Minggu, 14 April 2024 – Hari Minggu Paskah III

Fr. Isedorus Bryan Bowo Pangestu SCJ dari Komunitas SCJ Visma Vijaya Praya (VVP) Yogyakarta – Indonesia

 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA –  Mzm. 65:1-2⁣

Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmur kanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji pujian! Alleluya.⁣⁣

SERUAN TOBAT: 

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bangkit dan duduk di sisi Bapa dalam kemuliaan. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkau telah bangkit dan menunjukkan jalan menuju kemuliaan. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkau telah bangkit dan medampingi kami dalam perjalanan kami. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

PENGANTAR⁣: 

Setiap kali kita bertemu untuk merayakan Ekaristi, Kristus berada di tengah-tengah kita. Sabda Allah pada hari ini qu akan memberikan kesaksian bahwa Yesus sungguh bangkit. “Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah.” la hadir di tengah rasul-rasulnya untuk menegaskan bahwa la sungguh bangkit. Pengalaman perjumpaan ini membuat para rasul memiliki semangat lagi. Mereka, bahkan diutus memberikan kesaksian, “Kamu adalah saksi dari semuanya ini”. Semoga Ekaristi hari ini membuat kita pun diteguhkan untuk juga diutus menjadi saksi iman yang kuat dan gembira dalam kehidupan ini.⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣: 

Marilah kita berdoa. (hening sejenak) : Ya Allah, dalam diri Yerus Kristus, Putra-Mu, yang bangkit dan hidup mulia, Engkau telah memenuhi janji-Mu yang diwartakan oleh para nabi. Kami mohon, semoga kami se lalu menyadari kehadiran Putra-Mu yang membawa damai sejahtera bagi kami. Sebab, Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U : Amin.⁣⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 3:13-15.17-19 

“Yesus, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati”

Setelah Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang lumpuh, orang banyak yang sangat keheranan mengerumuni mereka. Maka kata Petrus kepada mereka, “Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat bahwa Ia harus dilepaskan. Kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, dan malah menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu. Demikianlah Yesus, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, dan tentang hal itu kami adalah saksi. Hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpinmu. Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita. Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 4:2.4.7.9

Ref. Bagi orang benar Tuhan bercahaya laksana lampu di dalam gulita.

  1. Apabila aku berseru, jawablah aku ya Allah yang adil. Apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku, kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

  2. Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasih-Nya, Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepada-Nya.

  3. Banyak orang berkata, “Siapa yang akan menurunkan berkat?” Hendaknya cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan.

  4. Aku hendak membaringkan diri dan tidur dalam kehadiranku yang menenteramkan. Sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan, yang membuat istirahatku aman sentosa.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes 2:1-5a

“Yesus adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan juga untuk dosa seluruh dunia.”

Anak-anakku, hal-hal ini kutulis kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa. Namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita; malahan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. Dan inilah tandanya bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata, ‘Aku mengenal Allah’ tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalam dia tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman Allah, di dalam orang itu kasih Allah sungguh sudah sempurna.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : (Luk 24:32, 2/4) Tuhan Yesus, terangkanlah Kitab Suci, dan kobarkanlah hati kami bila mendengar Sabda-Mu.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 24:35-48

“Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga.”

Dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus ditemui oleh Yesus yang bangkit segera kembali ke Yerusalem. Di sana mereka menceriterakan kepada saudara-saudara yang lain apa yang terjadi di tengah jalan, dan bagaimana mereka mengenal Yesus pada waktu Ia memecah-mecahkan roti. Sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka, “Damai sejahtera bagi kamu!” Mereka terkejut dan takut, karena menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kamu terkejut, dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hatimu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini! Rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”Sambil berkata demikian Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka. Dan ketika mereka belum juga percaya karena girang dan masih heran, berkatalah Yesus kepada mereka, “Adakah padamu makanan di sini?” Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Yesus mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Yesus berkata kepada mereka, “Inilah perkataan yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Yesus membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. Kata Yesus kepada mereka, “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga. Dan lagi: Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

RESI DIBAWAKAN OLEH Fr. Isedorus Bryan Bowo Pangestu SCJ

Vivat Cor Jesus, Per Cor Mariae; Hidup Hati Jesus melalui Hati Bunda Maria.

Saudara-saudari yang terkasih, Injil Lukas yang kita dengarkan di Minggu Paskah ketiga ini mengisahkan kisah perjumpaan para murid dengan Yesus yang telah bangkit. Kisah-kisah perjumpaan dengan Yesus yang bangkit rupanya tidak membuat para murid secara otomatis mengenal Yesus. Para murid yang melakukan perjalanan ke Emaus mengenal Yesus ketika Yesus memecah-mecahkan roti, begitu juga ketika Yesus menampakkan diri kepada para murid justru disangka sebagai hantu.

