
Rm Hubertus Aditya Prabowo SCJ dari komunitas SCJ Sacred Heart Formation House Cagayan De Oro City – Philippines
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 97:6
Langit memberitakan keadilan Tuhan, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
PENGANTAR:
Terdorong oleh Roh Allah, para nabi melaksanakan tugasnya dengan berani. Bencana yang diwartakan dan rintangan-rintangan yang mereka hadapi, tidak mematahkan niat untuk berbakti kepada Tuhan. Roh Allah yang sama itulah yang membantu kita berdoa, agar datanglah kerajaan Allah. Pula untuk memaafkan sesama, bahkan lawan-lawan dan mereka yang membenci kita.
DOA KOLEKTA:
Marilah bedoa: Allah Bapa kami di surga, perkenankanlah kami menyapa nama-Mu sebagaimana dilakukan Putra-Mu terkasih. Semoga kami dapat menghayati, bahwa Engkaulah Bapa kami dan kami saling bersaudara karena se-Bapa. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Putera Sirakh 48:1-14
“Elia terangkat dalam badai, dan Elisa dipenuhi dengan rohnya.”
Dahulu kala tampillah Nabi Elia, bagaikan api; sabdanya membakar laksana obor. Dialah yang mendatangkan kelaparan atas orang Israel dan karena geramnya, jumlah mereka dijadikannya sedikit. Atas firman Tuhan langit dikunci olehnya, dan api diturunkannya sampai tiga kali. Betapa mulialah engkau, hai Elia, dengan segala mukjizatmu! Siapa dapat memegahkan diri sama dengan dikau? Orang mati kaubangkitkan dari alam arwah dan dari dunia orang mati dengan sabda Yang Mahatinggi. Raja-raja kauturunkan sampai jatuh binasa, dan orang-orang tersohor kaujatuhkan dari tempat tidurnya. Teguran kaudengar di Gunung Sinai, dan di Gunung Horeb keputusan untuk balas dendam. Engkau mengurapi raja-raja untuk menimpakan balasan, dan nabi-nabi kauurapi menjadi penggantimu. Dalam olak angin berapi engkau diangkat, dalam kereta dengan kuda-kuda berapi. Engkau tercantum dalam ancaman-ancaman tentang masa depan untuk meredakan kemurkaan sebelum meletus, dan mengembalikan hati bapa kepada anaknya serta memulihkan segala suku Yakub. Berbahagialah orang yang telah melihat dikau, dan yang meninggal dalam kasih, sebab kami pun pasti akan hidup. Elia ditutupi dengan olak angin, tetapi Elisa dipenuhi dengan rohnya. Selama hidup Elisa tidak gentar terhadap seorang penguasa, dan tidak seorang pun menaklukkannya. Tidak ada sesuatu pun yang terlalu ajaib baginya, bahkan di kubur pun jenazahnya masih bernubuat. Sepanjang hidupnya ia membuat mukjizat, dan malah ketika meninggal pekerjaannya menakjubkan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 97:1-2.3-4.5-6.7
Ref. Segala bangsa bertepuk tanganlah berpekiklah untuk Allah raja semesta.
-
Tuhan adalah Raja. Biarlah bumi bersorak-sorai, biarlah banyak pulau bersukacita! Awan dan kekelaman ada di sekeliling-Nya, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
-
Api menjalar di hadapan-Nya, dan menghanguskan para lawan di sekeliling-Nya. Kilat-kilat-Nya menerangi dunia, bumi melihatnya dan gemetar.
-
Gunung-gunung luluh laksana lilin di hadapan Tuhan, di hadapan Tuhan semesta alam. Langit memberitakan keadilan-Nya dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
-
Akan mendapat malulah semua orang yang beribadah kepada patung, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala dewata sujud menyembah Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : Kalian akan menerima roh pengangkatan menjadi anak, dalam roh itu kita akan berseru, “Abba, ya Bapa”.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 6:7-15
“Berdoalah kalian demikianlah.”
Dalam khotbah di bukit berkatalah Yesus, “Bila kalian berdoa janganlah bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka doanya akan dikabulkan karena banyaknya kata-kata. Jadi janganlah kalian seperti mereka. Karena Bapamu tahu apa yang kalian perlukan, sebelum kalian minta kepada-Nya. Maka berdoalah kalian demikian, ‘Bapa kami, yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di surga. Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan. Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.’ Karena, jikalau kalian mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kalian pula. Tetapi jikalau kalian tidak mengampuni orang, Bapamu pun tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus!
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Hubertus Aditya Prabowo SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus Melalui Hati Maria.
Saudara-saudari terkasih, dalam Injil Matius 6:7-15, Yesus mengajarkan bahwa doa bukanlah soal banyaknya kata-kata, melainkan hubungan yang tulus dengan Bapa di surga. Tuhan mengetahui kebutuhan kita bahkan sebelum kita memintanya. Karena itu, ketika berdoa, kita diajak untuk datang dengan hati yang sederhana, penuh iman, dan percaya kepada kasih serta penyelenggaraan Allah. Doa yang sejati lahir dari kerendahan hati, bukan dari keinginan untuk tampil saleh di hadapan orang lain.
Yesus kemudian mengajarkan Doa Bapa Kami sebagai pola doa yang sempurna. Dalam doa ini, kita diajak pertama-tama memuliakan nama Allah dan mencari kehendak-Nya. Setelah itu, kita mempersembahkan kebutuhan hidup kita sehari-hari, memohon pengampunan atas dosa-dosa kita, serta meminta kekuatan agar tidak jatuh ke dalam pencobaan. Doa ini mengingatkan bahwa hidup orang beriman harus selalu berpusat pada Allah sekaligus terbuka terhadap sesama.
Pada bagian akhir, Yesus menegaskan pentingnya mengampuni. Kita memohon agar Allah mengampuni kesalahan kita, sebagaimana kita mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Pengampunan bukanlah hal yang mudah, tetapi itulah jalan yang ditunjukkan Kristus. Hati yang mau mengampuni akan mengalami kedamaian dan membuka diri bagi rahmat Allah. Maka marilah kita menjadikan Doa Bapa Kami bukan sekadar doa yang diucapkan dengan bibir, tetapi pedoman hidup yang diwujudkan dalam iman, kasih, dan pengampunan setiap hari.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa Raja mahamulia, semoga datanglah kerajaan-Mu dan jadilah kehendak-Mu berkat Dia yang telah memuliakan nama-Mu, ialah Yesus Putra-Mu, rezeki kehidupan kami. Yang hidup dan berkuasa sepanjang masa.
ANTIFON KOMUNI – Matius 6:14
Jikalau kalian mengampuni kesalahan orang, bapamu di surga akan mengampuni kalian pula.
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Allah Bapa Raja mahamulia, Engkau benar-benar mengasihani kami manusia, bila kami benar-benar saling memaafkan dengan tulus hati. Maka bebaskanlah kami dari segala cobaan. dan bimbinglah kami memasuki kerajaan-Mu. Demi Kristus, ….
DOWNLOAD AUDIO RESI:
No Comments