Jumat, 13 November 2020 – Hari Biasa Pekan XXXII

Rm. Vincen Suparman SCJ dari Komunitas SCJ Florida USA

 
 
RESI Dehonian Audio:

ANTIFON PEMBUKA – II Yoh. 8:9

Setiap orang yang tidak setia pada ajaran Kristus, tetapi menyimpang daripadanya, dia tidak memiliki Allah. Barangsiapa percaya kepada ajaran, dia memiliki Bapa maupun Putra

 

PENGANTAR

Santo Yohanes, rasul dan pengarang Injil, banyak merenungkan perutusan Kristus. Semakin tua, semakin sering mengulang-ulang. “Marilah kita saling mengasihi. Cinta kasih itu dilukiskan sebagai hidup sesuai perintah Tuhan. Itulah yang paling penting. Ia menyebutnya sebagai perintah baru dengan motivasi,” Marilah kita saling mengasihi, sebab Yesus telah mendahului mengasihi kita.

 

DOA PEMBUKA

Marilah berdoa: Allah Bapa kami Maha penyayang, perkenankanlah kami dalam diri Yesus Putra-Mu menikmati cinta kasih-Mu kepada umat manusia. Semoga kami lalu Kaujadikan manusia, yang membangun baru dunia ini, menjadi tempat kedamaian berkat Dia yang menjadi kedamaian kami, Yaitu Yesus Kristus Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami, yang.. 

 

BACAAN PERTAMA: II Yohanes  4 – 9

“Barangsiapa setia kepada ajaran, dia memiliki Bapa maupun Putra.”

Hai Ibu yang terpilih, aku sangat bersukacita, bahwa separuh dari anak-anakmu kudapati hidup dalam kebenaran, yaitu sesuai dengan perintah yang telah kita terima dari Bapa. Maka sekarang aku minta kepadamu, ya ibu agar kita saling mengasihi. Ini kutulis bukan seolah-olah merupakan perintah baru bagimu, melainkan menurut perintah yang sudah ada pada kita sejak semula yaitu supaya kita saling mengasihi. Dan kasih itu berarti bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan perintah itu ialah bahwa kalian harus hidup dalam kasih, sebagaimana telah kalian dengar sejak semula. Banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Mereka tidak mengakui, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Mereka itulah penyesat dan antikristus. Waspadalah, jangan sampai kalian kehilangan apa yang telah kami kerjakan. Tetapi berusahalah agar kalian mendapat ganjaranmu sepenuhnya. Setiap orang yang tidak setia pada ajaran Kristus, tetapi menyimpang daripadanya, dia tidak memiliki Allah. Barangsiapa setia kepada ajaran itu dia memiliki Bapa maupun Putra.

 

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 19:1.2.10.11.17.18

Ref. Berbahagialah orang yang hidup menurut hukum Tuhan.

  1. Berbahagialah orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat Tuhan.

  2. Berbahagialah orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati.

  3. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, jangan biarkan aku menyimpang dari perintah-Mu.

  4. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

  5. Lakukanlah kebajikan kepada hamba-Mu ini supaya aku hidup, dan aku hendak berpegang pada firman-Mu.

  6. Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban hukum-Mu.

 

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya.
S : (Luk 21:28b) Angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah mendekat.

 

BACAAN INJIL: Lukas 17:26-37

“Kapan Anak Manusia akan menyatakan diri?”

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula kelak pada hari Anak Manusia. Pada zaman Nuh itu orang-orang makan dan minum, kawin dan dikawinkan, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera. Lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua. Demikian pula yang terjadi pada zaman Lot. Mereka makan dan minum, membeli dan menjual, menanam dan membangun, sampai pada hari Lot keluar dari Sodom. Lalu turunlah hujan api dan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua. Demikianlah halnya kelak pada hari Anak Manusia menyatakan diri. Pada hari itu barangsiapa sedang ada di peranginan di atas rumah, janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang di dalam rumah. Demikian pula yang sedang berada di ladang, janganlah ia pulang. Ingatlah akan isteri Lot! Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya. Aku berkata kepadamu: Pada malam itu kalau ada dua orang di atas ranjang, yang satu akan dibawa dan yang lain ditinggalkan. Kalau ada dua orang wanita yang sedang bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.” Para murid lalu bertanya, “Di mana, Tuhan?” Yesus menjawab, “Dimana ada mayat, di situ berkerumun burung nasar.”

 
 

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Vincen Suparman SCJ

Vivat Cor Iesu Per Cor Mariae. Hiduplah Hati Jesus Melalui Hati Maria.

Jumpa lagi para pendengar Resi Dehonian, bersama saya Pastor Vincent Suparman, SCJ, dari Komunitas SCJ Florida, Amerika Sarikat, dalam Edisi 13 November 2020. Marilah kita membaca Injil hari ini, yang diambil dari Injil Lukas 17:26-37

Burung-burung nasar dikaterigorikan sebagi burung-burung pemakan bangkai. Dengan indera penciumannya yang tajam mereka dengan mudah mendeteksi binatang mati di manapun.

