
Rm. Andreas Nugroho SCJ dari Komunitas SCJ Rumah Damai Dehon Palembang – Indonesia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Luk 1:28,42
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu.
PENGANTAR:
Suatu tanda bahaya, seruan mohon bantuan, selalu diulang-ulang dengan harapan akan mendapat jawaban. Suatu saat kegembiraan mendalam, suatu saat yang membahagiakan, berkali-kali dikenang untuk dinikmati lebih lama. Mungkin tiada kebaktian yang amat erat hubungannya dengan manusia seperti Rosario, doa harian orang-orang kecil sederhana. Mungkin ulangan-ulangan itu kurang mengena bagi kita. Tetapi hendaknya kita tanyakan, apakah doa-soa kita juga sejujur dan seikhlas sesederhana doa Rosario itu?
Penentuan bulan Oktober sebagai bulan Rosario, berkaitan dengan peristiwa yang terjadi 3 abad sebelumnya, yaitu ketika terjadi pertempuran di Lepanto pada tahun 1571, di mana negara-negara Eropa diserang oleh kerajaan Ottoman yang menyerang agama Kristen. Terdapat ancaman genting saat itu, bahwa agama Kristen akan terancam punah di Eropa. Jumlah pasukan Turki telah melampaui pasukan Kristen di Spanyol, Genoa dan Venesia. Menghadapi ancaman ini, Don Juan (John) dari Austria, komandan armada Katolik, berdoa rosario memohon pertolongan Bunda Maria.
Demikian juga, umat Katolik di seluruh Eropa berdoa rosario untuk memohon bantuan Bunda Maria di dalam keadaan yang mendesak ini. Pada tanggal 7 Oktober 1571, Paus Pius V bersama- sama dengan banyak umat beriman berdoa rosario di basilika Santa Maria Maggiore. Sejak subuh sampai petang, doa rosario tidak berhenti didaraskan di Roma untuk mendoakan pertempuran di Lepanto. Walaupun nampaknya mustahil, namun pada akhirnya pasukan Katolik menang pada tanggal 7 Oktober. Kemudian, Paus Pius V menetapkan peringatan Rosario dalam Misa di Vatikan setiap tanggal 7 Oktober. Kemudian penerusnya, Paus Gregorius XIII, menetapkan tanggal 7 Oktober itu sebagai Peringatan Wajib Santa Perawan Maria, Ratu Rosario.
DOA KOLEKTAN:
Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahamurah, kami mengetahui dari kabar malaikat, bahwa Yesus Kristus, Putera-Mu, menjadi manusia. Kami mohon curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya berkat sengsara dan salib-Nya kami diantar kepada kebangkitan mulia. Demi Yesus Kristus, …
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Nubuat Yunus 3:1-10
“Penduduk Niniwe berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan Tuhan menaruh belas kasih.”
Untuk kedua kalinya Tuhan bersabda kepada Yunus, “Bangunlah dan berangkatlah ke Niniwe, kota besar itu. Sampaikanlah kepadanya seruan yang Kusabdakan kepadamu.” Maka bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan sabda Tuhan. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya. Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru, “Empat puluh hari lagi maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.” Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa; baik dewasa maupun anak-anak mengenakan kain kabung. Setelah kabar itu sampai kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya; diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di atas abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian, “Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah; dan haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal, serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa.” Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah atas malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 130:1-2.3-4ab.7-8
Ref. Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
-
Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan! Tuhan, dengarkanlah seruanku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.
-
Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
-
Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel! Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya
S : (Luk 11:28) Berbahagialah yang mendengarkan sabda Tuhan dan melaksanakannya.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 10:38-42
“Marta menerima Yesus di rumahnya, ia telah memilih bagian yang paling baik.”
Dalam perjalanan ke Yerusalem Yesus dan murid-murid-Nya tiba di sebuah kampung. Seorang wanita bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Wanita itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria itu duduk di dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan sabda-Nya. Tetapi Marta sangat sibuk melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata, “Tuhan, tidakkah Tuhan peduli, bahwa saudariku membiarkan daku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.” Tetapi Yesus menjawabnya, “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, padahal hanya satu saja yang perlu. Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Andreas Nugroho SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Sahabat Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya Romo Andreas Nugroho SCJ dari komunitas SCJ-Rumah Damai Dehon Palembang-Indonesia, dalam Resi – Renungan Singkat – Dehonian edisi Selasa, 07 Oktober 2025 Hari Biasa, Pekan Biasa XXVII, Peringatan Wajib, Santa Perawan Maria, Ratu Rosario. Sabda Tuhan yang akan kita dengar dan renungkan hari ini dari: Injil Suci menurut Lukas 10:38-42.
Baik Marta maupun Maria saudarinya Marta, sama-sama menaruh perhatian dan hormat kepada Tuhan Yesus Sang Guru. Cara Marta menghormati Tuhan Yesus dan menghargai kehadiranNya adalah ia mau repot menyiapkan segalanya untuk Tuhan yang berkenan singgah di rumahnya. Sedangkan Maria, Maria lebih memilih duduk di dekat kaki Tuhan dan mendengarkan pengajaranNya dengan penuh perhatian.
