Selasa, 14 November 2023 – Hari Biasa Pekan XXXII

Rm Albertus Suryadi SCJ dari Komunitas SCJ Macau

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Kebijaksanaan 2:23

Tuhan, menciptakan manusia untuk keabadian dan menjadikannya seturut citra-Nya sendiri.

PENGANTAR:

Orang yang memulai dan mengakhiri sesuatu tepat pada waktunya jelas telah menunaikan tugasnya. Tetapi tugas itu belum dilakukan dengan cinta kasih. Cinta kasih tidak terikat waktu. Cinta kasih tidak diukur dengan waktu, tetapi melihat orang-orangnya. Orang dapat mengatakan ‘Kami telah menunaikan tugas kita.’ Tetapi lain sikap Injil, ‘Kami hanya menunaikan tugas kita.’ Cinta kasih melebihi kewajiban.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa kami yang mahabaik, orang yang mengandalkan Dikau Kauperkenankan mengalami kasih setia-Mu. Semoga kami selalu dengan tekun mendengarkan sabda janji-Mu yang telah Kausampaikan lewat Yesus Mesias, Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami, yang ….

BACAAN PERTAMA: Bacaaan dari Kitab Kebijaksanaan 2:23-3:9

“Menurut pandangan orang bodoh, mereka itu mati, padahal mereka menikmati ketenteraman.”

Allah telah menciptakan manusia untuk kebakaan, dan ia dijadikan-Nya gambar hakikat-Nya sendiri. Tetapi karena dengki setan maka maut masuk ke dunia, dan yang menjadi milik setan mencari maut itu. Tetapi jiwa orang benar ada di tangan Allah, dan siksaan tiada menimpa mereka. Menurut pandangan orang bodoh mereka mati nampaknya, dan pulang mereka dianggap malapetaka, dan kepergiannya dari kita dipandang sebagai kehancuran. Namun mereka berada dalam ketenteraman. Kalaupun mereka disiksa menurut pandangan manusia, namun harapan mereka penuh kebakaan. Setelah disiksa sebentar mereka menerima anugerah yang besar, sebab Allah hanya menguji mereka, lalu mendapati mereka layak bagi diri-Nya. Laksana emas dalam dapur api diperiksalah mereka oleh-Nya, lalu diterima bagaikan kurban bakaran. Maka pada waktu pembalasan mereka akan bercahaya, dan laksana bunga api yang berlari-larian di ladang jerami. Mereka akan mengadili para bangsa dan memerintah sekalian rakyat. Dan Tuhan berkenan memerintah mereka selama-lamanya. Orang yang telah percaya kepada Allah akan memahami kebenaran, dan yang setia dalam kasih akan tinggal pada-Nya. Sebab kasih setia dan belas kasih menjadi bagian orang-orang pilihan Allah.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZNUR TANGGAPAN: Mazmur 34:2-3.16-19

Ref : Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu.

  1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.

  2. Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong; wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

  3. Apabila orang benar itu berseru-seru, Tuhan mendengarkan; dari segala kesesakannya mereka Ia lepaskan. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : (Yoh 14:23) Barangsiapa mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepada-Nya. 

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 17:7-10

“Kami hamba-hamba tak berguna; kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan.”

Yesus bersabda kepada para murid, “Siapa di antaramu yang mempunyai seorang hamba, yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu waktu ia pulang dari ladang, ‘Mari segera makan’? Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu, ‘Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai aku selesai makan dan minum! Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.’ Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena ia telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya? Demikian jugalah kalian. Apabila kalian telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kalian berkata, ‘Kami ini hamba-hamba tak berguna; kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan’.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DEHONIAN DIBAWAKAN OLEH Rm Albertus Suryadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para pendengar RESI yang terkasih, Jumpa kembali bersama saya, Romo Albertus Suryadi SCJ, dari Komunitas SCJ di Hongkong, dalam RESI, Edisi Selasa 14 November 2023. Semoga anda semua dalam keadaan sehat dan berbahagia.

Tema renungan kita pada hari ini, adalah: “Waspada akan Kesombongan Rohani.” Mari kita bersama mendengarkan bacaan Injil menurut Santo Lukas 17:7-10.

