Kamis, 01 Februari 2024 – Hari Biasa Pekan IV

Rm. V. Teja Anthara SCJ dari Komunitas SCJ Seminari St. Paulus Palembang Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA:

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah leluhur kami. Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya. Dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan.

PENGANTAR:

‘Kuatkanlah hatimu dan berlakulah ksatria. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan Allahmu. Ikutilah segala ketetapan, perintah, dan peraturan.’ Itulah pesan wasiat Daud kepada Salomo, putranya. Ia diharapkan tetap setia kepada Tuhan. Yesus mengutus murid-murid-Nya dua-dua. Beban bawaannya hanyalah sabda Tuhan. Dengan itu mereka dapat saling mendukung dan menabahkan hati.

DOA PEMBUKA

Marilah bedoa: Allah Bapa maha penyayang, semoga kami selalu patuh setia mengabdi Engkau dan sesama, serta menempuh jalan yang ditunjukkan oleh kebenaran hidup kami, yaitu Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja 2:1-4,10-12

“Aku akan mengakhiri perjalananku yang fana ini. Kuatkanlah hatimu, dan berlakulah ksatria.”

Saat kematian Daud sudah mendekat. Pada suatu hari ia berpesan kepada Salomo, anaknya, “Aku ini akan mengakhiri perjalananku yang fana. Maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah kesatria. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa. Semoga dengan demikian engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, dan semoga Tuhan menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel. Kemudian Daud mendapat istirahat bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud. Jadi Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem tiga puluh tiga tahun. Kemudian Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan menjadi kokohlah kerajaannya.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

KIDUNG TANGGAPAN: 1Taw 29:10.11ab.11d-12a.12bcd

Ref. Ya Tuhan, Engkau menguasai segala-galanya.

  1. Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allahnya bapa kami Israel, dari sediakala sampai selama-lamanya.

  2. Ya Tuhan, milik-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya segala-galanya yang ada di langit dan di bumi!

  3. Ya Tuhan, milik-Mulah kerajaan. Engkaulah yang tertinggi melebihi segala-galanya. Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu.

  4. Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya. Dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan, dalam tangan-Mulah kuasa untuk memperluas dan memperkokoh kerajaan.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Mrk 1:15) Kerajaan Allah sudah dekat. Percayalah kepada Injil.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 6:7-13

“Yesus mengutus murid-murid-Nya.”

Sekali peristiwa, Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, kecuali tongkat; roti pun tidak boleh dibawa, demikian pula bekal dan uang dalam ikat pinggang; mereka boleh memakai alas kaki tetapi tidak boleh memakai dua baju. Kata Yesus selanjutnya kepada murid-murid itu, “Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu, dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang ada di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.” Mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak, dan menyembuhkan mereka.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. V. Teja Anthara SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya Romo Valentinus Teja Anthara scj dari Komunitas SCJ – Seminari Menengah St Paulus,  Indonesia, dalam Resi – renungan singkat – dehonian edisi hari Kamis – tanggal satu  – Februari – tahun dua ribu dua puluh empat – hari biasa pekan ke empat – Semoga anda dalam keadaan sehat, sejahtera dan bahagia.

Pendengar Resi yang dikasihi Tuhan. Suasana kampanye pemilu sudah terasa sekali. Segala usaha untuk menjadi pemenang sudah dilakukan. Baik oleh paslon secara jujur dan bijak maupun secara jahat dan licik, penuh kisah dan cerita yang penuh hoax. Maka satu tuntutan untuk masyarakat harus tetap waspada dan bersih hati untuk menentukan pilihan yang tepat. Jangan terjebak pada janji yang tidak rasional demi kuasa dan menang pemilu. Selamat berjuang melawan dunia.

Injil yang baru saja kita dengar menyatakan bahwa Yesus mengutus murid-muridnya berdua-dua. Ia memerintahkan mereka untuk tidak membawa bekal, baik itu berupa makanan dan minuman maupun uang. Yang boleh mereka bawa adalah  tongkat, yaitu tongkat untuk berjalan. Mereka tidak boleh memakai sepatu, hanya sandal, dan tidak boleh membawa dua baju.

