Kamis, 08 Januari 2026 – Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan

Rm. Yohanes Sigit Winarno SCJ dari Komunitas SCJ Paroki Hati Kudus Palembang – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Yohanes 1:1

Sejak awal mula Sabda itu Allah, dan Ia berkenan dilahirkan sebagai Penebus dunia.

PENGANTAR:

Kepada orang-orang sedesa, Yesus mau menjelaskan bahwa la melaksanakan apa yang dinubuatkan oleh Kitab Suci. Ia dipenuhi Roh Kudus, diurapi oleh Tuhan Allah, dan dilahirkan di dunia ini untuk membawa kabar gembira bagi orang papa, para tahanan, orang buta, dan kaum tertindas. Bila kita mau mengikuti, tiada jalan lain yang tersedia selain menaruh cinta kasih kepada Allah dan kepada para putra dan putri-Nya.

DOA KOLEKTA:

Marilah bedoa: Allah Bapa, sumber cahaya, dengan perantaraan Putra-Mu Engkau menyinari segala bangsa dengan cahaya-Mu. Kami mohon, semoga kami selalu percaya dengan teguh kepada Kristus Penebus, agar semakin disinari terang cahaya-Nya dan akhirnya mencapai kemuliaan kekal. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes 4:19-5:4

“Barangsiapa mengasihi Allah, Ia harus juga mengasihi saudaranya.”

Saudara-saudaraku terkasih, kita harus mengasihi Allah, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Jikalau seorang berkata, “Aku mengasihi Allah,” tetapi membenci saudaranya, ia adalah seorang pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang ia lihat, tidak mungkin ia mengasihi Allah yang tidak ia lihat. Dan inilah perintah yang kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir dari pada-Nya. Inilah tandanya bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu bahwa kita meuruti perintah-perintah-Nya. Dan perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: yakni iman kita.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 72:1-2.14.15bc.17

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

1. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum.
2. Ia akan menebus nyawa mereka dari penindasan dan kekerasan; darah mereka mahal di matanya. Kiranya ia didoakan senantiasa, dan diberkati sepanjang hari.
3. Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Luk 4:18) Tuhan mengutus Aku menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, dan memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 4:14-22a

“Pada hari ini digenapilah Kitab Suci.”

Sesudah dicobai Iblis di padang gurun, dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Selama di situ Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ, dan semua orang memuji Dia. Lalu Ia datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan. Dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab Nabi Yesaya, dan setelah membukanya, Ia menemukan nas di mana ada tertulis: Roh Tuhan ada pada-Ku oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan oang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang. Kemudian Yesus menutup kitab itu, mengembalikannya kepada pejabat, lalu Ia duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Yesus mulai mengajar mereka, kata-Nya, “Pada hari ini genaplah nas tadi sewaktu kamu mendengarnya!” Semua orang itu membenarkan Dia, dan mereka heran akan kata-kata indah yang diucapkan-Nya.
Demikianlah Sabda Tuhan! U : Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yohanes Sigit Winarno SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Bapak, ibu, saudara-saudari, rekan-rekan kaum muda dan para sahabat resi yang saya kasihi di dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Seorang mandor bertanya pada tukang pertama yang dia jumpai di proyek, “Sedang apa pak?” Tukang menjawab, “sedang menata batu bata pak.” Mandor lalu pergi menjumpai tukang kedua. Ia bertanya hal yang sama. Tukang itu menjawab, “Saya sedang membuat dinding pak.” Tukang ketiga yang ditanya dengan pertanyaan sama menjawab berbeda. “Saya sedang membangun Ibu Kota Negara pak, saya bekerja dengan sungguh-sungguh. Saya tahu ini bangunan bersejarah dan saya harus membuatnya sebaik mungkin.”  Orang ketiga ini mempunyai visi jauh ke depan dan dia mampu menjalankan apa yang dicita-citakan.

Merumuskan arah yang mau dituju itulah visi. Membuat langkah-langkah bagaimana tujuan itu bisa dicapai itulah misi. Jadi, visi adalah tujuan jangka panjang, sedang misi adalah tahap atau langkah bagaimana mencapainya. Supaya dalam mencapai tujuan tidak menghalalkan segala cara, maka perlu ada nilai atau rambu-rambu yang menuntun untuk bertindak benar. Yesus datang ke Nasaret, kota asal-Nya dan Ia membaca nubuat nabi Yesaya. Melalui nubuat itu Yesus menggenapi-Nya. Nubuat Yesaya tersebut adalah visi dan misi Yesus. Visi kedatangan-Nya adalah menghadirkan Kerajaan Allah. Misi yang dilakukan adalah “untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

Bapak, ibu, saudara-saudari, rekan-rekan kaum muda dan para sahabat resi yang saya kasihi di dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Kita hidup di dunia ini juga ada tujuannya. Allah menciptakan kita punya maksud dan kehendak. Apakah kita bisa memahami kehendak Allah yang menjadi visi hidup kita? Apakah kita punya cara-cara bagaimana visi itu dapat tercapai? Tujuan akhir kita adalah persatuan dengan Bapa. Hidup semestinya membuat kita sadar bahwa kita harus mengandalkan Tuhan dan senantiasa berbagi kebaikan dengan banyak orang. Banyak kesempatan ditawarkan agar kita bisa menjadi berkat bagi sesama. Tuhan memberkati. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSIAPAN: 

Allah Bapa mahakuasa, sudilah menerima persembahan kami dan ubahlah menjadi tubuh dan darah Kristus. Semoga kami yang mempersembahkan pemberian-Mu ini layak menerima Engkau sendiri. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 3:16

Demikan besar cinta kasih Allah kepada dunia, sehingga Ia menyerahkan Putra-Nya yang tunggal, agar semua orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup abadi.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, kami bersyukur atas rahmat sakramen-Mu. Semoga hidup kami tetap disegarkan oleh dayanya yang menyelamatkan. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

  • Firmus dega Januari 8, 2026 at 10:40 am

    Makasih Romo

    Reply

Leave a Comment