Senin, 28 Desember 2020 – Pesta Kanak-kanak Suci, Martir

Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ dari Komunitas Skolastikat SCJ Yogyakarta Indonesia

 
 
 
 
 

AUDIO RESI

ANTIFON PEMBUKA ⁣

Kanak-kanak tak bersalah dibunuh demi Kristus Kini mereka mengikuti Anak Domba tak bercela dan senantiasa berseru, “Terpujilah Kristus!”⁣

 

PENGANTAR⁣

Siapa saja betapapun keras dan tebal hatinya, tentu tertaru oleh pembunuhan anak-anak tak bersalah itu. Demikian gambaran kejam dunia tanpa Tuhan. Baru beberapa hari usia Yesus, ketika la terpaksa menjadi pengungsi akibat keangkuhan dan egoisme raja. Berkat iman, kita tahu bahwa keadaan itu bersifat sementara saja. Bukan kejahatan yang akan menang, sebab darah tak bersalah dan ilahi akai memutarbalikkannya⁣.

 

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahabaik, hari ini para martir-Mu kecil tak bersalah meluhurkan Dikau bukan dengan madah, melainkan dengan darah. Semoga iman yang kami akui dengan perkataan kami nyatakan pala dengan perbuatan. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu,… ⁣

 

BACAAN PERTAMA: I Yohanes 1:5-2:2

“Darah Yesus Kristus menyucikan kita dari segala dosa.”

Saudara-saudara terkasih, inilah berita yang telah kami dengar dari Yesus Kristus, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang, dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta, dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari segala dosa. Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri, dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Allah adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata bahwa kita tidak berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta, dan firman-Nya tidak ada di dalam kita. Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa; namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang adil. Dialah pendamaian untuk segala dosa kita; malahan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

 

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 124:2-3.4-5.7b-8

Ref. Jiwa kita terluput seperti burung terlepas dari jerat penangkap.

  1. Jika bukan Tuhan yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita, maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita.

  2. Maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir menimbus kita; telah mengalir melanda kita air yang meluap-luap itu.

  3. Jerat itu telah putus, dan kita pun terluput! Pertolongan kita dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

 

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Mat 24:42, 44) Allah, Tuhan kami, Engkau kami puji dan kami muliakan. Kepada-Mu barisan para martir berkurban dengan mempertaruhkan nyawa.

 

BACAAN INJIL: Matius 2:13-18

“Herodes menyuruh agar semua anak laki-laki di Betlehem dan sekitarnya dibunuh.”

Setelah orang-orang majus yang mengunjungi bayi Yesus di Betlehem itu pulang, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya! Larilah ke Mesir, dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Raja Herodes akan mencari Anak itu untuk dibunuh.” Maka Yusuf pun bangunlah. Malam itu juga diambilnya Anak itu serta ibu-Nya, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana sampai Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan lewat nabi-Nya, ‘Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku’. Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, sangat marahlah ia. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yeremia: Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat memilukan; Rahel menangisi anak-anaknya, dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Antonius Edi Prasetyo SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Kudus Yesus melalui Hati Maria.

Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya, Romo Antonius Edi Prasetyo SCJ dari Komunitas Skolastikat SCJ Yogyakarta Dalam Resi – Renungan Singkat Dehonian, edisi Senin, 28  Desember 2020.

Saudara/I, Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih, beberapa waktu lalu saya membeli sebuah buku yang menurut saya bagus sekali. Buku ini berjudul “Ego is the Enemy”. Ego adalah musuh. Ego yang dimaksudkan dalam buku ini adalah kepercayaan yang tidak sehat terhadap kepentingan sendiri, sombong dan sebuah ambisi yang terpusat pada diri sendiri. Ego mendorong seseorang untuk selalu menjadi yang lebih dari orang lain. akibatnya, orang menghalalkan segala cara, mulai dari cara yang benar hingga cara yang kotor untuk memuaskan egonya.  ego inilah musuh sebenarnya yang harus kita taklukkan.

Dalam bacaan Injil hari ini jelas, bahwa Herodes dikuasai oleh egonya. Kebencian Seorang Herodes, Penguasa yang jahat dan serakah, terhadap Yesus, membuatnya gelap hati. Keinginan untuk terus berkuasa demi kepentingan diri semata, mengakibatkan banyak nyawa yang tak bersalah dan tak berdaya, menjadi tumbal. Ia tega mengggunakan cara-cara kotor untuk melanggengkan egonya untuk berkuasa. Ini membuatnya melihat semuanya menjadi ancaman.

Dewasa ini, banyak Herodes-Herodes baru dalam hidup kita. Banyak orang karena dikuasai egonya tega memperlakukan anak-anak tak bersalah dengan sewenang-wenang, memperlakukan mereka secara kejam, menyiksa mereka. Banyak anak-anak yang menderita karena dianiaya, menjadi korban kekerasan seksual, menjadi korban eksploitasi anak, menjadi korban perceraian orang tua, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, dan bahkan ada nyawa-nyawa yang terenggut sebelum mereka sempat dilahirkan. Mereka menjadi korban karena ketidakmampuan sebagian orang untuk mengelola hidupnya, korban dari mereka yang tidak mampu mengendalikan dirinya.

Kita semua diundang oleh Yesus untuk melindungi mereka seraya menundukkan ego dan ambisi kita yang merusak. Kita diajak untuk memperjuangkan masa depan mereka yang cerah. Kita diundang untuk menciptakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan hidup anak-anak ini. Kita diajak untuk mewujudkan kehidupan yang dipenuhi semangat kerendahan hati, bukan keserakahan yang mengorbankan diri.

Semoga Allah memberkati usaha dan perjuangan hidup kiya dalam upaya menjadi pribadi yang rendah hati, penuh kasih dan peduli terutama pada mereka yang lemah dan kecil melalui berkatNya yang melimpah, dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin. Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin. 

 

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa, Raja mahakuasa dan kekal, terimalah kiranya roti anggur tanda bakti umat-Mu ini. Semoga kami Kausucikan dengan kurnia-Mu. sebagaimana Engkau menyelamatkan anak-anak suci, meskipun mereka belum mengenal Engkau. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

 

ANTIFON KOMUNI⁣

Mereka telah ditebus dari antara manusia sebagai buah bungaran bagi Allah dan bagi Anak Domba. Mereka itu mengiringi Anak Domba ke manapun. ⁣

 

DOA PENUTUP⁣

Marilah berdoa Allah Bapa maharahim, anugerah-Mu yang mulia telah kami sambut pada pesta para kanak-kanak suci martir.  Mereka belum mampu memberi kesaksian dengan kata. Namun kelahiran Putra-Mu telah memahkotai mereka dengan rahmat. Makan kami mohon, penuhilah hati kami dengan kurnia-Mu dan limpahkanlah selamat-Mu kepada kami. Demi Kristus, Tulian dan pengantara kami. Amin

No Comments

Leave a Comment