Setelah kematian Yesus, para murid mengalami kegoncangan iman, sehingga sungguh tidak memahami peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Menariknya, Yesus datang kepada kepada para murid untuk menguatkan iman mereka. Ia menunjukkan bahwa Dia sungguh mengalami penderitaan, wafat disalib, dan bangkit dengan menunjukkan luka-lukanya serta makan bersama mereka. Yesus meneguhkan para murid bahwa jalan yang dilalui Yesus telah dinubuatkan oleh para nabi, yakni Mesias harus menderita dan bangkit pada hari yang ketiga.

Kisah perjumpaan para murid dan Yesus ini menunjukkan kepada kita bahwa penderitaan semakin membuat kita menjadi takut ketika kita terpisah dari Allah. Namun, Allah menunjukkan bahwa ketakuatan dan kecemasan telah dikalahkan lewat misteri sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya. Kita diundang untuk melihat tentang penderitaan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi sebagai jalan yang membuat kita semakin kuat karena Allah telah melewatinya melaluli wafat dan kebangkitan Yesus.

Saudara-saudari sahabat Resi yang terkasih, mari kita bersyukur atas misteri iman kita ini. Allah yang bangkit senantiasa memberikan kabar bahwa keselamatan ditawarkan kepada banyak orang. Sekarang, kita semua diundang untuk membagikan kabar baik yang kita terima kepada orang-orang di sekitar kita. Berkat Tuhan menyertai kita semua. Amin.

DOA UMAT⁣: 

Kedua murid yang tengah berjalan ke Emaus berkobar kobar hati mereka karena berjumpa dengan Yesus yang bangkit. Marilah kita panjatkan doa dengan hati yang ber kobar-kobar kepada Bapa karena Kristus telah bangkit bagi keselamatan kita pula.⁣

L : Bagi kaum awam di dalam Gereja: Semoga Allah Bapa Yang Mahabaik memberkati para rasul awam: para katekis dan pendidik, para pembina dan penjiwa gerakan-gerakan sosial sehingga setiap karya pengabdian mereka dalam karya kerasulan menjadi wujud kesaksian nyata atas iman akan Kristus yang telah bangkit. Marilah kita berdoa…⁣

U : Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami, ya Tuhan.⁣

L : Bagi masyarakat kita. Semoga berkat kebangkitan Kristus, masyarakat kita yang diperbudak oleh kesempitan cinta diri dan ketidaksetiaan,  diperbarui kembali dalam kekudusan seturut kehendak Kristua. Marilah kita berdoa…⁣

U : Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami, ya Tuhan.⁣

L : Bagi para penderita: Semoga berkat kebangkitan Kristus, para penderita cacat dan sakit selalu teguh dalam pengharapan dan setia dalam iman yang terwujud dalam perjuangan tanpa henti untuk berbagi hidup demi masa depan yang semakin cerah. Marilah kita berdoa …⁣

U : Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami, ya Tuhan.⁣

L : Bagi keluarga-keluarga muda di paroki kita: Semoga Allah Bapa Yang Mahasetia berkenan membimbing para keluarga muda di paroki kami agar menemukan ke bahagiaan dalam saling mencinta dan membuktikan kese tiaan yang mantap. Marilah kita berdoa …⁣

E : Engkaulah tumpuan harapan dan keselamatan kami, ya Tuhan.⁣

I : Bapa kami di surga, dalam diri Yesus yang telah bangkit Eng kau menunjukkan kepada kami bahwa Engkau adalah Allah yang setia, Allah orang-orang hidup dan sukacita kami. Maka, dengarkanlah doa putra dan putri-Mu dan perkenankanlah kami bergembira karena pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami. U : Amin.⁣⁣

LITURGI EKARISTI⁣:

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣: 

Ya Allah, terimalah persembahan kami ini sebagai ungkapan iman kepada Yesus Kristus, Putra-Mu, yang telah bangkit dan menerangkan isi Kitab Suci kepada kami. Semoga hi dup kami selalu diterangi oleh Sabda-Nya. Sebab, Dialah Tuhan, Pengantara kami. U : Amin.⁣⁣

ANTIFON KOMUNI  —  bdk. Luk. 24:46-47⁣

Kristus harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga. Dalam nama-Nya pertobatan dan peng mampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa. Alleluya.⁣

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah kita berdoa: Allah Bapa kami di surga, kami bersyukur atas roti kehi dupan yang telah kami terima. Semoga, kami semakin berani untuk menjadi saksi kebangkitan Putra-Mu sehingga warta tentang pengampunan dosa dan ajakan untuk bertobat selalu menggema dalam hidup kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. U Amin.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

No Comments

Leave a Comment