Selasa, 14 Mei 2024 – Pesta St. Matias, Rasul (Novena Roh Kudus hari kelima)

Fr. Alexander Bayu Putra Pratama SCJ dari Komunitas SCJ Visma Vijaya Praya (VVP) Yogyakarta – Indonesia

 
 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA — Yoh. 15:17

Bukan kalian yang memilih Aku. Akulah yang memilih kalian, dan mengutus kalian perg: untuk berbuah banyak, yaitu buah yang takkan binasa

PENGANTAR: 

Di dalam permainan atau olah raga seorang cadangan, yang mengganti kan orang lain, dianggap sebagai orang yang sebenarnya kurang mampu benar Mungkin Matins kita anggap demikian la dimasukkan dalam ke lompok dua belas untuk menggantikan Yudas Iskariot Tetapi hal itu bu kan kebetulan belaka Sebab sebenarnya ia sudah termasuk kelompok sa habat yang mengitari Yesus dan yang terbul a terhadap kabar baik. Dari Yesus sendiri ia telah menenma sesuatu yang didengar-Nya dari Bapa.

DOA PEMBUKA: 

Marilah berdoa : Allah Bapa mala pengasih, pemegang nasib kami, Santo Matias telah Kautambahkan pada kelompok dua belas rasul-Mu. Semoga berkat doa dan ajarannya kami selalu merasa gembira. karena Kaupanggil dan Kaumasukkan ke dalam kelompok pilihan-Mu. Demi Yesus Kristus Putra-Mu,….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 1:15-17.20-26

“Yang kena undi adalah Matias; dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas murid.”

Pada waktu itu berdirilah Petrus di tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya. Ia berkata, “Hai, Saudara-saudara, harus digenapi nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud, tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. Dahulu ia termasuk bilangan kami, dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini. Sebab ada tertulis dalam Kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya. Dan lagi: Biarlah jabatannya diambil orang lain. Jadi harus ditambahkan kepada kami satu orang yang dipilih dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke surga meninggalkan kami. Bersama kami ia harus menjadi saksi tentang kebangkitan Yesus.” Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan juga bernama Yustus, dan Matias. Mereka semua lalu berdoa, “Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang! Tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas, yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya.” Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu, dan yang kena undi adalah Matias. Dengan demikian Matias ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 113:1-2.3-4.5-6.7-8

Ref. Tuhan mendudukkan dia bersama para bangsawan.

  1. Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan, pujilah nama Tuhan! Kiranya nama Tuhan dimasyhurkan, sekarang dan selama-lamanya.

  2. Dari terbitnya matahari sampai pada terbenamnya terpujilah nama Tuhan. Tuhan tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.

  3. Siapakah seperti Tuhan, Allah kita, yang diam di tempat tinggi, yang merendahkan diri untuk melihat ke langit dan ke bumi?

  4. Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama para bangsawan, bersama dengan para bangsawan bangsanya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (lih. Yoh 15:16) Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 15:9-17

“Allah telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah.”

Pada perjamuan malam terakhir Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu! Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak lagi menyebut kamu hamba, sebab hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya. Tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Fr. Alexander Bayu Putra Pratama SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para Sahabat ReSi Dehonian yang terkasih, Berjumpa lagi  dengan saya Frater Alexander Bayu Putra Pratama SCJ dari komunitas Visma Vijaya Praya SCJ Yogyakarta-Indonesia, dalam ReSi- Renungan Singkat- Dehonian edisi hari Selasa, tanggal 14 Mei 2024, pada Pesta St. Matias, Rasul, Pekan Paskah VII. Pada kesempatan hari ini kita akan merenungkan  Sabda Tuhan yang akan kita dengarkan dari : Injil Yohanes 15:9-17

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku.” Yesus mengundang kita untuk tinggal dalam kasih-Nya, sebuah kasih yang tidak mengenal batas, yang tidak menghitung kesalahan, yang selalu memberi tanpa mengharapkan kembali- kasih yang penuh pengorbanan.

Sahabat Resi Dehonian yang terkasih, Yesus mengajarkan kita tentang kasih yang murni dan pengorbanan yang tulus. “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” Kasih ini adalah kasih yang Yesus tunjukkan kepada kita semua, kasih yang membawa-Nya ke kayu salib, kasih yang mengalahkan maut, dan kasih yang membuka pintu kehidupan yang kekal bagi kita.

St. Matias, yang kita peringati hari ini, adalah contoh nyata dari seseorang yang menjalankan perintah kasih ini. Dia tidak hanya mendengarkan kata-kata Yesus, tetapi juga melaksanakannya dengan tindakan nyata. Dia menjadi saksi dari Injil, membawa kabar baik ke ujung dunia, dan menunjukkan kasihnya melalui pelayanan dan pengorbanannya.

