Senin, 20 Desember 2021 – Hari Biasa Khusus Adven

Rm. Y. Eko Yuniarto SCJ dari Komunitas SCJ Yogyakarta Indonesia

 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Yesaya 11:1; 40:5; Lukas 3:6

Suatu tunas akan terbit dari akar Isai, kemuliaan Tuhan memenuhi seluruh bumi, dan semua orang melihat penyelamatan oleh Allah kita.

PENGANTAR:

Kita diajak memandang ke depan, melihat misteri kelahiran Yesus. Dalam bacaan pertama dari Kitab Yesaya dibicarakan tentang seorang wanita muda yang akan melahirkan. Putra-Nya itu akan dinamai Emanuel, yang berarti “Allah-Beserta-Kita”. Kita sungguh disayangi Tuhan, sampai-sampai Tuhan turun tangan dalam sejarah umat manusia. Setelah malaikat menyatakan “Tuhan menyertai engkau” maka Maria menyata-kan kesediaannya.

DOA PEMBUKA :

Marilah bedoa: Allah Bapa mahaluhur, Santa Perawan Maria telah menerima kabar malaikat dan mengandung Putra-Mu berkat kuasa Roh Kudus. Semoga kami mengikuti teladan Santa Perawan Maria dan menaati kehendak-Mu dengan rendah hati. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 7:10-14

“Seorang perempuan muda akan mengandung.”

Tuhan berfirman kepada Raja Ahas, “Mintalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas.” Tetapi Ahas menjawab, “Aku tidak mau minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!” Lalu berkatalah Nabi Yesaya, “Baiklah! Dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu, Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Imanuel.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 24:1-2. 3-4ab. 5-6

Ref. Gapuramu, lapangkanlah, menyambut Raja mulia. Bukalah pintu hatimu, sambutlah Raja Sang Kristus.

  1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

  2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.

  3. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : O Tuhan, Kunci Kerajaan Allah, datanglah dan bebaskanlah umat-Mu dari perbudakan.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 1:26-38

“Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki.”

Dalam bulan yang keenam Allah mengutus Malaikat Gabriel ke sebuah kota di Galilea, bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf, dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika masuk ke rumah Maria, malaikat itu berkata, “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hati, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya, “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhurnya. Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya, dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” Kata Maria kepada malaikat itu, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya, “Roh Kudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya, dan inilah bulan yang keenam bagi dia yang dikatakan mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada hal yang mustahil.” Maka kata Maria, “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu.” Lalu malaikat itu meninggalkan Maria.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Mariae.

Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu.

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, kembali berjumpa dengan saya Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ dari komunitas SCJ Yogyakarta, Indonesia, dalam Resi, Renungan Singkat Dehonian Edisi Hari Senin, tanggal 20 Desember 2021, Pada hari biasa khusus adven.  Saya berharap Anda semua ada dalam keadaan sehat dan melimpah berkat.

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, Karya besar Allah seringkali mengejutkan seperti dialami oleh bunda Maria. Malaikat Gabriel yang diutus Allah kepada Maria tunangan Yusuf itu juga mengejutkan. Meskipun diawali dengan sebuah salam yang bernada menenteramkan sapaan itu tetap mengejutkan bagi Maria. “Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau”. Namun Maria yang terkejut itu tidak lari tetapi bertanya dalam hati, apakah arti salam itu, dan seolah mengerti suasana hati Maria, malaikat itu pun berkata “jangan takut hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah” lalu disampaikanlah kabar bahwa sesungguhnya Maria “akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus…” belum usai keterkejutan yang satu masih ditambah dengan keterkejutan berikutnya yakni kabar bahwa ia akan mengandung dan melahirkan anak laki-laki. Namun Maria adalah pribadi kontemplatif yang selalu merenungkan dalam hatinya apapun yang sedang dialaminya. Maka diujung dialog itu Maria berani mengatakan kalimat “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu”.

Kepada kehendak Tuhan memang kita hanya bisa menjawab “ya” saja, fiat saja, seperti Maria, karena bagi orang beriman seperti Maria tidak perlu lagi berargumentasi kepada Allah, lakukan saja kehendakNya dan selebihnya biar Dia yang mengaturnya, karena Dialah Sang Penyelenggara. Ketika diyakinkan oleh malaikat Gabriel bahwa bagi Allah tidak ada hal yang mustahil maka Maria berani menjawab dengan kalimat fiatnya itu. Ia mengerti sungguh jika Allah sudah berkehendak itu bagaimana, maka dengan imannya ia berserah aktif saja. Bagi Maria kehendak Allah adalah yang terbaik.

Dalam kronologi Lukas, warta Gabriel kepada Zakharia (1:8-20) mendahului warta kepada Maria (1: 26-38). Lukas menempatkan urutan yang tepat dari sejarah keselamatan. Jika Yohanes adalah perintis karya pelayanan Yesus, maka dia juga harus datang lebih dahulu dalam urutan kelahiran. Maka pada bulan keenam kehamilan Elisabeth, Gabriel datang ke Nazaret untuk menyampaikan kabar kepada Maria tadi. Informasi yang pasti membingungkan bagi Maria, tetapi keraguannya mendapat peneguhan dari Gabriel. Berbeda dengan Zakharia yang ragu yang kemudian dibisukan  oleh Allah. Detail-detail ini diamati oleh Penginjil Lukas, bagaimana sikap pengabdian Yohanes kepada Yesus Kristus, pokok yang diulangi melalui lonjakan bayi dalam rahim Elisabeth saat mendengar salam Maria. Atau juga kembali pulihnya suara Zakharia dari kebisuannya yang membangkitkan kekaguman orang-orang di sekitarnya. Itu semua diamati oleh Lukas sebagai karya yang berhubungan dengan soal kepercayaan dan sikap mempercayakan masing-masing pribadi atas karya Allah.

Mari kita belajar dari sikap bunda Maria yang berani mengucapkan fiatnya demi terjadinya kehendak Allah yang diabdinya. Mari belajar berani mempercayakan hidup kepada Allah saja seperti Maria. Tuhan memberkati Anda semua dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahamulia, pandanglah satu-satunya kurban layak bagi-Mu. Perkenankanlah kami mengambil bagian dalam misteri ini, agar dapat mengimani yang kami harapkan dan menyambut yang kami nanti-nantikan yaitu Yesus Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – lih. Lukas 1:31

Malaikat berkata kepada Maria: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang Putra, yang harus Kauberi nama Yesus.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, kami telah Kausegarkan dengan anugerah-Mu. Lindungilah kami dengan kekuatan-Mu dan perkenankanlah kami memiliki damai sejati. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

Leave a Comment