Sabtu, 06 Februari 2021 – Peringatan Wajib St. Paulus Miki, Imam, dkk, Martir

 

Rm. Agustinus Kelik Pribadi SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI

ANTIFON PEMBUKA ⁣

Para kudus bergembira di surga sambil mengikuti jejak Kristus Mereka menumpahkan darahnya demi Dia, sehingga kini bersukaria selamanya⁣

 

PENGANTAR⁣

“Kalian akan dianiaya demi nama Ku Kalian akan diseret ke muka pengadilan dan para penguasa. Tetapi jangan takut Aku akan  membisiki kalian, apa yang harus kalian katakan. ” Di mana saja iman diwartakan di situ pula terlaksana sabda itu. Jepang merupakan salah satu negara di mana iman bukan secara kuantitatif, tetapi secara kualitatif berkembang. Paulus Miki, salah seorang Yesuit pertama Jepang, telah membangun sebuah kelompok yang penuh semangat di Nagasaki bersama para misionaris dari Spanyol. Kelompok itu dihancurkan sama sekali. Dengan memuji nama Tuhan mereka membela iman sampai akhir hayatnya. ⁣

 

DOA PEMBUKA ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa kami sumber iman kepercayaan dan kekuatan para kudus. Santo Paulus Miki dan teman-temannya, Kaupanggil melalui salib kepada kehidupan Demi Yesus Kristus, Putra Mu  Dengarkanlah doa permohonan kami, agar iman yang kami akui dan kami hayati, juga kami pegang teguh sampai mati. Demi Yesus Kristua, Putera-Mu…. ⁣

 

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani 13:15-17.20-21

Semoga Allah damai sejahtera melengkapi kamu dengan segala yang baik.”

Saudara-saudara, marilah kita, dengan perantaraan Yesus, senantiasa mempersembahkan kurban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Di samping itu janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab kurban-kurban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah. Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka menjaga keselamatan jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggungjawab atasnya. Dengan sikap kita yang demikian mereka akan melakukan tugasnya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu. Oleh darah perjanjian yang kekal, Allah damai sejahtera, telah menghidupkan kembali Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita. Semoga Allah memperlengkapi kalian dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya. Dan semoga Ia mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, berkat Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

 

MAZMUR TAMBAHAN: Mazmur 23:1.3a.4b.5.6

Ref. Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku.

  1. Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan. Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau. Ia membimbing aku ke air yang tenang, dan menyegarkan daku.

  2. Ia menuntun aku di jalan yang lurus, demi nama-Nya yang kudus. Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku. Tongkat gembalaanmu, itulah yang menghibur aku.

  3. Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan segala lawanku. Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh berlimpah.

  4. Kerelaan dan kemurahan-Mu mengiringi aku seumur hidupku. Aku akan diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

 

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Yoh 10:17) Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku. Alleluya.

 

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 6:30-34

“Mereka itu bagaikan domba-domba tak bergembala.”

Pada waktu itu Yesus mengutus murid-murid-Nya mewartakan Injil. Setelah menunaikan tugas itu mereka kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah sejenak!” Memang begitu banyaknya orang yang datang dan pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. Maka pergilah mereka mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat, dan mereka mengetahui tujuannya. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu dan mereka malah mendahului Yesus. Ketika mendarat, Yesus melihat jumlah orang yang begitu banyak. Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

 

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Agustinus Kelik Pribadi SCJ

Nasehat dan doa

Vivat Core Jesu Per Core Marie, terpujilah hati kudus Yesus melaui hati Maria.

Sahabat resi yang mengasihi Tuhan, jumpa lagi dengan saya romo Agustinus kelik pribadi SCJ  dari palembang dalam resi, renungan singkat dehonian edisi 6 Februari 2021. Mari kita dengarkan firman Tuhan dari surat kepada orang Ibrani 13:15-17, 20-21.

Sahabat resi yang mengasihi Tuhan, dalam keadaan yang serba sulit seperti  keadaan kita sekarang ini kadang kita mudah kita mudah tergoda untuk mengeluh dan tidak bisa berdamai dengan kesulitan dan tantangan yang ada dihadapan kita.

Pada hal kesulitan, persoalan datang karena kita sendiri, orang lain, tetapi juga karena bencana atau sebab yang tidak terlalu jelas tetapi kenyataan sudah ada di sekitar kita.

Pada hari ini kita mendengarkan nasehat dan doa dari surat kepada orang Ibrani. Dalam surat ini kita diingatkan.

  1. Menghindari hidup dengan banyak keluh kesah. Terlalu banyak berkeluh kesah atas kesulitan yang kita hadapi tidak akan pernah membantu kita untuk menghadapi kenyataan yang menjadi bagian hidup kita dengan bijaksana.Yang ada kita tambah stress, mudah sakit dan kemungkinan punya banyak penyakit dalam hidup.

  2. Hidup dengan penuh rasa syukur. Meskipun kesulitan selalu ada, tetapi kita diajak untuk hidup dengan penuh rasa syukur. Caranya untuk melihat apa yg tersisa dan bukan apa yang hilang, melihat apa yang ada dan bukan apa yang kurang. Meskipun banyak hal ada yg hilang dan kurang pada saat ini, kita masih punya keluarga, kesehatan, pekerjaan yang pantas disyukuri.

  3. Rasa syukur diungkapkan dengan berbuat baik dan saling menolong. Rasa syukur tidak sebatas kita lakukan dalam kata kata, tetapi dalam tindakan nyata dengan semakin peduli untuk tetap berbuat baik dan menolong orang lain. Dalam banyak budaya ungkapan syukur ditunjukan dengan semangat berbagi.

  4. Mentaati pimpinan yang bertanggungjawab jawab atas keselamatan hidup kita. Dalam masa masa sulit ini kita harus taat pada pimpinan yang berjuang menjamin keselamatan kita. Kita taat pada mereka dengan menjaga protokol kesehatan dan ikut vaksin pada saatnya tiba.

Mari pada saat seperti sekarang ini kita tidak lupa untuk saling mendoakan, supaya kita dilengkapi segala yang baik supaya kita bisa melakukan kehendak Allah. Berkat Tuhan menyertai kita.

 

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa kami yang mahakudus, terimalah kiranya roti anggur yang kami hunjukkan pada peringatan Santo Paulus Miki dan teman temannya. Semoga kami berani memberi kesaksian tentang nama-Mu, dan taj gentar sedikit pun, karena Engkau selalu mendampingi kam. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami⁣

 

ANTIFON KOMUNI — Yoh. 15:13⁣

Tiada cinta kasih yang lebih besar daripada cinta kasih orang yang menyerahkan nyawa demi sahabatnya⁣

 

DOA PENUTUP⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih dan Maha Penyayang, kekayaan salib telah Kautunjukkan dalam diri para martir. Semoga kami dikuatkan oleh perayaan ini, sehingga berpegang teguh pada Kristus dan bekerja giat di tengah umat-Mu bagi keselamatan siapapum Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami….

 

No Comments

Leave a Comment