Senin, 11 Desember 2023 – Hari Biasa Pekan II Adven

Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – 1Sam 2:35

Dengarkanlah sabda Tuhan, hai bangsa-bangsa, dan wartakanlah sampai ke batas bumi: Janganlah takut! Lihat, Penebus kita akan datang”

PENGANTAR:

Bukanlah suatu sikap pesimis kalau kita menyatakan bahwa kita masing-masing memerlukan pembebasan dari keterbatasan insani kita. Badan yang tidak enak, terlalu lelah, putus asa dapat melumpuhkan atau menghambat kegiatan kita. Namun, kita semua ini pencari kebahagiaan. Nabi Yesaya menggambarkan masa depan yang cerah. Dengan tampilnya Yesus, nubuat-nubuat Yesaya bukanlah suatu ilusi belaka. Yesuslah Penyembuh dan Pengampun.

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahabaik, semoga doa permohonan kami naik kehadirat-Mu. Perkenankanlah kami mengabdi pada-Mu dengan hati tulus ikhlas, agar kami layak menyambut misteri penjelmaan Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan dan Pengantara kami, .. Amin

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 35:1-10

“Allah sendiri yang menyelamatkan kamu.”

Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorai dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon, semarak Karmel dan Saron akan diberikan kepadanya; Orang akan melihat kemuliaan Tuhan, semarak Allah kita. Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati, “Kuatkanlah hatimu, jangan takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan ganjaran. Ia sendiri datang menyelamatkan kalian!” Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; tanah pasir yang yang hangat akan menjadi kolam dan tanah gersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebut Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 85:9ab-10.11-12.13-14

Ref. Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan.

  1. Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Allah! Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya. Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang takwa, dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.

  2. Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan merunduk dari langit.

  3. Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan, dan negeri kita akan memberikan hasil. Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya dan damai akan menyusul di belakang-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Yes 33:22)  Lihat, raja kita, Tuhan semesta alam, datang!

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 5:17-26

“Hari ini kita telah menyaksikan hal-hal yang sangat menakjubkan.”

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Yesus, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit. Maka datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur. Mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. Tetapi karena banyaknya orang di situ, mereka tidak dapat membawa masuk. Maka mereka naik ke atap rumah dan membongkar atap itu. Kemudian mereka menurunkan si lumpuh ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia, “Hai Saudara, dosamu sudah diampuni.” Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hati, “Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa dapat mengampuni dosa selain Allah sendiri?” Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu Ia berkata kepada mereka, “Apa yang kalian pikirkan dalam hati? Manakah lebih mudah mengatakan, ‘Dosamu sudah diampuni’ atau mengatakan, ‘Bangunlah dan berjalanlah’? Tetapi supaya kalian tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.” Lalu Yesus berkata kepada si lumpuh, “Aku berkata kepadamu: Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumah!” Seketika itu juga bangunlah orang itu di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah. Semua orang takjub, lalu memuliakan Allah. Mereka amat takut dan berkata, “Hari ini kita telah menyaksikan hal-hal yang sangat menakjubkan.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Benediktus Mulyono SCJ 

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara-Saudari salam jumpa, bersama saya Rm Benediktus Mulyono SCJ dari Resistencia, Argentina dalam RESI (Renungan Singkat) Dehonian: Senin, 11 Desember 2023.

Saudara-Saudari Terkasih, beberapa hal berikut saya tawarkan semoga membantu dalam saling memperkaya permenungan iman kita. 

Pertama, hal menarik bahwa ada “beberapa orang” yang membawa orang lumpuh untuk dapat ditempatkan di depan Yesus, agar dapat bertemu secara langsung dengan Yesus yang selama ini didengarnya sebagai “yang telah menyembuhkan dan membuat banyak mujizat”. Bukan hanya si lumpuh itu yang percaya kepada Yesus, namun juga mereka yang membawanya itu. Orang-orang ini sekaligus mempraktekan imannya dengan menaruh belarasa, kemudian membantu dengan sepenuh hati saudara yang membutuhkan pertolongan. Iman dan perbuatan yang diwujudnyatakan dalam kasih persaudaraan kepada sesama menggerakkan hati Tuhan untuk mengulurkan tangan-Nya, memberkati dan menyembuhkan. Beriman – berbuat baik – hidup dalam persaudaraan dengan semangat solidaritas harus menjadi ciri murid Yesus yang unggul dalam kehidupan kita.

Kedua, iman dan kasih disertai dengan kerendahan hati mendatangkan pengampunan dosa dari Tuhan. Perkataan Yesus “Hai saudara, dosamu sudah diampuni” dilatarbelakangi juga oleh pemahaman bahwa orang sakit pada jaman Yesus diasumsikan sebagai orang berdosa, yang harus menanggung kesalahannya sendiri. Kedatangan beberapa orang percaya dengan membawa si lumpuh kepada Yesus itu tentu saja menunjukkan betapa mereka memiliki kerendahan hati yang menyadari bahwa (terlepas lumpuh atau tidak, sakit atau tidak secara fisik) mereka adalah orang berdosa. Melihat iman mereka inilah Yesus bukan hanya menyembuhkan sakit fisik namun juga menyembuhkan kelumpuhan rohani yang diakibatkan oleh dosa-dosa.

Saudara-Saudari Terkasih, setidaknya kita bisa belajar bahwa percaya kepada Yesus tidak cukup untuk diri sendiri; namun juga harus dihayati dalam kebersamaan untuk saling membantu, menumbuhkan sikap solidaritas, belarasa kepada siapapun yang membutuhkan perhatian dan pertolongan. Hanya bila kita memiliki kerendahan hati, menyadari bahwa kita sejatinya juga orang-orang berdosa dan kita berkobar-kobar mencari Yesus, maka kita pun akan beroleh kelimpahan Berkat, pengampunan dan keselamatan-Nya.

Berkat Allah Yang Maha Kuasa untuk kita semua: Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.  Amiin.

DOA PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahakudus, Semoga ibadat yang kami hunjukkan ke hadirat-Mu dalam perjalanan di dunia ini kelak dapat menjadi anugerah penebusan kekal. Demi Kristus,…

ANTIFON KOMUNI – Yoh 15:16

Bukannya kalian yang memilih aku, melainkan Aku yang memilih kalian. Kalian telah Kutetapkan agar pergi dan berhasil dan hasilmu tinggal tetap.

DOA PENUTUP:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang maharahim, teguhkanlah kami dengan kekuatan sakramen ini, Semoga kami mengambil manfaat dari pengajaran Santo Ambrosius, sehingga tak gentar menempuh jalan-Mu dan semakin pantas menikmati perjamuan abadi. Demi Kristus,…

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

2 Comments

  • Elisabeth Lilywati Desember 11, 2023 at 5:31 am

    Terima kasih Romo Mul…ReSi nya sangat memberkati, meneguhkan dan menguatkan.

    Reply
  • Yufita Barito Desember 11, 2023 at 6:30 am

    Amin.
    Makasih Romo untuk renungannya 🕊

    Reply

Leave a Comment