Rabu, 08 Maret 2023 – Hari Biasa Pekan II Prapaskah

Rm. Vincen Suparman SCJ dari Komunitas SCJ Florida USA

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA — Mazmur 38:22-23⁣

Jangan Kautinggalkan daku, ya Tuhan Allahku, jangan Kaujauhkan diri-Mu daripadaku. Bergegaslah menolong aku, ya Tuhan penyelamatku.⁣

PENGANTAR⁣

Bacaan hari ini ditandai dengan nubuat penderitaan. Nabi Yeremia merasa terancam. Yesus menubuatkan penderitaan-Nya. Ambisi ibunda dua orang murid berlawanan sekali dengan ke mungkinan masa depan. Murid Yesus yang sejati akan belajar melayani, bukan memerintah dan dilayani.⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa pemelihara alam semesta, peliharalah umat-Mu dan ajarilah kami berbuat baik. Bantulah kami dengan kekuasaan-Mu, agar kami layak menikmati anugerah surgawi. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣

ATAU⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahaluhur, nama-Mu telah dimuliakan karena hidup dan wafat Yesus, Sang Putra Manusia. Kami mohon, ajarilah kami hidup seperti Dia, serta mengabdi sesama dengan penuh cinta kasih, agar dapat menikmati kedamaian-Mu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu,…⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yeremia 18:18-20

“Persekongkolan melawan Nabi Yeremia.”

Para lawan Nabi Yeremia berkata, “Marilah kita mengadakan persepakatan terhadap Yeremia, sebab imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak akan kehabisan nasihat dan nabi tidak akan kehabisan firman. Marilah kita memukul dia dengan bahasanya sendiri dan jangan memperhatikan setiap perkataannya!” “Perhatikanlah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah suara pengaduanku! Akan dibalaskah kebaikan dengan kejahatan? Mereka telah menggali lubang untuk aku! Ingatlah bahwa aku telah berdiri di hadapan-Mu, dan telah berbicara membela mereka, supaya amarah-Mu disurutkan dari mereka.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 31:5-6.14.15-16

Ref. Selamatkanlah aku, ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu!

  1. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia.

  2. Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, menghantuiku dari segala penjuru; mereka bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.

  3. Tetapi aku, kepada-Mu ya Tuhan, aku percaya, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan bebaskanlah dari orang-orang yang mengejarku!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal
S : (Yoh 8:12b) Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikuti Aku ia akan mempunyai terang hidup.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 20:17-28

“Yesus akan dijatuhi hukuman mati.”

Pada waktu Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka, “Sekarang kita pergi ke Yerusalem, dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olok, disesah dan disalibkan, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.” Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus beserta anak-anaknya kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Kata Yesus, “Apa yang kau kehendaki?” Jawab ibu itu, “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” Tetapi Yesus menjawab, “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya, “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka, “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.” Mendengar itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata, “Kamu tahu, bahwa pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu! Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu. Sama seperti Anak Manusia: Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Vincen Suparman SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saat ini kita berada di dalam pekan kedua Masa Prapaskah, yaitu suatu masa khusus yang memberikan kesempatan kepada kita untuk bertobat secara lahiriah dan batiniah. Dalam upaya mewujudkan sikap tobat itu kita dihadapkan kepada banyak tantangan baik dari luar maupun dari dalam diri kita. Beberapa tantangan yang mudah diingat ialah pengorbanan dan penderitaan.

Jika kita hendak mengikuti Jesus, kita hendaknya berani berkorban untuk mengalami kemuliaan Allah yang lebih besar. Banyak diantara kita justru cenderung menghindari penderitaan and pengorbanan, untuk mendapatkan hidup, kenyamanan, dan ingin dilayani. Hidup nyaman dan tanpa tantangan bukan jalan yang diperjuangan Kristus demi keselamatan kita. Jalan yang ditempuh Jesus demi kebahagiaan kita ialah jalan terjal yang penuh dengan tantangan dan pencobaan. Bahkan demi semua itu Ia rela dihina dan direndahkan.

Dengan mengutus ibunya dua murid Jesus memohon agar kedua diberi posisi yang terhormat dihadapan manusia karena mereka sudah mengikuti Jesus. Benarkah mereka adalah pengikut Jesus sejati? Atau, mereka berpura-pura berperilaku sebagai pengikut Jesus? Atau, mereka mengikuti Jesus namun memiliki pamrih? Jika dan hanya jika mereka adalah pengikut Jesus yang sejati, mereka takkan meminta posisi terhormat di sisi Jesus.  Mereka akan mengenal siapa Jesus dan siapa diri mereka.

Marilah kita merenungkan lebih dekat fakta bahwa Jesus adalah Anak Allah yang turun ke dunia dan menjadi manusia untuk melayani kita dalam kemanusiaannya yang penuh. Ia yang diutus oleh Bapa rela mengambil rupa manusia. Ia melayani kita bukan untuk dilihat atau dipamerkan, bukan pula untuk meraih posisi terhormat agar dihormati oleh banyak orang.

Pengikut Jesus yang sejati tidak haus akan kekuasaan, prestise, dan gelar seperti jenderal, dokter, ahli ini atau ahli itu, ataupun apalah namanya. Pengikut Jesus yang sejati rela berkorban dan menderita dalam situasi apapun. Hidupnya penuh dengan kesederhaan dan tak mengingkari Jesus walaupun hidupnya sering diwarnai oleh penderitaan atau penghinaan. Ia rela melayani bukan untuk dilihat oleh orang lain, melainkan sebagai perwujud-nyataan dari imannya kepada Jesus.

Tentu sahaja kita orang-orang Kristen tak lepas dari kecenderungan bahkan haus untuk mendapatkan posisi yang membuat kita dihormati oleh banyak orang. Tetapi ingat; itu bukanlah target dari pertumbuhan iman kita. Target kita ialah agar hidup kita semakin dekat dengan Allah dan pelayanan kita menghasilkan banyak buah yang dapat dirasakan oleh banyak orang. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa maharahim, terimalah roti anggur ini, yang akan berubah menjadi tubuh dan darah Kristus. Semoga perubahan suci ini mematahkan belenggu dosa kami. Demi Kristus, ….⁣

ATAU: ⁣

Allah Bapa mahakudus, buatlah kami pantas minum dari piala yang diberikan Putra-Mu. Ajarilah kami memahami penderitaan-Nya. Sebab Dialah ….⁣

ANTIFON KOMUNI — Matius 20:28⁣

Putra Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya guna menebus semua orang.⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kehidupan abadi, kami mohon, semoga sakramen yang Kauanugerahkan sebagai jaminan kehidupan abadi, sungguh-sungguh membantu kami untuk memperoleh keselamatan abadi. Demi Kristus, ….⁣

ATAU: ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahabaik, kami bersyukur, bahwasanya Hamba-Mu penderita telah merasuki hidup kami sepenuhnya. Semoga kami mengimani sabda-Nya, dan menjadi murid-Nya yang taat setia. Sebab Dialah ….

DOWNLOAD AUDIO RESI:

4 Comments

  • Herlin Maret 8, 2023 at 5:37 am

    Amin

    Reply
  • Nikolas Maret 8, 2023 at 7:27 am

    Semoga hidup kita semakin dekat dengan Allah.. Amin.. Trims Romo Vincen

    Reply
  • Firmus dega Maret 8, 2023 at 10:06 am

    Trima kasih romo

    Reply
  • Firmus dega Maret 8, 2023 at 10:08 am

    Trima kasih romo atas renungan

    Reply

Leave a Comment