Selasa, 12 Desember 2023 – Hari Biasa Pekan II Adven

Rm. Y. Eko Yuniarto SCJ dari Komunitas RR La Verna Pajar Isuk-Pringsewu Lampung-Indonesia

 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Zakharia 14:5.7

Tuhan pasti akan datang, diiringi semua orang kudus, bersinarkan cahaya gemilang.

PENGANTAR:

Bila nabi Yesaya menyampaikan sabda Allah yang sarat dengan penghiburan dan sukacita, maka hendaknya kita dengarkan dengan latar belakang kepulangan umat dari pembuangan. Tuhan akan menyelamatkan Israel, asal Israel mau bertobat. Pada Yesus, Tuhan semakin dekat: Dialah Gembala baik yang mencari domba-domba yang tersesat.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa maha pengasih, Engkau telah menyatakan Kristus kepada seluruh dunia sebagai penyelamat umat manusia. Semoga kami dengan gembira menyongsong kelahiran-Nya.  Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami …. Amin

BACAAN PERTAMAl Bacaan dari Kitab Yesaya 40:1-11

“Allah menghibur umat-Nya.”

Beginilah firman Tuhan, “Hiburlah, hiburlah umat-Ku! Tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan Tuhan dua kali lipat karena segala dosanya.” Ada suara berseru, “Siapkanlah di padang gurun jalan bagi Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Setiap lembah harus ditutup, setiap gunung dan bukit harus diratakan. Tanah yang berbukit-bukit harus menjadi rata, dan yang berlekak-lekuk menjadi datar. Maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama! Sungguh, Tuhan sendiri telah mengatakannya.” Terdengarlah suatu suara, “ Berserulah!” Jawabku, “Apa yang harus kuserukan?” Serukanlah: Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang. Rumput menjadi kering, apabila Tuhan menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput. Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.” Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda, “Lihat, itu Allahmu!” Lihat, itu Tuhan Allah! Ia datang dengan kekuatan, dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan ternak-Nya dan menghimpunkan-Nya dengan tangan-Nya. Anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 96:1-2.3.10ac.11-12.13

Ref. Lihat, Tuhan datang dengan kekuatan!

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya, kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang daripada-Nya.

  2. Sebab mahabesarlah Tuhan, dan sangat terpuji, Ia lebih dahsyat daripada segala dewata. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja! Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

  3. Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biar gemuruhlah laut serta segala isinya! Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.

  4. Bersukacitalah di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : Hari Tuhan sudah dekat, Ia datang sebagai penyelamat.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 18:12-14

“Bapamu tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.”

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Bagaimana pendapatmu? Jika seseorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang 99 ekor di pegunungan, lalu pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu: Sungguh, jika ia berhasil menemukannya, lebih besarlah kegembiraannya atas yang seekor itu daripada atas yang sembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. Demikian pula Bapamu yang di surga tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

“Bapamu tidak menghendaki seorangpun dari anak-anak ini hilang”

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, kembali berjumpa dengan saya Rm. Yustinus Eko Yuniarto SCJ dari Rumah Retret Laverna, Padang Bulan, Pajaresuk, Pringsewu, Lampung, Indonesia, dalam Resi, Renungan Singkat Dehonian, edisi hari Selasa, tanggal 12 Desember 2023, pada Hari Selasa Pekan II Adven.  Saya berharap Anda semua ada dalam keadaan sehat dan melimpah berkat.

