Kamis, 12 Oktober 2023 – Hari Biasa Pekan XXVII

Rm. Y. Eko Yuniarto SCJ dari Komunitas RR La Verna Pajar Isuk-Pringsewu Lampung-Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Lukas 11:9

Mintalah, maka kamu akan diberi, carilah, maka kamu akan mendapat, ketuklah, maka kamu akan dibukakan pintu.

PENGANTAR:

“Mereka tak mau tahu tentang Allah dan hukum-Nya, namun para penjahat itu tetap mujur. Mengapa kita harus memperhatikan Tuhan?” Demikianlah pertanyaan Nabi Maleakhi. Namun, selalu kita diperhatikan Tuhan. Selalu Tuhan mau mendengarkan, asal kita mohon yang layak, yaitu terlaksananya kehendak-Nya.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa yang mahabaik, Engkaulah sahabat siapa saja yang mencari Engkau. Semoga permohonan mereka Kaukabulkan, dan mereka Kaubuat gembira dan tenang. Perkenankanlah kami sendiri menikmati kebaikan-Mu melalui Yesus, Saudara kami, yang ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Nubuat Maleakhi 3:13 – 4:2a

“Hari Tuhan akan datang, menyala seperti api.”

Tuhan bersabda kepada orang-orang fasik, “Bicaramu tentang Aku kurang ajar. Meskipun demikian kalian bertanya, ‘Apakah yang kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?’ Kalian berkata, ‘Sia-sialah beribadat kepada Allah! Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap Allah dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan Tuhan semesta alam? Itulah sebabnya kita memuji bahagia orang-orang yang gegabah. Sebab mujurlah orang-orang yang berbuat jahat itu! Mereka mencobai Allah, namun luput juga.’ Sebaiknya orang-orang yang takwa berbicara demikian, ‘Tuhan memperhatikan dan mendengarkan kita; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takwa kepada Tuhan dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.’ “Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri,” sabda Tuhan semesta alam, “pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia. Maka kalian akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang jahat, antara orang yang beribadat kepada Allah dan orang yang tidak beribadat kepada-Nya. Sesungguhnya hari itu akan datang, menyala seperti api. Maka semua orang gegabah dan orang fasik akan menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang akan datang itu,” sabda Tuhan semesta alam. “Mereka akan habis sampai ke akar dan cabangnya. Tetapi kalian yang takwa, bagi kalian akan terbit surya kebenaran yang sayapnya membawa kesembuhan.”
Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 1:1-2.3.4.6

Ref. Berbahagialah yang mendiami rumah Tuhan

  1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan kaum pencemooh; tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan, dan siang malam merenungkannya.

  2. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, dan daunnya tak pernah layu; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

  3. Bukan demikianlah orang-orang fasik; mereka seperti sekam yang ditiup angin. Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Kis 16:14b) Tuhan, bukalah hati kami, supaya kami memperhatikan sabda Putra-Mu.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 11:5-13

“Mintalah, maka kalian akan diberi.”

Pada waktu itu, sesudah mengajar para murid berdoa, Yesus bersabda kepada mereka, “Jika di antara kalian ada yang tengah malam pergi ke rumah seorang sahabat dan berkata kepadanya, ‘Saudara, pinjamilah aku tiga buah roti, sebab seorang sahabatku dalam perjalanan singgah di rumahku, dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya, masakah ia yang di dalam rumah itu akan menjawab, ‘Jangan mengganggu aku; pintu sudah tertutup, dan aku serta anak-anakku sudah tidur. Aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepadamu.’ Aku berkata kepadamu: Sekalipun dia tidak mau bangun dan tidak mau memberikan sesuatu meskipun ia itu sahabatnya namun karena sikap sahabatnya yang tidak malu-malu itu, pasti ia akan bangun dan memberikan apa yang dia perlukan. Oleh karena itu, Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, akan menerima, setiap orang yang mencari, akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk, akan dibukakan pintu. Bapa manakah di antara kalan, yang memberi anaknya sebuah batu, kalau anak itu minta roti? Atau seekor ular, kalau anaknya minta ikan? Atau kalajengking kalau yang diminta telur? Jika kalian yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu, betapa pula Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada siapa pun yang meminta kepada-Nya.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ

Vivat Cor Iesu Per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

“Yang meminta akan menerima, yang mencari akan mendapat”

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, kembali berjumpa dengan saya Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ dari Rumah Retret Laverna, Padang Bulan, Pajaresuk, Pringsewu, Lampung, Indonesia, dalam Resi, Renungan Singkat Dehonian, edisi hari Kamis, pada hari biasa pekan ke XXVII, tanggal 12 Oktober 2023.  Saya berharap Anda semua ada dalam keadaan sehat dan melimpah berkat.

