Kamis, 14 Maret 2024 – Hari Biasa Pekan IV Prapaskah

Rm. Jonathan Christian Munthe SCJ dari Komunitas SCJ Visma Vijaya Praya (VVP) Yogyakarta – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA — Mazmur 105:3-4⁣⁣

Bergembiralah orang yang mencari Tuhan. Rindukanlah Tuhan dan kamu akan dikuatkan. Pandanglah selalu wajah-Nya. ⁣⁣⁣⁣

PENGANTAR: 

⁣⁣Bacaan hari ini menampilkan Musa dan Yesus, Keduanya ada lah nabi dan guru, keduanya bertindak sebagai pengantara dan pendamai, dan keduanya harus mengatasi ketidakpercayaan masyarakat sekitarnya. Yesus mendasarkan kewibawaan Musa. Lebih lanjut, Ia menyatakan kesaksian-Nya mengatasi kesaksian siapa pun, bahkan kesaksian Yohanes Pembaptis. Kita pun diajak mengakui Yesus sebagai utusan Bapa-Nya.⁣⁣⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, kami telah Kausucikan karena bertobat dan melatih diri dalam amal baik. Dengan rendah hati kami mohon kemurahan hati-Mu, semoga kami selalu menaati perintah-Mu dengan tulus ikhlas, agar dapat merayakan Paskah dengan hati murni. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, …⁣⁣⁣⁣

ATAU :⁣⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber hidup abadi, semoga hati kami selalu terbuka untuk menerima segala yang tertulis tentang Dikau, dan ajarilah kami mengakui, bahwa Engkaulah Allah kami yang maha esa, yang membebaskan kami dari maut, dan membuka harapan kami akan hidup abadi. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Keluaran 32:7-14

“Allah menyesali malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.”

Di Gunung Sinai Allah berfirman kepada Musa, “Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak perilakunya. Begitu cepat mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka. Mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah serta mempersembahkan kurban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.” Lagi firman Tuhan kepada Musa, “Telah Kulihat bangsa ini, dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk! Oleh sebab itu biarkanlah murka-Ku bangkit terhadap mereka, dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar.” Lalu Musa mencoba melunakkan hati Tuhan, Allahnya, dengan berkata, “Mengapakah Tuhan, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat? Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia membawa mereka keluar dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi? Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu, dan menyesallah akan malapetaka yang hendak kaudatangkan kepada umat-Mu. Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya.” Dan menyesallah Tuhan atas malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 106:19-20.21-22.23

Ref. Ingatlah akan daku, ya Tuhan, demi kemurahan-Mu terhadap umatku.

  1. Mereka membuat anak lembu di Horeb, dan sujud menyembah kepada patung tuangan; mereka menukar Yang Mulia dengan patung sapi jantan yang makan rumput.

  2. Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar di tanah Mesir; yang melakukan perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham, dan perbuatan-perbuatan dahsyat di tepi laut Teberau.

  3. Maka Ia mengatakan hendak memusnahkan mereka, kalau Musa, orang pilihan-Nya, tidak mengetengahi di hadapan-Nya, untuk menyurutkan amarah-Nya, sehingga Ia tidak memusnahkan mereka.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : (Yoh 3:16) Begitu besar kasih Allah kepada dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya, beroleh hidup yang kekal.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 5:31-47

“Yang mendakwa kamu adalah Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapan.

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang Yahudi, “Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar. Ada yang lain yang bersaksi tentang Aku, dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar. Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes, dan ia telah bersaksi tentang kebenaran. Tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. Yohanes adalah pelita yang menyala dan bercahaya, dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu. Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting daripada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku supaya Aku melaksanakannya. Pekerjan itu jualah yang sekarang Kukerjakan, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. Dialah yang bersaksi tentang Aku! Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. Kamu menyelidiki Kitab-Kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup kekal. Tetapi walupun Kitab-Kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. Aku datang dalam nama Bapa-Ku, dan kamu tidak menerima Aku. Jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. Bagaimanakah kamu dapat percaya, karena kamu menerima hormat seorang dari orang lain tetapi tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa? Jangan kamu menyangka bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa yang kepadanya kamu menaruh pengharapan. Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab Musa telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulis oleh Musa, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Aku katakan?”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Jonathan Christian Munthe SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Mariae.

Sahabat RESI yang terkasih, semoga berkat Hati Kudus Yesus menerangi hati dan pikiran kita untuk merenungkan sabda Tuhan hari ini, Kamis, 14 Maret 2024. Saya, Romo Jonathan Christian Munthe SCJ dari Komunitas Visma Vijaya Praya SCJ, Yogyakarta akan membantu permenungan saudara saudari sekalian.