Sahabat Resi Dehonian yang dikasihi dan mengasihi Tuhan. Kehancuran bangsa Israel dan termasuk pengasingan mereka, semua di awali oleh ketidaksetiaan kepada Allah. Mereka mengalami pembuangan, penindasan, jauh dari Bait Allah, tinggal di negeri asing, dan kotanya sendiri dihancurkan oleh serdadu asing. Mereka mengalami kehancuran itu karena mereka menuruti keinginan mereka sendiri, merasa benar, merasa bisa tanpa Allah, sampai akhirnya mengalami pembuangan yang menyesakkan. Namun dalam kitab Yesaya bab 40 hingga 48 ditunjukkan kepada kita bahwa mereka tidak kehilangann harapan, mereka memiliki angan-angan untuk kembali ke tanah yang pernah dijanjikan. Mereka punya harapan besar untuk membangun kembali kotanya, maka nada penghiburan muncul dalam kitab nabi Yesaya. Ditunjukkan bagaimana Allah menghibur umatNya. “Hiburlah, hiburlah umatKu! Tenangkan hati Yerusalem dan serukanlah bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni….”

Sabda itu sangat menghibur umat Israel. Allah tidak membinasakan. Dia memberikan pengharapan, Dia menjanjikan kehidupan dimulai kembali. Dalam nada yang sama Matius mengisahkan bagaimana Bapa yang baik itu tidak pernah menghendaki seorang pun dari anak-anakNya hilang. Sama seperti dalam kitab Yesaya tadi bahwa Allah tidak pernah meninggalkan bangsa Israel, dan Yesaya menjadi penyambung lidah Allah untuk menyampaikan pengampunan dan persiapan kedatangan Tuhan dalam kekuatan dan kekuasaan. Allah hadir laksana gembala yang menuntun kawananNya. Dalam suasana seperti itu pula Yesus menyampaikan dengan perumpamaan seratus ekor domba yang hilang satu dan bahagia karena menemukan yang sesat. Kegembiraan gembala menemukan seekor yang sesat daripada yang sembilan puluh sembilan yang tidak sesat. Dan begitulah Yesus menjelaskan bahwa “demikianlah juga Bapamu di surga tidak menghendaki seorangpun dari anak-anak ini hilang”.

Allah tidak pernah pergi meninggalkan, kita manusialah yang justru sering meninggalkan Allah. Tapi apa yang dibuat Allah? Ia kembali dan kembali menuntun kita manusia. Masa Adven yang menjadi masa berbenah diri yang arahnya adalah pertobatan dan pembaruan hidup.  Kita diundang untuk menyadari perilaku kita yang salah, kebiasaan-kebiasaan kita yang buruk dan semua hal yang menyimpang dari kebenaran, dan secara Rohani kita diajak mempersiapkan kedatangan Tuhan. Kalau dalam bacaan yang pertama tadi kita diingatkan bahwa perhambaan sudah usai dan Tuhan mengembalikan serta memulihkan, Yesus juga menegaskan bahwa Allah senantiasa mengasihi dan berinisiatif mencari dan menyelamatkan yang hilang. Maka masa adven menjadi masa bagi kita untuk mendekat kepada Tuhan serta memulihkan relasi kembali dengan Allah dan sesama. Mari kita berdisiplin diri, mari kita berpikir strategik sehingga tidak mudah tersesat, mari kita memiliki mindset yang baik sehingga mampu mengembangkan kebaikan dalam diri kita.

Tuhan tidak menghendaki kita hilang. Tuhan mengundang dan mari kita menjawab undangan Tuhan dengan bantuan berkat Allah yang Mahakuasa, dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahakudus, terimalah doa dan persembahan kami, hamba-Mu yang hina ini. Bantulah kami dengan rahmat-Mu, karena dengan daya kekuatan kami sendiri kami takkan sanggup memperoleh keselamatan. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – II Timotius 4:8

Mahkota mulia akan diberikan oleh Hakim yang adil kepada semua yang merindukan kedatangan-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, kami telah Kausegarkan karena ikut serta dalam misteri suci ini. Ajarilah kami menghargai hidup di dunia ini dengan bijaksana dan mencita-citakan hidup surgawi. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

  • Yufita Barito Desember 12, 2023 at 6:14 am

    Amin.
    Makasih Romo untuk renungannya 🕊

    Reply

Leave a Comment