Para  pendengar ReSi yang terkasih, salah satu godaan yang kita hadapi atau alami dalam kehidupan kita sebagai pengikut Kristus adalah Kesombongan Rohani. Kesombongan Rohani merupakan salah satu dosa yang menggerogoti, dan menjadi lebih berbahaya karena menyerang dalam hati serta pikiran kita, menjadikan kita bisa semakin menjauh dari Tuhan. Kesombongan Rohani, seringkali bisa terjadi dan kita alami dalam pelayanan kita, tetapi juga dalam kehidupan keseharian kita, sebagai murid Kristus. Saat Kesombongan Rohani menguasai hati dan pikiran kita, menjadikan kita semakin arogan dan kurang mampu membuka hati bagi kehadiran Tuhan dan sesama kita.

Bagaimana kesombongan rohani ini terjadi dan perlahan bisa menguasai hidup kita…? Biasanya ketika seseorang merasa telah mencapai level kehidupan sepiritual tertentu, meskipun dengan menggunakan setandar yang dibuatnya sendiri, sebagai ukuran kehidupan spiritualnya. Dalam situasi ini, seseorang tersebut mulai membandingan level kehidupan rohaninya dengan yang lain,  kemudian ia merasa lebih benar dan memiliki level yang lebih tinggi, misalkan:  dari lamanya waktu doa, banyaknya devosi-devosi yang diikuti atau lakukan, atau banyaknya jadwal misa yang dia hadiri atau rayakan, posisinya dalam gereja, dll.

Tanda-tanda kesombongan rohani ini antara lain: Ketika seseorang lebih cenderung melihat kesalahan orang lain, daripada kelemahan diri sendiri. Ketika cenderung ingin selalu mencari pengakuan orang lain akan segala sesuatu yang dilakukan atau kerjakan, dan merasa tidak tenang dan kecewa jika tidak mendapat pengakuan atau pujian dari orang lain. Cenderung lebih mudah bersikap menghakimi orang lain, menjadi sulit untuk memberikan pengampunan atau mengerti kesalahan orang lain.  Saat sering menjadi lebih defensive, selalu ingin mencari pembenaran dan pembelaan diri sendiri serta cenderung bersikap apriori kepada orang lain. Kesombongan rohani menjadikan seseorang kadang lupa akan situasi atau siapa dirinya yang sebenarnya di hadapan Tuhan.

Para pendengar RESI yang terkasih, melalui bacaan injil hari ini, Yesus ingin mengingatkan para murid-Nyadan kita semua, dengan mengatakan: Demikian juga kalian, jika kalian telah melakukan segala sesuatu yang di tugaskan kepadamu, hendaklah kalian berkata; Kami adalah hamba-hamba tak berguna, kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan.” Sebagai pelayan Tuhan yang tulus, kita semua di undang untuk memiliki sikap kerendahan hati, dan bahkan menjadikan diri seperti seorang hamba yang tak berguna, agar kita semakin berkenan di hati Tuhan dan sesama kita baik dalam doa, pelayanan serta perjuangan kita untuk bertumbuh dalam iman, harapan dan kasih.

Para pendengar RESI yang terkasih, Semoga cinta Hati Kudus Yesus yang selalu meraja dalam hidup kita, menyertai kita, memampukan kita semua untuk saling mendukung dan menguatkan, agar kita semua semangkin pantas beroleh rahmat kebahagiaan dan keselamatan dari-Nya. Selamat berkarya untuk hari ini, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa kami di surga, Ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu Sebagaimana Putra-Mu telah melaksanakannya Guna memberi teladan kepada kami. Semoga Kaulimpahi rezeki kehidupan Putra-Mu itu, yang ….

ANTIFON KOMUNI – Lukas 17:10

Bila telah kaulakasanakan segala tugasmu, katakanlah, ‘Kami ini hamba yang tidak berguna; kami hanya melaksanakan tugas kami.’

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami di surga, meskipun kami sudah melaksanakan tugas kami, namun kami ini hamba yang tidak berguna. Semoga hidup dan karya kami merupakan sumbangan kami bagi kebahagiaan seluruh umat manusia. Demi Kristus, Tuhan ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

  • Firmus dega November 14, 2023 at 10:06 am

    Makasih Romo

    Reply

Leave a Comment