Kita juga dipanggil untuk menjadi seperti St. Matias. Kita dipanggil untuk menjadi sahabat Yesus yang sejati, yang tidak hanya mendengarkan kata-kata-Nya, tetapi juga melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara kita dapat menunjukkan kasih ini adalah dengan mengampuni mereka yang pernah menyakiti kita. Pengampunan bukanlah tindakan yang mudah, tetapi itulah salah satu bentuk kasih yang paling murni dan paling kuat.

Mengampuni bukan berarti melupakan, tetapi memilih untuk melepaskan rasa sakit dan memberikan kesempatan kedua, baik kepada orang lain maupun kepada diri kita sendiri. Ini adalah langkah pertama untuk menyembuhkan luka dan membangun jembatan persaudaraan yang lebih kuat.

Mari kita renungkan hari ini: Bagaimana kita dapat lebih mengasihi seperti Yesus? Bagaimana kita dapat menjadi sahabat yang lebih baik? Bagaimana kita dapat mengampuni dan memperbaharui hubungan kita dengan sesama?

Semoga perayaan Pesta St. Matias ini menginspirasi kita untuk lebih mendalami kasih Kristus dan menerapkannya dalam setiap aspek kehidupan kita. Semoga kita semua dapat menjadi saksi kasih Kristus yang selalu membaha nyala Kasih dan membagikan nyala kasih itu kepada sesama. Semoga Tuhan memberkati kita semua.  Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN: 

Allah Bapa kami maha pengasih, terimalah dan berkatilah kiranya roti anggur yang kami hunjukkan dengan hormat dan penuh syukur pada pesta rasul-Mu Santo Matias. Semoga karenanya kami Kauteguhkan dengan kekuatan rahmat-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI: 

Inilah perintah-Ku. Hendaklah kalian saling menaruh cinta kasih. sebagaimana Aku menaruh cinta kasih kepadamu

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahaluhur mahamulia curahilah selalu keluarga-Mu dengan kurnia ilahi. Semoga berkat doa restu Santo Matias kami Kauperkenankan ikut serta dalam kebahagiaan para kudus di surga Demi Krisius, Tuhan dan pengantara kami

DOWNLOAD AUDIO RESI

ST. MATIAS RASUL 

St. Mateas Rasul (Lukisan oleh Barnaba di Ayala (Spangol), th 1689)

Dalam menantikan kedatangan Roh Kudus seperti yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus Kristus setelah kenaaikann-Nya kesurga, para murid dan kesebelas rasul serta Bunda Maria berkumpul di tingkat atas pada sebuah rumah di Yerusalam. Mereka berjumlah sekitar 120 orang. Mereka semua bertekun dan berdoa mohon kedatangan Roh Kudus. Pada saat itu St. Petrus mengusulkan pemilihan seorang rasul pengganti Yudas Iskariot yang telah mengkianati Yesus dan mati bunuh diri dengan cara menggantungkan diri. St. Petrus mengatakan bahwa calon haruslah orang yang senantiasa bersama Yesus sejak dari pembaptisan-Nya di Sungai Yordan hingga kebangkitan-Nya. Pada saat itu diajukan dua orang murid, yaitu Yosef yang disebut Barsabar atau Yustus dan Matias. Dan Matias-lah yang kemudian terpilih menjadi rasul pengganti Yudas iskariot. 

Dan sejak saat itu Matias menjadi masuk kedalam bilangan keduabelas rasul yang menjadi pengemban utama tugas menyebarkan Kabar Gembira ke suluruh penjuru dunia. Nama Matias (yang berati Anugerah Tuhan) hanya sekali saja di­sebut di dalam Kitab Perjanjian Baru. Dalam tulisan-tulisan Apokrif, namanya tidak pernah disebut-sebut.

St. Matias adalah seorang rasul yang amat baik. Ia mewartakan Kabar Gembira di wilayah Yudea. Kemudian, ia melanjutkan perjalanannya ke Cappadocia (sekarang Turki). Banyak orang mendengarkan Matias. Mereka percaya akan pesannya yang mengagumkan. Para musuh Kristus amat geram melihat orang banyak mendengarkan Matias. Mereka berusaha menghentikannya. Akhirnya, Matias wafat sebagai martir. Tahun kema­tiannya tidak diketahui pasti, namun makamnya terdapat di Trier, Jerman.

1 Comment

  • Atty Mei 14, 2024 at 6:52 am

    Pagi Pastor trimakasih, boleh k sy menggunakan ini dlm memimpin ibadah lingkungan nanti malam😇🙏🙏🙏

    Reply

Leave a Comment