Kamis, 25 April 2024 – Pesta St Markus, Penulis Injil

Rm. Y. Eko Yuniarto SCJ dari Komunitas RR La Verna Pajar Isuk-Pringsewu Lampung-Indonesia

 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mrk 16:15

Pergilah ke seluruh dunia! Maklumkanlah kabar gembira kepada setiap makhluk!

PENGANTAR: 

Markus adalah orang kota. Ia berasal dari Yerusalem, dan kemudian menetap di Roma bersama Petrus dan Paulus. Dalam perjalanan Paulus ia menjadi salah seorang temannya. Tetapi hidup bertualang yang melelahkan tidak cocok baginya. Ia mau mewartakan Injil dengan caranya sendiri. Ditulisnya secara singkat apa yang diajarkannya dan diketahuinya tentang Yesus. Dalam Injilnya kita dapat mengenal Yesus dalam kisah-kisah sederhana yang singkat padat. Rupa-rupanya Markus meninggal sebagai martir di Venesia.

KEMULIAAN

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa, penyelamat umat manusia, Engkau memuliakan Santo Markus karena pewartaan Injil. Kami mohon kepada-Mu, semoga pandangannya memperdalam iman kami serta mendorong kami mengikuti jejak Putera-Mu dengan setia. Sebab Dialah…..

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus 5:5b-14

“Salam dari Markus, anakku.”

Saudara-saudara terkasih, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya pada waktunya kamu ditinggikan oleh-Nya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Dialah yang memelihara kamu. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, Si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Dialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya. Amin. Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai saudara yang dapat dipercaya, aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa kasih karunia ini benar-benar datang dari Allah. Berdirilah dengan teguh di dalamnya! Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang berada dalam Kristus. Amin.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 89:2-3.6-7.16-17

Ref. Kasih setia-Mu, ya Tuhan, hendak kunyanyikan selama-lamanya

  1. Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya, hendak menuturkan kesetiaan-Mu turun temurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

  2. Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya Tuhan, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus. Sebab siapakah di angkasa yang sejajar dengan Tuhan, siapakah di antara penghuni surga yang sama seperti Tuhan?

  3. Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai, ya Tuhan, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu; karena nama-Mu mereka bersorak-sorai, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah-megah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : (1Kor 1:23-24) Kami memberitahukan Kristus yang tersalib; Dialah kekuatan dan hikmat Allah.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 16:15-20

“Pergi ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.”

Pada suatu hari Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid, dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Sesudah berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Tuhan Yesus ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hatu Maria.

Renungan Singkat Dehonian oleh Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ, edisi Hari Kamis, 25 April 2024, Pesta St. Markus, Penulis Injil. “Kesetiaan itu butuh pengorbanan bahkan penderitaan”

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, kembali berjumpa dengan saya Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ dari Rumah Retret Laverna, Padang Bulan, Pajaresuk, Pringsewu, Lampung, Indonesia, dalam Resi, Renungan Singkat Dehonian, edisi hari Kamis, tanggal 25 April 2024, pada Pesta St. Markus Penulis Injil. Saya berharap Anda semua ada dalam keadaan sehat dan melimpah berkat.

Saudari dan Saudaraku yang dikasihi dan mengasihi Tuhan. Dalam bacaan pertama hari ini, yang Anda bisa baca sendiri, Petrus menyebut Markus sebagai anaknya untuk menegaskan bahwa ada jalinan relasi rohani dan kasih sebagai pengikut dan pewarta Kristus pada mereka berdua. Petrus menegaskan pesan dan salam. Ada beberapa nasihat keutamaan yang disampaikan, misalnya tentang sikap saling merendahkan diri dalam hidup bersama sebagai jemaat supaya kebersamaan itu berlangsung langgeng. Nasihat ini amat jelas karena dalam hidup bersama jika setiap pribadi menempatkan sesama di atas dirinya maka sikap menghargai itu akan membuahkan pelayanan satu sama lain, tidak melihat kekurangan dan kelebihan sebagai ancaman serta tidak menggelisahkan tetapi mudah mengakui dan mengampuni serta memaafkan. Kerendahan hati juga melahirkan sikap-sikap itu. Menganggap yang lain lebih utama itu akan melahirkan penghargaan terhadap pribadi manusia. Dan ini penting bagi hidup bersama. Akan sangat berbeda saat kesombongan dan pemaksaan kehendak yang diutamakan dan ditonjolkan, maka hambatan hidup bersama akan menjadi lebih besar, bahkan bisa jadi saling melempar tanggungjawab bahkan melemparkan kesalahan kepada yang lain akan menjadi-jadi.

