Kamis, 20 Oktober 2022 – Hari Biasa Pekan XXIX

Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta-Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 33:11-12

Rencana Tuhan tetap selamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya.

PENGANTAR:

Setiap pilihan membawa serta perpisahan. Kita tidak bisa memilih yang satu dan yang lain. Maka ada orang-orang yang meninggalkan kita berdasarkan Kristus, di dalam kalangan kita sendiri pun masih terjadi pertentangan pendapat yang tidak dapat kita hindari. Hubungan pribadi yang teguh dengan cinta kasih yang memancar dari Tuhan merupakan satu-satunya kekuatan dan keselamatan kita.

DOA PEMBUKA: 

Marilah bedoa: Allah Bapa Maha Pengasih, kami mohon, teguhkanlah kami dalam Roh Kudus, agar dapat berakar kuat dalam cinta kasih yang sanggup menutupi banyak dosa. Demi Yesus Kristus Putra-Mu ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus 3:14-21

“Semoga kalian berakar dan beralas dalam kasih, dan dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.”

Saudara-saudara, aku bersujud di hadapan Bapa, pokok segala keturunan di surga dan di bumi. Aku berdoa supaya seturut kekayaan kemuliaan-Nya Ia menguatkan dan meneguhkan kalian oleh Roh yang di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu, Kristus diam di dalam hatimu, dan kalian berakar dan beralas dalam kasih. Aku berdoa supaya kalian bersama dengan semua orang kudus dapat memahami betapa lebarnya dan panjangnya, dan betapa tinggi dan dalamnya kasih Kristus; juga supaya kalian dapat mengenal kasih itu, sekalipun melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa semoga kalian dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Dia sanggup melakukan jauh lebih banyak daripada yang dapat kita doakan atau kita pikirkan, seperti ternyata dari kuasa yang bekerja dalam diri kita. Bagi Dialah kemuliaan di dalam Jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun temurun sampai selama-lamanya. Amin.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 33:1-2.4-5.11-12.18-19

Ref. Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan.

  1. Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang jujur. Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!

  2. Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang pada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.

  3. Tetapi rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya!

  4. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya; Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.

BAIT PENGANTAR: 

U : Alleluya, alleluya
S : (Mat 24:42a.44)  Segala sesuatu kuanggap sebagai sampah, supaya aku memperoleh Kristus dan berada dalam Dia.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 12:49-53

“Aku datang bukannya membawa damai, melainkan pertentangan.”

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Aku datang melemparkan api ke bumi, dan betapa Kudambakan agar api itu selalu menyala! Aku harus menerima baptisan dan betapa susah hati-Ku sebelum hal itu berlangsung! Kalian sangka Aku datang membawa damai ke bumi? Bukan! Bukan damai, melainkan pertentangan! Karena mulai sekarang akan ada pertentangan antara lima orang dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga. Mereka akan saling bertentangan, bapa melawan puteranya, dan putera melawan bapanya, ibu melawan puterinya, dan puteri melawan ibunya, ibu mertua melawan menantu, dan menantu melawan ibu mertuanya.”
Demikian Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Periko Injil hari ini mempunyai pesan yang tegas tentang komitmen diri untuk mengikuti Kristus. Salah satu ‘resiko’ kemuridan adalah mendapat pertentangan dari anti Kristus, bahkan juga jika dia berasal dari keluarga yang sama. Ada banyak orang yang bisa hidup berdampingan salam satu keluarga meski beda keyakinan, tetapi juga ada begitu banyak orang yang tidak bisa hidup bersama karena beda keyakinan. Kita dihadapkan pada dua pilihan: memilih terus atau memilih ‘berpindah’.

Dalam situasi seperti ini bagi kita pengikut Kristus sudah semestinya mempunyai sikap yang tegas. Meski ada pertentangan, kita tetap teguh dalam iman. Namun seperti kita ketahui, hal ini tidaklah begitu saja mudah. Seringkali kesulitan hidup membuat kita menyerah pada situasi. Tidak jarang Kristus ‘tergadaikan’ oleh jaminan harta duniawi dan kekerabatan.

Menjaga api yang sudah kita nyalakan tidaklah selalu mudah. Ada begitu banyak tantangan yang membuat api itu meredup, semakin lama semakin kecil dan padam. Sabda Kristus mengingatkan kita bahwa Dia sendiri yang memberikan Api itu. Dia memerlukan peran serta kita untuk ikut ambil bagian menjaga api itu. Panggilan kita hanyalah menjaga supaya api itu tetap bernyala. Tindakan menjaga itu kita lakukan setiap saat, dimanapun dan kapanpun. Dengan tindakan-tindakan yang sederhana, misalnya menyediakan waktu untuk memulai dan mengakhiri hari dengan berdoa, menjadi bagian dari cara kita menjaga api itu.

Bulan Oktober ini mengingatkan kita untuk menyediakan waktu sejenak berdoa. Di beberapa kelompok basis, berkembang cara berdoa rosario bersama dalam lingkup yang kecil. Kebahagiaan mereka dibagikan dalam untaian foto yang menggugah di media sosial. Semoga tindakan itu juga membawa pengaruh yang baik bagi kita untuk menyediakan waktu dan kesempatan berdoa secara personal maupun dengan kelompok kecil.

Tindakan menjaga api dimulai dari hal yang sederhana dan personal, kemudian mengalir pada tindakan nyata setiap saat dalam tugas dan panggilan kita masing-masing. Dalam semua bidang pekerjaan kita, jangan lupa untuk tetap menjaga Api Kristus lewat kata-kata, tindakan, pengajaran, dan semua gerak gerik kita.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami, sumber kedamaian, perkenankanlah kami menikmati kedamaian, mengalami cinta kasih yang melebihi segala pengertian dan menjadi keselamatan karni dalam diri Yesus, Tuhan ….

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 33:18-19

Mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya; Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara mereka pada masa kelaparan.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, sumber kerukunan, kami bersyukur atas pernyataan misteri-Mu yang kami terima melalui Yesus Mesias. Semoga Ia menyalakan api cinta kasih dalam diri kami, yang membangun kerukunan umat manusia di mana saja. Sebab Dialah ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

Leave a Comment