Rabu, 20 Maret 2024 – Hari Biasa Pekan V Prapaskah

Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA  — Mazmur 18:48-49⁣

Tuhan, Engkau membebaskan daku dari musuh. Engkau memberi aku kemenangan atas segala lawan dan merebut aku dari tangan orang jahat.⁣⁣

PENGANTAR: ⁣

“Mati membela kebenaran dapatkah dianggap bernilai?” Tiga orang pemuda harus memilih: menyembah berhala atau di bakar hidup-hidup. Yesus pun terancam ketika menyatakan, “Kalian berusaha membunuh Aku, sementara Aku mengatakan kebenaran yang Kudengar dari Allah.” Siap sediakah kita mem pertaruhkan nyawa membela kebenaran?⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣:

Marilah berdoa: Allah Bapa maha penyayang, Engkaulah yang membangkitkan semangat tobat Dengarkanlah permohonan kami dan terangilah hati putra dan putri-Mu, dalam hati umat-Mu. agar kami Kaukuduskan karena usaha tobat kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu…..⁣⁣

ATAU : ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber hidup damai, berilah sabda pembawa kebebasan dan kedamaian kepada dunia dalam diri Yesus Putra Manusia. Semoga kami meyakini bahwa hanya kekuatan-Mu sajalah yang mampu melestarikan hidup kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Nubuat Daniel 3:14-20.24-25.28

“Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya.”

Sekali peristiwa berkatalah Nebukadnezar, raja Babel, kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego, “Apakah benar, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu? Sekarang, jika kamu bersedia, demi mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah kamu menyembah patung yang kubuat ini! Tetapi jika kamu tidak menyembah, seketika itu juga kamu akan dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?”

Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab, “Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada Tuanku dalam hal ini. Jika Allah yang kami puja sanggup melepaskan kami, Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya Raja. Tetapi seandainya tidak, hendaklah Tuanku mengetahui, bahwa kami tidak akan memuja dewa Tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang Tuanku dirikan itu.”

Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar. Air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lipat lebih panas dari yang biasa. Kepada beberapa orang yang sangat kuat di antara tentaranya dititahkannya untuk mengikat Sadrakh, Mesakh dan Abednego, dan mencampakkan mereka ke dalam perapian yang menyala-nyala itu. Tetapi terkejutlah Raja Nebukadnezar, lalu bangun dengan segera.

Berkatalah ia kepada para menterinya, “Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?” Jawab mereka kepada raja, “Benar, ya Raja!” Kata raja, “Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu. Mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!” Maka berkatalah Nebukadnezar, “Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya tetapi melanggar titah raja, yang menyerahkan tubuh mereka karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah mana pun kecuali Allah mereka.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

KIDUNG TANGGAPAN: Daniel 3:52.53.54.55.56

P. Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami.
U. Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
P. Terpujilah nama-Mu yang mulia dan kudus.
U Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
P. Terpujilah Engkau dalam bait-Mu yang mulia dan kudus.
U Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
I. Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaan-Mu.
U. Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
P. Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya.
U. Kepada-Mulah pujian selama segala abad.
P. Terpujilah Engkau di bentangan langit.
U. Kepada-Mulah pujian selama segala abad.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Berbahagialah orang yang menyimpan sabda Allah dalam hati yang baik dan menghasilkan buah dalam ketekunan.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 8:31-42

“Apabila Anak memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.”

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, maka kamu benar-benar murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Jawab mereka, “Kami adalah keturunan Abraham, dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?”

Kata Yesus kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa, dan hamba tidak tetap tinggal di rumah; yang tetap tinggal dalam rumah adalah anak. Tetapi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka. Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku, karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu. Apa yang kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, seperti halnya kamu melakukan apa yang kamu dengar dari bapamu.” Jawab mereka kepada-Nya, “Bapa kami ialah Abraham.”

Kata Yesus kepada mereka, “Sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah! Pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.” Jawab mereka, “Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah.” Kata Yesus kepada mereka, “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.”
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Resi Dehonian yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Salam jumpa Bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Rumah SCJ Cipinang Cempedak Jakarta Timur dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Rabu, 20 Maret 2024, Hari Rabu Pekan Prapaskah ke lima..

