Kamis, 11 September 2025 – Hari Biasa Pekan XXIII

Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ dari Komunitas Seminari Menengah St. Paulus Palembang – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Kolose 3:14

Biarlah damai sejahtera Kristus melimpah dalam hatimu, sebab kalian dipanggil untuk hidup berdamai dalam satu tubuh.

PENGANTAR:

Hendaklah kalian bersabar satu sama lain dan saling memaafkan. Sebagaimana Kristus mengampuni kalian.Demikianlah kesimpulan Paulus mengenai cinta kasih.Yesus minta kita mengadili dengan takaran sebagaimana kita ingin diadili, dan menekankan agar kita selalu bersedia memaafkan.

DOA KOLEKTAN:

Marilah bedoa: Allah Bapa maharahim, semoga sabda-Mu berkarya penuh di tengah-tengah kami, agar dalam segala tingkah laku kami selalu maaf-memaafkan dan saling membuat bahagia. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Kolose 3:12-17

“Tata hidup keluarga di dalam Tuhan.”

Saudara-saudara, kalianlah orang pilihan Allah, yang dikuduskan dan dikasihi Allah. Maka kenakanlah belas kasihan, kemurahan dan kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan hendaknya kalian saling mengampuni apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain; sebagaimana Kristus mengampuni kalian, demikian pula kalian hendaknya. Dan di atas semuanya itu kenakanlah cinta kasih, tali pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Semoga damai sejahtera Kristus menguasai hatimu, karena untuk itulah kalian dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah. Semoga sabda Kristus dengan segala kekayaannya tinggal di antara kalian. Hendaknya kalian saling mengajar dan menasihati dengan segala hikmat. Nyanyikanlah Mazmur, puji-pujian dan nyanyan rohani, untuk mengucapkan syukur kepada Allah di dalam hatimu. Dan segala sesuatu yang kalian lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah itu demi nama Tuhan Yesus Kristus, dan dengan pengantaraan-Nya bersyukurlah kepada Allah, Bapa kita.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 150:1-2,3-4,5-6

Ref. Segala yang bernafas, pujilah Tuhan!

  1. Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat! Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!

  2. Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi! Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!

  3. Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang! Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (1Yoh 4:12) Jika kita saling menaruh cinta kasih, Allah tinggal dalam kita; dan cinta kasih Allah dalam kita menjadi sempurna.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 6:27-38

“Hendaklah kalian murah hati sebagaimana Bapamu murah hati adanya.”

Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Dengarkanlah perkataan-Ku ini: Kasihilah musuhmu. Berbuatlah baik kepada orang yang membenci kalian. Mintalah berkat bagi mereka yang mengutuk kalian. Berdoalah bagi orang yang mencaci kalian. Bila orang menampar pipimu yang satu, berikanlah pipimu yang lain. Bila orang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu. Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu, dan janganlah meminta kembali dari orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kalian kehendaki orang berbuat kepada kalian, demikian pula hendaknya kalian berbuat kepada mereka. Kalau kalian mengasihi orang yang mengasihi kalian, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. [Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian.] Lagipula kalau kalian memberikan pinjaman kepada orang yang dengan harapan akan memperoleh sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyaknya. Tetapi kalian, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan berilah pinjaman tanpa mengharapkan balasan, maka ganjaranmu akan besar dan kalian akan menjadi anak Allah yang Mahatinggi. Sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan orang-orang jahat. Hendaklah kalian murah hati sebagaimana Bapamu murah hati adanya. Janganlah menghakimi orang, maka kalian pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah menghukum orang, maka kalian pun tidak akan dihukum. Ampunilah, maka kalian pun akan diampuni. Berilah, dan kalian akan diberi. Suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan tumpah ke luar akan dicurahkan ke pangkuanmu. Sebab ukuran yang kalian pakai, akan diukurkan pula kepadamu.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para pendengar Resi Dehonian yang terkasih, berjumpa kembali dengan saya romo Robertus Susilo Haryono SCJ, dari komunitas SCJ Seminari menengah St. Paulus Palembang,  dalam renungan singkat Dehonian Edisi, kamis, 11 September 2025. Pada hari ini kita akan mendengarkan dan merenungkan Injil Lukas 6:27-38.

Para pendengar resi yang terkasih, kiranya setiap agama memiliki ajaran tentang kasih. Begitu pula agama katolik, kasih juga menjadi ajarannya. Bahkan, dalam iman Katolik kasih justru menjadi ajaran utama. Pertanyaan yang muncul adalah apa yang membuat ajaran kasih dalam iman katolik berbeda dengan ajaran kasih yang lain?

Dalam Injil hari ini Yesus mengajak para murid untuk mengasihi sesama. Namun para murid tidak boleh hanya mengasihi orang yang baik baik , orang yang selalu membalas mengasihi, namun para murid harus mampu mengasih musuh musuhnya, orang orang yang membenci mereka. Pasti tidak mudah untuk mewujudkan perintah Yesus tersebut. Mengasih secara total, tanpa pamrih tanpa mengharapkan balasan dari orang yang kita kasihi. Para murid harus mengasihi dan berbuat baik secara lebih dari pada yang lain. Perintah untuk mengasihi secara total dan lebih kepada semua orang tanpa pandang bulu terutama mengasih orang yang membenci kita adalah nilai lebih dari para murid Yesus.

Para pendengar terkasih marilah belajar dari Tuhan Yesus dalam hal mengasihi sesama dan marilah mohon rahmat-Nya agar kita dimampukan untuk mewujudkan perintah untuk mengasihi sesama.

DOA PENGANTAR PERSEMBAHAN:

Allah Bapa maha pengasih, berkatilah kiranya roti anggur ini dan kuduskanlah menjadi lambang cinta kasih-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Kolose 3:15

Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kalian telah dipanggil menjadi satu tubuh.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, semoga kami berbelas kasih terhadap sesama, sebagaimana Engkau berbelas kasih kepada kami. Ajarilah kami saling menaruh cinta kasih, agar kedamaian dan kebebasan dapat berkembang di dunia ini. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

  • Helena Sri Hartini September 11, 2025 at 9:04 am

    Amen🙏🙏
    Terimakasih Romo
    Kiranya Tuhan Yesus mengizinkan para Romo untuk selalu sehat ,sehingga kebenaran diwartakan setiap hari. Berkah Dalem 🙏🙏

    Reply

Leave a Comment