Sabtu, 25 Desember 2021 – Hari Raya Natal (Misa Siang)

Rm. V. Teja Anthara SCJ dari Komunitas SCJ R.R. La Verna Padang Bulan Pringsewu Lampung Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA Yesaya 9:6

Seorang anak telah lahir untuk kita, seorang Putra dianugerahkan kepada kita. Lambang pemerintahan ada di atas bahu-Nya dan Ia disebut Penasehat Ajaib.

PENGANTAR:

Selamat Natal. Pada Hari Raya Natal ini, kita merasa satu keluarga besar. Kita bergembira merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Anak-anak, remaja, dan orang tua mengaturkan sembah sujud di hadapan bayi Yesus yang dijaga dengan penuh kasih oleh ibu Maria dan bapa Yusuf. Seluruh alam pun memuji dengan sorak, “Gloria in excelcis Deo”.

SERUAN TOBAT:

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Sabda Allah, yang ada sejak awal mula dan menjai perantara penciptaan alam semesta. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkaulah Sabda Allah, yang menjelma menjadi manusia dan menjadi cahaya kami di dalam kegelapan. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkaulah Sabda Allah, penuh rahmat dan kebenaran, yang menjadi manusia lemah dan tinggal di antara kami. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami yang mahabaik, kelahiran Yesus Kristus, Putera-Mu, di Betlehem, Sabda-Mu yang telah menjelma, Kaujadikan dasar dan puncak iman kepercayaan kami. Kami mohon bantuan rahmat-Mu, agar selalu dapat bersatu dengan-Nya, sebab Dialah Penebus kami, umat manusia,…

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 52:7-10

“Bergembiralah, bersorak-sorailah bersama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab Tuhan telah menghibur umatnya.”

O betapa indah kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan bentara yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik; yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion, “Allahmu meraja!” Dengarlah suara orang-orang yang mengawal engkau: Mereka bersorak-sorai serempak. Sebab dengan mata kepala sendiri mereka melihat bagaimana Tuhan kembali ke Sion. Bergembiralah, bersorak-sorailah bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab Tuhan telah menghibur umat-Nya. Ia telah menebus Yerusalem. Tuhan telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 98:1.2-3b.3c-4.5-6

Ref. Hendaklah langit bersuka cita, dan bumi bersorak-sorai dihadapan wajah Tuhan, kar’na Ia sudah datang.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya, Ia telah menyatakan keadilan-Nya di antara para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.

  3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah.

  4. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani 1:1-6

“Allah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya.”

Saudara-saudara, pada zaman dahulu Allah berulangkali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan para nabi. Tetapi pada zaman akhir ini Allah telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya. Anak-Nya itulah yang ditetapkan-Nya sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dialah Allah menjadikan alam semesta. Dialah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah. Dialah yang menopang segala yang ada dengan sabda-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah berhasil mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar di tempat yang tinggi. Ia jauh lebih tinggi daripada malaikat-malaikat sebagimana nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah daripada nama mereka. Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu Allah pernah berkata, “Anak-Kulah Engkau! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan” Atau pun: “Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia menjadi Anak-Ku”. Lagipula, ketika mengantar Anak-Nya yang sulung ke dunia, Allah berkata, “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya

S : Hari ini cahaya gemilang turun ke dunia, dan fajar suci menyinari kita; marilah menyembah Tuhan, hai semua bangsa.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 1:1-18

“Firman telah menjadi manusia.”

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Valentinus Teja Anthara SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya Romo Valentinus Teja Anthara scj dari Komunitas SCJ, Rumah Retret La Verna, Pringsewu Lampung, Indonesia, dalam Resi – renungan singkat – dehonian edisi hari Sabtu – tanggal dua puluh lima, Desember, tahun dua ribu dua puluh satu, Hari Raya Natal. Semoga anda semua selalu dalam keadaan sehat, sejahtera dan bahagia.

Para pendengar resi yang terkasih. Injil yang kita renungan dalam hari raya Natal ini di ambil dari Injil Yohanes. Banyak tema bisa kita renungkan. Namun saya ingin mengambil satu tema yang bisa kita refleksikan, untuk menambah kebahagiaan kita dalam hari raya ini. Injil mengatakan: “Dalam Dia ada hidup  dan hidup itu adalah terang  manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan   dan kegelapan itu tidak menguasainya”. Dan “Terang   yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang , sedang datang ke dalam dunia”. Ayat inilah yang menarik, ingin kita renungkan.

Sang Terang sudah datang ke dalam dunia. Dia adalah Tuhan Yesus Kristus, Allah yang telah berinkarnasi menjadi manusia. Kedatangan Kristus, Sang Terang, memberikan pengharapan baru kepada seluruh manusia di dunia ini. Ia memberikan pengharapan baru karena Ia adalah Sang Firman yang telah datang ke dalam dunia dan menjadi manusia untuk menyelamatkan orang-orang yang berdosa. Ia menyampaikan Kabar Baik atau Injil, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Itulah tujuan kehadiranNya di dunia ini.

Dia adalah Sang Terang yang memberikan terang kehidupan kepada manusia. Di dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Kematian-Nya di atas kayu salib dan kebangkitan-Nya tidak saja telah menyelamatkan manusia dari kegelapan dosa. Ia juga sudah memulihkan relasi orang-orang yang percaya dengan Allah.

