Jumat, 21 Oktober 2022 – Hari Biasa Pekan XXIX

Rm. Agustinus Sugiarno SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 33:11-12

Rencana Tuhan tetap selamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya.

PENGANTAR:

Setiap pilihan membawa serta perpisahan. Kita tidak bisa memilih yang satu dan yang lain. Maka ada orang-orang yang meninggalkan kita berdasarkan Kristus, di dalam kalangan kita sendiri pun masih terjadi pertentangan pendapat yang tidak dapat kita hindari. Hubungan pribadi yang teguh dengan cinta kasih yang memancar dari Tuhan merupakan satu-satunya kekuatan dan keselamatan kita.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa Maha Pengasih, kami mohon, teguhkanlah kami dalam Roh Kudus, agar dapat berakar kuat dalam cinta kasih yang sanggup menutupi banyak dosa. Demi Yesus Kristus Putra-Mu ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus 4:1-6

“Satu tubuh, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan.”

Saudara-saudara, aku yang dipenjarakan demi Tuhan, menasehati kalian supaya sebagai orang-orang yang terpanggil, kalian hidup sepadan dengan panggilanmu itu. Hendaklah kalian selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera. Satu tubuh, satu Roh, sebagaimana kalian telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu. Satu Tuhan, satu iman, satu baptisan. Satu Allah dan Bapa kita sekalian yang mengatasi semua, menyertai semua dan menjiwai kita semua.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 24:1-2.3-4ab.5-6

Ref. Itulah angkatan orang-orang yang mencari wajah-Mu, ya Tuhan.

  1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

  2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.

  3. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya.
S : (Mat 11:25)  Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.  

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 12:54-59

“Kalian tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilai zaman ini?”

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada orang banyak, “Apabila kalian melihat awan naik di sebelah barat, segera kalian berkata, ‘Akan datang hujan.’ Dan hal itu memang terjadi. Dan apabila kalian melihat angin selatan bertiup, kalian berkata, ‘Hari akan panas terik.’ Dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, kalian tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilai zaman ini? Dan mengapa engkau tidak memutuskan sendiri apa yang benar? Jika engkau dan lawanmu pergi menghadap penguasa, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan. Jangan sampai ia menyeret engkau kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya, dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara. Aku berkata kepadamu, ‘Engkau takkan keluar dari sana, sebelum melunasi hutangmu’.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Agustinus Sugiarno SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para sahabat RESI jumpa dengan saya Rm Agustinus Sugiarno, SCJ, dari komunitas Provinsialat SCJ Palembang dalam edisi Jumat 21 Oktober 2022. Mari kita dengarkan bersama Injil Luk 12:54-59.

Saudara/i..sahabat resi yang saya kasihi. Kalau tiba-tiba berkeringat dingin, badan menjadi gemetar dan lemas, kita biasanya langsung paham bahwa inilah tanda-tanda bahwa kita sedang kelaparan. Dengan segera kita pun mencari makanan untuk mengisi perut yang kosong. Inilah contoh kepekaan membaca tanda yang muncul dalam diri kita. Bacaan Injil pada hari ini juga mengajak kita untuk peka membaca tanda, yakni tanda-tanda zaman. 

Perubahan adalah hal yang tak terelakkan. Dulu kita memakai SMS, sekarang yang sering kita pakai adalah WA. Dulu kita memakai kamera film, sekarang kamera digital. Dulu kita membayar tol dengan uang tunai, sekarang dengan kartu. Jejak-jejak perubahan perlu kita tangkap agar kita bisa menyesuaikan diri dengan gerak dunia. 

Para pengikut Kristus juga diajak untuk peka membaca tanda-tanda zaman. Dunia digital dapat dimanfaatkan untuk melakukan karya pewartaan, sebab model katekese tatap muka satu arah tentu akan membosankan untuk generasi zaman ini. 

Nilai-nilai Kristus adalah nilai-nilai yang abadi. Meskipun demikian, nilai-nilai Kristus tetap perlu membaca tanda-tanda zaman. Bagaimana cinta bisa diberikan dalam zaman digital ini? Kelompok lemah seperti apa yang perlu mendapat perhatian dan solidaritas pada masa kini? 

Membaca tanda-tanda zaman berarti menjadi manusia yang aktual. Jangan sampai nilai Kristus dianggap usang karena kita tidak mampu berbicara dan menanggapi situasi yang sedang terjadi. Kalau kita malas membaca tanda-tanda zaman, kita membuat nilai Kristus menjadi tidak relevan bagi dunia. Allah Putra telah menjelma menjadi manusia. Itu artinya Allah Tritunggal sungguh ingin menjadi aktual bersama manusia. Marilah kita mohon rahmat Tuhan agar kita menjadi pribadi-pribadi yang peka membaca tanda-tanda zaman.

Semoga saudara/i diberkati oleh Alah yang maha kuasa, Bapa Putra dan Roh Kudus. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami, sumber kedamaian, perkenankanlah kami menikmati kedamaian, mengalami cinta kasih yang melebihi segala pengertian dan menjadi keselamatan karni dalam diri Yesus, Tuhan ….

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 33:18-19

Mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya; Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara mereka pada masa kelaparan.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, sumber kerukunan, kami bersyukur atas pernyataan misteri-Mu yang kami terima melalui Yesus Mesias. Semoga Ia menyalakan api cinta kasih dalam diri kami, yang membangun kerukunan umat manusia di mana saja. Sebab Dialah ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

3 Comments

  • Herlin Oktober 21, 2022 at 3:52 am

    Amin

    Reply
  • E.Supardi Wiyono Oktober 21, 2022 at 9:55 pm

    Amin, Amin

    Selamat malam Romo
    Saya tertarik dengan isi resi.
    Apakah konten *resi* boleh disalin untuk diposting di grup wa Ecce Venio SCJ di Lampung?
    Terimakasih 🙏🙏

    Reply
    • admin2 November 2, 2022 at 6:38 am

      Silahkan pak.. Semoga menjadi berkat bagi banyak orang. Berkah Dalem

      Reply

Leave a Comment