Berbeda dengan elang yang juga pemakan daging. Dalam Kitab Ayub dilukiskan bagaimana elang mengintai mangsanya dari kejauhan( Lih. Ayub 39:29). Elang menyergap mangsanya ketika kondisi dan waktunya tepat, yaitu ketika mangsanya membiarkan dirinya terlena dan tak waspada pada kondisi sekitarnya. Ketika mangsanya berada dalam kondisi paling lemah, sang elang melesat bagaikan anak panah, menyergap tanpa belas kasihan. Mangsanya tak menyelamatkan dirinya dari cengkeraman kukunya. Seluruh tubuhnya dicengkeram, dan terakhir dicekik sampai mati.

Analogi ini mengingatkan kita akan hari pengadilan terakhir. Mereka yang menolak Allah dan menolak untuk percaya kepada Jesus Kristus akan binasa pada hari penghakiman – persis seperti binatang-binatang  yang dimangsa oleh predator-predatornya. Mereka dicabik-cabik dan diputus dari nafas kehidupan.

Tuhan Jesus akan memperhatikan mereka yang telah percaya kepada-Nya. Ia akan menganugerahi mereka dengan kebahagian kekal dalam kerajaan-Nya. Kedatangan Tuhan itu pasti akan terjadi, tetapi manusia tidak tahu waktunya. Hari penghakiman akan datang pada waktu yang tak disangka-sangka. Jesus memperingatkan agar kita tak lengah karena hari itu akan datang. Hari penghakiman akan datang pada waktu yang tepat.

Pada hari penghakiman itu Allah mengadili setiap individu bagaimana masing-masing orang menanggapi belas kasih dan undangan-Nya untuk menerima Jesus sebagai Jeruselamat. Allah memberi kita kebebasan pribadi untuk menerima atau menolak Jesus sebagai Juruselamat.  Kita bebas untuk menentukan hidup sebagai warga Kerajaan Allah atau untuk memilih hidup sebagai warga kerajaan kegelapan, yang melawan Allah dan rencana-Nya.

Pada hari penghakiman tak seorangpun dapat melemparkan tanggungjawabnya kepada orang lain. Betapapun dekat relasi seseorang dengan orang lain, ia tak dapat minta orang lain untuk mengambil alih tanggungjawabnya.  Dengan kata lain, kita masing-masing harus mempertangjawabkan perbuatan kita di hadapan Sang Hakim Agung  – mengapa kita menerima atau menolak Sang Juruselamat.

Harapan  yang meneguhkan kita selalu ada. Jesus menawarkan secara bebas kepada setiap orang rahmat, kekuatan, dan pertolongan yang kita perlukan untuk menerima pengampunan atas dosa-dosa kita.  Dengan tawaran itu Jesus mengundang kita untuk disembuhkan dari pelbagai fikiran dan hati yang ternoda, sehingga kita dapat melangkah kembali menuju ke rumah Bapa. Allah menganugerahkan kepada kita Roh Kudus yang akan membimbing kita kepada kebijaksanaan, kebenaran, dan kasih. Roh Kudus membantu kita untuk meninggalkan jalan kegelapan dan mengarahkan seluruh hidup kita kepada kesucian.

Pilihan kita untuk mengikuti Kristus atau menolak-Nya selalu menentukan hidup kita baik di dunia ini maupun nanti pada hari Penghakiman.  Kebahagian kita di dunia atau nanti pada hari Penghakiman ditentukan oleh pilihan hidup yang kita jalani sekarang. Pada zaman Nuh banyak orang tak mengindahkan seruan Nuh untuk mempersiapkan diri menjelang banjir datang. Hati mereka mengeras seperti batu. Mereka tak mengindahkan seruan Nuh bahkan justru mengejeknya. Ketika banjir melanda seluruh bumi mereka tertinggal oleh perahu. Tragis, mereka binasa!

Mereka yang menaruh harapan teguh pada hidup surgawi takkan dikecewakan tatkala hari penghakiman tiba. Mereka bersukacita bahkan sekarang nama-nama mereka terdaftar di sorga( Lih. Luke 10:20).

Tuhan Jesus, aku letakkan semua harapanku di hadapan-Mu karena Engkau sudah menebus dunia dengan kematian-Mu di salib dan dengan kemenanganmu atas kematian. Tolonglah aku agar selalu mengarahkan pandanganku ke Surga yang kudus.

 

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami di surga, ajarilah kami mengenal hukum-Mu yang paling utama dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu agar kami dapat saling menaruh cinta kasih dan mengatasi segala rintangan dan penderitaan. Demi Kristus,

 

ANTIFON KOMUNI — Mazmur 119:10.11

Dengan segenap hati aku mencari Engkau, jangan biarkan aku menyimpang dari perintah-Mu. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

 

DOA SESUDAH KOMUNI

Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, kami mengucap syukur, karena telah menerima sabda yang menggembirakan hidup kami. Kami mohon, semoga kami dalam segala tingkah laku selalu ingat akan kerukunan dan persaudaraan di antara umat manusia. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

No Comments

Leave a Comment