Tuhan Yesus lebih memuji sikap yang ditunjukkan Maria daripada sikap Marta karena melihat konteks yang terjadi saat itu. Tuhan Yesus singgah di rumah Marta dalam rangka perjalanan panjang nan melelahkan menuju Yerusalem, di mana Ia akan mengalami sengsara, wafat dan kebangkitanNya. Maka dalam waktu yang singkat, harapannya banyak pengikutNya termasuk, Marta dan Maria, memilih yang perlu saja yaitu mendengarkan sabda pengajaran-Nya.
Di tengah kesibukan dan rutinitas harian kita, semoga kita tetap punya hati dan waktu untuk melakukan segala hal yang perlu untuk perkembangan iman dan hidup rohani kita: punya waktu khusus untuk berdoa, bersama dalam keluarga dan doa pribadi dan membantu sesama yang lebih kurang beruntung daripada kita. Selama satu bulan penuh di Oktober, kita sebagai Gereja menaruh hormat kepada Bunda Maria dengan bertekun dalam doa Rosario.
Penetapan Bulan Oktober sebagai Bulan rosario terkaitan dengan peristiwa pertempuran di Lepanto pada tahun 1571, di mana negara- negara Eropa diserang oleh kerajaan Ottoman yang menyerang agama Kristen dan agama Kristen terancam punah di Eropa. Jumlah pasukan Turki lebih banyak daripada pasukan Kristen di Spanyol, Genoa dan Venesia. Menghadapi ancaman ini, Don Juan (John) dari Austria, komandan armada laut yang beriman Katolik, dan mengajak para tentaranya berdoa rosario memohon pertolongan Bunda Maria.
Demikian juga, umat Katolik di seluruh Eropa berdoa rosario untuk memohon bantuan Bunda Maria di dalam keadaan yang mendesak ini. Pada tanggal 7 Oktober 1571, Paus Pius V bersama- sama dengan banyak umat beriman berdoa rosario di basilika Santa Maria Maggiore. Sejak subuh sampai petang, doa rosario tidak berhenti didaraskan di Roma untuk mendoakan pertempuran di Lepanto.
Walaupun nampaknya mustahil, karena pasukan armada katolik lebih sedikit daripada pasukan lawan, pada akhirnya pasukan Katolik menang pada tanggal 7 Oktober. Kemudian, Paus Pius V menetapkan peringatan Rosario dalam Misa di Vatikan setiap tanggal 7 Oktober. Kemudian penerusnya, Paus Gregorius XIII, menetapkan tanggal 7 Oktober itu sebagai Hari Raya Rosario Suci.
Doa bukan sekedar aktivitas manusiawi, Doa adalah saat di mana kita mengizinkan Tuhan berkarya atas hidup kita, melalui Roh Nya mahakudus. Bunda Maria, memberikan teladan dalam memberi ruang bagi Allah untuk berkarya penuh dalam dirinya. Maria mengutamakan segala apa yang Tuhan kehendaki terjadi dalam hidupnya.
Sebagaimana Maria punya peran khusus dalam sejarah keselamatan umat manusia sebagai Ibu Tuhan, Yakinlah, kita punya peran masing-masing dalam turut membangun Kerajaan Allah di dunia sebab kita sudah diperlengkapi dengan kualitas rohani sebagai ciptaan-Nya dan anak-anak Allah.
Sebagai anak-anak Allah Bapa di surga, kita sama-sama dirahmati, diperlengkapi dengan rahmat-Nya untuk hidup dalam kasih-Nya dan turut memperjuangkan Kerajaan Allah Bapa kita sungguh nyata di tengah dunia kita. Berkat Allah yang Mahakuasa menyertai kita semua, + Bapa Putra dan Roh Kudus. Amin. Semoga hati Kudus Yesus merajai kita semua. Amin
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa yang maha pengasih, berilah kami semangat baru berkat persembahan ini. Semoga kehidupan Putera-Mu kami renungkan sedemikian rupa sehingga kami layak menerima kebahagiaan yang dijanjikan-Nya. Sebab Dialah, …
ANTIFON KOMUNI – Luk 1:31
Engkau akan mengandung dan melahirkan seoran Putera yang harus kaunamai Yesus.
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa Allah Bapa yang mahamulia, dalam perayaan suci ini kami wartakan wafat dan kebangkitan Kristus. Semoga kami yang ikut serta dalam kehidupan dan kesengsaraan Putera-Mu, tetap bersatu dengan Dia dalam kemuliaan. Sebab Dialah, …
DOWNLOAD AUDIO RESI:
Peringatan Wajib Santa Perawan Maria, Ratu Rosario

Semangat romo dan selalu diberkati Tuhan. Trimakasih renunganya
Makasih Romo
Santa.Maria ,Ratu Rosari.
Doakanlah kami.