Dalam hidup kita bisa saja berjumpa dengan pribadi ‘narsistik’ yang cenderung akan mengagungkan dirinya sendiri, ada kesombongan yang menjadi penghambat utama dalam dirinya, dia akan lihai dalam menutupi kesalahan, memanipulasi kesalahan menjadi seolah kebenaran, yang mengorbankan orang lain tetapi malah berlaku seolah-olah dialah yang dikorbankan, sebenarnya pelaku kejahatan tetapi merasa dirinya sebagai yang dizolimi, ini semua akan berujung pada kehancuran. Tidak jarang kita berjumpa dengan pribadi jenis ini. Dalam hidup bersama situasi ini sama sekali tidak menguntungkan. Dan inilah yang dinasihatkan oleh Petrus mengenai hidup bersama tadi.

Namun jika ada kerendahan hati maka tumbuhlah sikap berserah kepada kehendak Allah karena yakin bahwa Tuhan sang penyelenggara semua yang baik. Yang berikutnya harus ada adalah kesadaran bahwa godaan itu akan selalu ada, maka kewaspadaan selalu harus dimiliki, tidak terpesona oleh yang menarik karena bisa saja itulah suatu jerat. Dan yang terakhir harus ada adalah sikap setia sebagai pengikut Kristus, dan kesetiaan ini menuntut korban dan penderitaan. Mengapa demikian? Karena memilih setia itu artinya memilih untuk berada dalam posisi sebagai hamba yang hanya melulu mengatakan ya saja tanpa banyak berargumentasi atas kehendak Allah pada dirinya. Betapa sulitnya hal ini, namun harus diperjuangkan. Godaan dan kejahatan itu akan selalu ada, but keep calm and vigilant, karena musuh utama itu selalu ada di sekitar kita maka stand up to him and strong in faith. Tetap tenang dan waspada, lawanlah kejahatan itu dan teguh dalam iman.

Perintah Kristus di dalam injil Markus tadi juga amat jelas, “pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.” Seruan ini jelas, dan bahkan diikuti oleh tanda-tanda yang menyertainya, itu diungkapkan sebelum Yesus terangkat ke surga. Maka kalimat-kalimat Petrus dalam bacaan pertama itu tadi melanjutkan apa yang pernah diperintahkan Kristus. Dan kebaikan, kebenaran, kesetiaan, kekuatan iman, keteguhan, serta pengorbanan itu adalah konsekuasi dari iman dan baptisan.

Semoga kita diteguhkan Tuhan, dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN: 

Allah Bapa yang mahakuasa, kami mempersembahkan kurban pujian ini untuk menghormati Santo Markus, pengarang Injil. Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu semoga pewartaan Injil kepada umat-Mu semakin gencar ditangani oleh Gereja dan semakin diselami dan dihayati. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Mat 28:20

Aku akan menyertai kalian setiap hari sampai pada akhir zaman.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahakuasa, semoga kurnia yang kami terima dari altar-Mu, menyucikan dan mempengaruhi iman kami kepada injil yang diwartakan oleh Santo Markus. Demi Kristus,…

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

6 Comments

  • Edi Susilo April 24, 2024 at 7:12 pm

    Trimakasih Romo.

    Reply
  • ChristianaNS April 24, 2024 at 9:19 pm

    Makasih resinya pastorEko😊👍👍

    Reply
  • Herlin April 25, 2024 at 5:42 am

    St Markus.
    Doakanlah kami

    Reply
  • Sr. Vinsenti FSGM April 25, 2024 at 7:42 am

    Semoga nama Tuhan semakin dimulyakan lewat hidup dan karya kita. God bless

    Reply
    • admin3 April 25, 2024 at 8:49 am

      Amin.. Semua demi kemululyaan Tuhan dan keselamatan jiwa kita..

      Reply
  • TH Lilis Widiastuti April 25, 2024 at 11:52 am

    Amin amin amin

    Reply

Leave a Comment