Akhirnya, Dia adalah Firman yang telah ada sebelum kedatangan-Nya ke dunia. Dia adalah Pribadi kedua dari Allah Tritunggal, yang dari kekekalan sudah berada bersama dengan Allah Bapa dan Roh Kudus. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Para pendengar resi yang dikasihi Tuhan. Kita membutuhkan terang, sebab tanpa terang, manusia hidup di dalam kegelapan. Ada yang lebih menakutkan dari pada kegelapan jasmani, yaitu kegelapan rohani. Manusia mengalami kegelapan rohani sejak kejatuhannya ke dalam dosa. Dosa memisahkan manusia dari Allah yang Mahakudus, Sang Terang dan sumber terang yang sejati.

Dosa sedang mencengkeram hidup kita dan menjadikan hati kita bodoh dan gelap. Kita tidak lagi mampu hidup di dalam terang kebenaran, melainkan hidup di tengah-tengah kegelapan tanpa pengharapan. Kita menjadi kehilangan arah dan tidak mengerti ke mana tujuan akhir hidup kita. Mata rohani kita tertutup oleh kegelapan, sehingga kita mudah tertipu oleh kejahatan. Semua hal yang kita lakukan adalah akibat dari perbudakan dosa. Karena itu, kuasa dosa yang sering dilambangkan sebagai kuasa kegelapan ini, hanya dengan terang saja yang dapat mengusir kegelapan.

Natal menjadi sebuah perayaan yang sangat berarti karena Kristus, Sang Terang itu sendiri, datang ke dalam dunia. Ketika malam Natal, Tuhan memberikan simbol melalui sebuah bintang yang bercahaya begitu terang melebihi bintang-bintang lainnya. Itu semua yang menandakan bahwa Sang Terang telah datang ke dalam dunia yang gelap. Sang Terang itu sendiri, yang mengambil rupa seorang manusia, masuk ke tengah dunia untuk menerangi dunia yang tak berpengharapan ini. Kristus menjadi satu-satunya pengharapan yang dapat menyelamatkan umat manusia.

Di hari Natal ini, marilah kita mencoba merenungkan arti Kristus sebagai Terang. Akhirnya saya mengucapkan SELAMAT HARI RAYA NATAL 2021. Semoga TerangNya yang bercahaya itu menjadi penuntun kita menuju kehidupan abadi. Dan selamat menyongsong tahun baru 2022, semoga tahun mendatang membawa kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup kita. Amin.

DOA UMAT:

I : Allah Bapa berkenan tinggal di antara kita dan mengangkat kita sebagai putra dan putri-Nya yang terkasih. Marilah kita panjatkan doa-doa yang mengalir dari iman akan kasih-Nya yang teramat agung itu. 

L : Marilah kita berdoa bagi Gereja: Ya Bapa, semoga iman akan kedatangan dan perutusan Yesus Kristus, Putra-Mu, memperbarui dan menyempurnakan Gereja-Mu dalam perjuangan mewartakan Kerajaan cinta kasih-Mu di tengah dunia. Marilah kita mohon, …

L : Marilah kita berdoa bagi perdamaian di antara umat manusia: Ya Bapa, semoga kehadiran Putra-Mu di tengah-tengah kami menguatkan iman kami untuk terus berjuang dalam mencapai perdamaian, kebahagiaan, dan keadilan bagi seluruh umat manusia. Marilah kita mohon,… 

L : Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang lemah, miskin dan tersingkir: Ya Bapa semoga kelahiran Putra-Mu di gua Betlehem menguatkan iman dan harapan untuk membangkitkan semangat mereka yang lemah, miskin dan tersingkir dalam perjuangan hidup mereka. Marilah kita mohon,…

L : Marilah berdoa bagi kita semua: Ya Bapa, semoga perayaan Natal menggerakkan kami untuk semakin rela berbagi pengalaman hidup dan anugerah-Mu kepada mereka yang terbuang dan menderita. Marilah kita mohon,…

I : Allah Bapa kami, hidup adalah suatu permohonan terus-menerus akan karya penyempurnaan-Mu bagi kami. Dengarkanlah doa putra dan putri-Mu, dan sempurnakanlah hidup kami dalam diri Yesus Putra-Mu, Tuhan kami. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami yang maha pengasih, semoga Roh kebijaksanaan dan kebenaran Kautunjukkan kepada kami berkat roti dan anggur ini, berkat Yesus Kristus, Putera-Mu terkasih, yang menjadi kedamaian kami dan menghimpun kami di sekitar altar ini untuk bersyukur di hadapan-Mu. Sebab Dialah,..

ANTIFON KOMUNI – Maz. 97:3

Segala ujung bumi menyaksikan keselamatan yang dari Allah kita.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami, Pencipta langit dan bumi, dengan perantaraan Sabda-Mu segala sesuatu terciptka. Kami mohon, dampingilah kami selalu dan teruskanlah penciptaan-Mu, sebab Sabda-Mu adalah rejeki bagi kami. Apalagi kepada siapa kami dapat lari mencari bantuan selain kepada-Mu, Bapa Pencipta, Penjaga dan Pelindung kami. Demi Kristus,…

DOWNLOAD: 

No Comments

Leave a Comment