Tema Resi kita kali ini adalah: “Tuhan Yesus memerdekan kita”. Marilah kita mempersiapkan hati untuk mendengarkan bacaan hari ini. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Para Sahabatku, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus.  Bacaan Injil yang kita dengarkan hari ini, Tuhan Yesus menegaskan bahwa Dia adalah sumber kebebasan yang sejati. Tuhan Yesus bersabda, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, maka kamu benar-benar murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” dan dan Tuhan Yesus kembali menegaskan, “Tetapi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.” Dari sabda Tuhan hari ini apa yang bisa kita pelajari. Saya menawarkan 3 hal saja.

  1. Tuhan Yesus adalah sumber kebebasan yang sejati, Dia akan memerdekaan kita. Tidak ada dari kita yang benar-benar mengalami kebebasan seratus persen, terkadang kita mengalami bahwa kita merasakan beban penderitaan, entah karena dosa dan kesalahan yang kita lakukan, atau kerena beban penderitaan, masalah, duka yang kita alami, sehingga kita merasa terbelanggu dan tidak bisa bebas berekspresi. Tuhan Yesus menawarkan diri sebagai sang pembebas, syaratnya adalah datang kepada-Nya, dan tinggal dalam firman-Nya. Melalui Gereja-Nya Tuhan memberikan rahmat pengampunan melalui sakramen tobat, Tuhan juga mengundang masing-masing dari kita sebagai anggota Gereja, sebagai murid-murid-Nya untuk saling berbagi suka dan duka sehingga nisa saling memerdekaan. Dalam Tuhan kita menemukan kemerdekaan sejati.

  2. Kebabasan yang Tuhan maksudkan adalah kebebasan dari dosa, dengan demikian hanya Tuhan Yesus lah yang mampu membeaskan kita dari perbudakan dosa. Tuhan telah menganugerahkan Roh Kudus-Nya. Dengan kekuatan Roh Kudus itulah, Tuhan memberdayakan kita untuk hidup sebagaimana Tuhan ingin kita hidup, untuk mengasihi sebagaimana Tuhan mengasihi, untuk menjadi sempurna seperti Tuhan adalah

  3. Tuhan mengundang kita untuk dengan rendah hati mengakui keterbatasan kita, mengakui dosa-dosa kita, mengakui kelemahan kita sehingga kita sungguh mengandalkan-Nya dan rindu menerima belas kasih dan rahmat Kerahiman-Nya. Keterbukaan dan pengakuan diri sebagai manusia yang tidak sempurna dihadapan Tuhan membuat kita mampu menerima rahmat-Nya yang besar. Masa prapaskah ini menjadi kesempatan kita untuk memeriksa diri dalam retret agung dan dengan rendah hati mengakui dihadapan Tuhan segala kelemahan kita.

Nah para sahabat, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus, mari buka mata dan hati kita untuk menemuka dan mengenali belas kasih Allah yang akan memerdekaan kita menjadi anak-anak Allah, menjadi murid-murid Kristus yang sejati.  Mari kita satukan hati kita dengan Hati-Nya yang Maha Kudus, serta belajar dari Hati-Nya dan menimba kasih-Nya yang tak berkesudahan dan semoga Hati Yesus semakin merajai hati kita. Amin.

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa mahamulia, kepada-Mu kami hunjukkan roti anggur ini, yang Kauanugerahkan kepada kami.  Terimalah kiranya demi kemuliaan nama-Mu dan jadikanlah rahmat guna menyehatkan jiwa raga kami. Demi Kristus, ….⁣⁣

ATAU : ⁣

Allah Bapa mahakudus, berkat roti anggur persembahan ini, sucikanlah kiranya kami dengan Roh-Mu, dan perkenankanlah kami menyambut Utusan-Mu yang datang mengunjungi kami, yaitu Yesus Kristus, ….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI  —  Kolose 1:13-14⁣

Allah telah memindahkan kita ke dalam Putra-Nya terkasih. Dalam Dialah kita memperoleh penebusan dan dalam darah-Nya penghapusan dosa.⁣⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, semoga anugerah yang baru kami terima ini menyembuhkan dan membersihkan kami dari kejahatan serta menguatkan kami dengan perlindungan-Mu. Demi Kristus, .⁣⁣

ATAU :⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kehidupan, jadikanlah kami putra dan putri Bapa Abraham, dan ajarilah kami mengakui bahwa Engkaulah Allah mahaesa, dan bahwa Engkau selalu menaruh cinta kasih kepada kami serta menghidupi kami. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

Leave a Comment