Bila kita renungkan perintah dan intruksi  Yesus ini agak aneh. Apalagi bila kita hubungkan dengan konteks hidup pada jaman sekarang ini. Mereka tidak boleh mempayai bekal; bahkan uang pun tidak boleh punya. Mereka harus siap-siap untuk menjadi miskin dan gelandangan.

Apa yang dimaksud dari Yesus sebenarnya? Yesus menghendaki agar murid-murid hanya mengandalkan perutusan itu pada Jesus yang mengutus dan memberi kuasa. Jangan mengandalkan kekuatan  pribadinya. Bukan kepada  ‘sarana dan benda’ atau sesuatu yang kita miliki atau kita pakai. Bukan pula demi kebahagiaan diri sendiri.

Yesus mengajarkan kepada kita umat GerejaNya untuk mengandalkan perutusan kita pada nama dan kuasa Yesus sendiri. Kita harus secara total  menyandarkan harapan dan menyerahkan hidup kita pada Dia. Dialah yang mengutus, bukan orang lain. Dia sendiri yang utama dan pertama. Karena Dia adalah sumber bahagia yang kekal. Dia adalah sumber damai yang abadi. Ketika kita menggantungkan harapan pada Yesus, maka yang kita dapatkan adalah damai, penuntun, perlindungan dan kuasa yang tidak dapat diberi oleh siapapun juga.

Pendengar Resi yang dikasihi Tuhan. Menghadapi pemilu yang gegap gempita ini, marilah kita pegang inti perutusan Yesus ini: “Bersama kita pasti bisa”. Untuk berjalan cepat setiap orang bisa berlari seorang diri.Tapi untuk berjalan sampai ke tujuan kita perlu berjalan bersama-sama. Itulah sebabnya mengapa Yesus memilih keduabelas murid dan mengutus mereka pergi berdua-dua.

Dimensi kebersamaan dan kerja tim sejak perutusan perdana telah ditunjukkan Yesus. Bahwasannya tugas perutusan ke tengah dunia itu tidak mudah. Banyak godaan dan tantangan. Para murid perlu berjalan bersama, mohon tongkat perlindungan, pempinan, kuasa kerendahan hati untuk saling meneguhkan dan berbagi dalam pelayanan.  Kita bersatu dalam kebersamaan mohon damai dan pimimpin yang peduli kepada rahyat.

Dan inilah tugas kita sebagai seorang murid Kristus untuk membantu orang lain untuk bertobat, bersih hatinya dan ikhlas. Supaya mereka mempunyai hati baru dan cara hidup yang baru. Kita  membawa wajah Tuhan dan mewartakannya dalam sikap, dalam teladan hidup yang baik. Membawa wajah Tuhan yang penuh dengan kebaikan, penuh dengan kasih, penuh dengan pengampunan. Marilah dengan pertolongan Hati Kudusnya mohon menyucikan hati kita supaya bisa memilih pemimpin yang baik, tanpa syarat dengan hati yang bersih dan ikhlas. Tuhan memberkati. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa sumber kehidupan, tunjukkanlah kepada kami jalan kehidupan berkat butir gandum yang mati untuk menjadi rezeki kami, yaitu Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – I Raja-Raja 2:2-3

Kuatkanlah hatimu dan berlakulah sebagai ksatria. Lakukanlah tugasmu dengan setia terhadap Tuhan Allahmu.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, kami bersyukur atas perintah-Mu kepada kami untuk pergi mewartakan kedamaian-Mu. Semoga kami Kaudampingi dengan Roh-Mu, agar nama-Mu semakin dikenal dan disayang oleh semua orang di dunia ini. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

2 Comments

  • Firmus dega Februari 1, 2024 at 10:23 am

    Makasih Romo

    Reply
  • Yufita Barito Februari 1, 2024 at 10:50 pm

    Amin.
    Makasih Romo untuk renungannya

    Reply

Leave a Comment