuk membela keadilan dan perjuangan hak asasi manusia. Ya Bapa, semoga para pembela dan pejuang hak asasi manusia berani mengakui dan memberantas dosa yang berakar dalam hati mereka sendiri. Marilah kita mohon…
U : Tuhan tolonglah kami untuk mengampuni dengan sepenuh hati.
L : Bagi pasangan-pasangan suami istri yang hidup berdampingan, namun tanpa cinta, dan tanpa komunikasi. Ya Bapa, semoga pasangan-pasangan yang kurang rukun dan akrab, mengambil keputusan untuk saling mengampuni, saling memahami, dan saling menghargai lagi. Marilah kita mohon..
U : Tuhan tolonglah kami untuk mengampuni dengan sepenuh hati.
L : Bagi kita, manusia yang lemah dan sering bersalah. Ya Bapa, semoga kami belajar dari yesus Krsitus untuk berbelas kasih satu sama lain, seperti Dia telah berbelas kasih kepada kami, dan semoga kami saling mengampuni dengan sepenuh hati. Marilah kita mohon..
U : Tuhan tolonglah kami untuk mengampuni dengan sepenuh hati.
I :
Allah, Engkau begitu baik kepada kami, sehingga segala kejahatan dan dosa kami tidak Kau perhitungkan. Semoga kami, manusia yang kecil dan lemah ini, dalam pergaulan kami, menunjukkan kasih pengampunan dengan kata dan perbuatan, karena Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Ya Allah, dengarkanlah doa-doa permohonan kami dan terimalah dengan rela persembahan umat-Mu ini. Semoga apa yang dipersembahkan oleh kami masing-masing untuk menghormati Nama-Mu, mendatangkan keselamatan untuk semua orang. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

ANTIFON KOMUNI – Mzm. 36:8

Betapa berharga kasih setia-Mu, ya Allah! Kiranya anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.

DOA PENUTUP

Ya Allah, kami mohon semoga daya santapan surgawi meresapi seluruh jiwa-raga kami, agar hidup kami selalu dibimbing bukan oleh keinginan hati kami, melainkan oleh kekuatan sakramen ini yang akan mengantar kami kepada hidup kekal. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

No Comments

Leave a Comment