Pada minggu keempat Prapaskah ini kita disajikan rangkaian kisah dalam Injil Yohanes yang menceritakan pelayanan Yesus yang kerap kali ditentang dan dihadapkan pada kebencian orang-orang di sekitarnya. Berbagai mukjizat penyembuhan dan juga kunjungannya seringkali dipandang sebelah mata dan bahkan ditentang karena kerap kali dinilai melanggar aturan hari sabat.

Kehadiran Yesus mulai menunjukkan kepada orang-orang sezamannya bahwa DiriNya berbeda dengan para nabi terdahulu. Kesaksian dan karya pelayanan Yesus jauh lebih kuat dan bahkan mendobrak banyak kebiasaan yang salah dalam struktur masyarakat pada waktu itu, alhasil ada begitu banyak kebencian yang tumbuh dalam hati orang-orang yang tidak suka kepadaNya.

Suasana gelap dan terang, sebagai gambaran umum yang kerap kita temui saat membaca Injil Yohanes adalah gambaran kongkret bahwa Yesus sebagai terang dari Allah, pembawa kesaksian yang benar mencoba menyinari kekelaman atau kegelapan hati orang-orang pada waktu itu yang diliputi dengan berbagai kenyamanan, keirihatian, kemunafikan dan semua perbuatan lain yang semakin menjauhkan mereka dari Allah. Terang yang dibawa Yesus itu tetap menyala sebab kesaksian yang diwujudkan melalui pekerjaan-pekerjaan Ajaib tidak lain adalah pekerjaan Bapa sendiri.

Maka, saudara-saudariku yang dikasihi Tuhan, mari kita ingat kembali bahwa terang Kristus itu sudah kita terima dalam pembaptisan. Pembaptisan membawa kita pada kesadaran untuk tetap setia dan tekun pada pekerjaan-pekerjaan Allah yang menjadi tanda terang untuk menghalau kegelapan dosa sekaligus juga kesaksian bahwa kita adalah muridNya. Kita membawa terang itu disepanjang hidup ini dan berusaha terus untuk menjaga nyalanya di dalam kesalehan hidup rohani dan juga sosial. Mungkin hal ini tidak akan menjadi pekerjaan yang mudah, karena Yesus sendiri mengatakan bahwa barangsiapa ingin menjadi muridNya harus memanggul Salib dan mengikuti Dia. Memanggul Salib berarti juga berani mendeskripsikan segala kelemahan diri dan mengatasinya di dalam ketekunan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, tentu juga dalam sikap pertobatan.

Selamat menjaga terang Kristus itu di dalam hidup kita masing-masing. Selamat bertekun dan setia. Berkat Allah yang Mahakasih menyertai saudara-saudari sekalian,  dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

DOA PERSIAPAN⁣⁣ PERSEMBAHAN: 

Allah Bapa mahakuasa, kami mohon, semoga kurban yang kami persembahkan ini membersihkan kami dari segala kejahatan dan menguatkan kami dalam kelemahan. Demi Kristus, ….⁣⁣⁣⁣

ATAU :⁣⁣

Allah Bapa mahasetia, berilah kami rezeki untuk bekal di jalan, berilah kami Roh-Mu, dan bimbinglah kami masuk ke tanah perjanjian Demi Kristus, …⁣⁣⁣⁣

ANTIFON PENUTUP  — Yeremia 31:33⁣⁣

Tuhan bersabda, “Hukum-Ku Kutaruh dalam batin mereka dan Kutulis dalam hati mereka. Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka menjadi umat-Ku.”⁣⁣⁣⁣

DOA SESUDAH KOMUNI: 

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, murnikanlah hati kami berkat anugerah yang telah kami terima. dan hapuskanlah segala dosa Semoga kami yang sungguh menderita karena menyadari kesalahan kami, boleh berbangga karena menerima pengampunan berlimpah. Demi Kristus, ..⁣⁣⁣⁣

ATAU : ⁣⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, cahaya telah bersinar di antara manusia, yakni Yesus Kristus, saksi yang sejati. Kami mohon, semoga kami mentaati sabda-Nya dan menaruh cinta kasih pada nama-Nya. Sebab Dialah ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

 

3 Comments

  • Herlin Maret 14, 2024 at 6:11 am

    Amin

    Reply
  • Danan Kristiharsa Yustinus Maret 14, 2024 at 6:40 am

    𝓣𝓮𝓻𝓲𝓶𝓪 𝓴𝓪𝓪𝓲𝓱 𝓡𝓸𝓶𝓸..

    Reply
  • Yufita Barito Maret 14, 2024 at 12:38 pm

    Makasih Romo untuk renungannya

    Reply

Leave a Comment