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan. Orangtua yang baik pasti tahu apa yang terbaik bagi anak-anaknya. Guru yang baik pasti tahu bagaimana seharusnya menambahkan ilmu kepada murid-muridnya. Seorang pribadi yang baik pasti tahu bagaimana seharusnya ia menjalani hidup. Allah Yang Mahakuasa, pasti Dia juga tahu apa yang terbaik bagi kita manusia. Persoalannya, kita manusia justru sering kali memilih hal-hal yang tidak baik untuk diri kita. Padahal Allah selalu mengarahkan kita kepada kebaikan.

Injil hari ini sangat jelas bahwa Yesus berusaha meyakinkan kita bagaimana Allah itu senantiasa mendengarkan doa dan harapan kita, asalkan kita punya keyakinan dan kemampuan untuk mempercayakan sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Gambarannya amat jelas, Yesus membandingkan sikap Allah dengan sikap manusia. Manusia saja bisa mengerti bagaimana dan apa yang terbaik untuk diberikan bagi anak-anaknya, apalagi Allah.

Seringkali kita merasa bahwa doa kita tidak dikabulkan oleh Allah, permohonan kita tidak didengarkan oleh Tuhan. Bukan, bukan tidak dikabulkan dan bukan tidak didengarkan olehNya. Kita yang harus kembali bertanya kepada diri sendiri, bersungguhkah aku dalam berdoa, penuh imankah aku berdoa? Dan bisa jadi ada kriteria tertentu yang menurut Allah kurang mencukupi jika permohonan itu dikabulkan, jangan-jangan kita yang tidak siap jika segera dipenuhi apa yang menjadi keinginan kita. Kalau manusia yang jahat saja tahu untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya, apalagi Allah Bapa, bukankah Roh KudusNya pun akan diberikan jika kita manusia memintanya.

Allah menuntut kita proaktif, bukan reaktif. Allah ingin kita menyongsong, menyambut, bergerak dan memperjuangkan, bukan sekadar menerima saja. Dan kita perlu ingat, bahwa kriteria kebaikan kita seringkali berbeda dengan kriteria kebaikan Allah. Apa yang baik bagi kita belum tentu baik bagi Allah, karena seringkali permohonan kita mengalir dari keinginan dan bukan dari kebutuhan. Dalam berdoa kita harus fair, bukan meminta Allah segera mengabulkan tetapi membiarkan Allah melakukan yang terbaik atas apa yang kita doakan dan kita usahakan. Cara pikir Allah sama sekali berbeda dengan cara pikir kita, maka sebagai orang yang beriman kepada Allah, kita menyerahkan kepada kehendakNya, dan Dia tahu apa yang harus IA lakukan atas diri kita.

Semoga Tuhan memberkati Anda, dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami, sumber kerukunan dan kedamaian, bila kami mohon rezeki, Engkau tentu mendengarkan kami. Semoga kami Kauberi rezeki yang mendatangkan kedamaian dan kerukunan. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Lukas 11:11

Setiap orang yang meminta akan menerima setiap orang yang mencari akan mendapat; dan setiap orang yang mengetuk akan dibukakan pintu.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, sumber segala rahmat, kami mohon, berilah kami Roh Kudus, dan jadikanlah kami serupa dengan Yesus Putra-Mu, yaitu orang yang baik, yang tahu berterima kasih atas segala anugerah yang telah diterimanya dari tangan-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

2 Comments

  • Herlin Oktober 12, 2023 at 5:33 am

    Amin

    Reply
  • Firmus dega Oktober 12, 2023 at 9:25 am

    Makasih Romo

    Reply

Leave a Comment