Rabu, 08 Juli 2026 – Hari Biasa Pekan XIV

Rm Yohanes Dwi Feri Antoro SCJ dari Komunitas Asrama Putra Leo Dehon Metro Lampung – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Hosea 10:12

Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari Tuhan, sampai Ia datang dan menghujani kalian dengan keadilan.

PENGANTAR:

Sudah waktunya untuk mencari Tuhan’ demikianlah seruan Nabi Hosea. Umat tak pernah berpuas diri. Maka Yesus mengutus murid-murid-Nya. Sebab kerajaan surga sudah dekat. Barangsiapa berpuas diri dengan apa yang ada padanya, akan mundur dan macet. Taburlah benih keadilan, maka kalian akan memanen kasih setia.

DOA KOLEKTA: 

Marilah bedoa: Allah Bapa mahakuasa dan kekal, sabda-Mu penuh daya kekuatan: membuka harapan dan penyembuhan bagi mereka yang mengimaninya. Kami mohon, buatlah subur dalam diri kami bagaikan padi di tanah yang menjadi rezeki bagi orang banyak. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Hosea 10:1-3.7-8.12

“Sudah waktunya untuk mencari Tuhan.”

Israel adalah pohon anggur yang riap tumbuhnya, yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya, makin baik dibuatnya tugu-tugu berhala. Hati mereka licik, sekarang mereka harus menanggung akibat kesalahannya: Dia akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka, akan meruntuhkan tugu-tugu berhala mereka. Sungguh, sekarang mereka berkata: “Kita tidak mempunyai raja lagi, sebab kita tidak takut kepada TUHAN. Apakah yang dapat dilakukan raja bagi kita?” Samaria akan dihancurkan; rajanya seperti sepotong ranting yang terapung di air. Bukit-bukit pengorbanan Awen, yakni dosa Israel, akan dimusnahkan. Semak duri dan rumput duri akan tumbuh di atas mezbah-mezbahnya. Dan mereka akan berkata kepada gunung-gunung: “Timbunilah kami!” dan kepada bukit-bukit: “Runtuhlah menimpa kami!” Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 105:2-3.4-5.6-7

Ref. Carilah selalu wajah Tuhan

  1. Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.

  2. Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah selalu wajah-Nya! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mukjizat dan ketetapan-ketetapan yang diucapkan-Nya.

  3. Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya! Dialah Tuhan, Allah kita, ketetapan-Nya berlaku di seluruh bumi.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U :  Alleluya, alleluya, alleluya
S :  (Mrk 1:15) Kerajaan Allah sudah dekat; bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 10:1-7

“Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan melenyapkan segala penyakit serta segala kelemahan. Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas, saudaranya; Yakobus, anak Zebedeus dan Yohanes, saudaranya; Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius, pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus, dan Ia berpesan kepada mereka, “Janganlah kalian menyimpang ke jalan bangsa lain, atau masuk ke dalam kota Samaria , melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel . Pergilah dan wartakanlah, ‘Kerajaan Surga sudah dekat’.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Yohanes Dwi Feri Antoro SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria. 

Pendengar Resi Dehonian yang terkasih, selamat berjumpa kembali dengan saya, Romo Yohanes Dwi Feri Antoro SCJ dari Komunitas Asrama Putra Leo Dehon Metro, Lampung, dalam ReSi (Renungan Singkat) Dehonian, edisi hari Rabu, 08 Juli 2026 pekan biasa ke XIV. Saudara/I terkasih, pernahkah kita merasa tidak pantas atau tidak mampu ketika diminta melayani di Gereja atau membantu sesama? Mungkin kita pernah berkata dalam hati, “Ah, saya tidak bisa. Masih banyak orang lain yang lebih pintar atau lebih mampu daripada saya.” Perasaan seperti ini sangat wajar. Namun, justru orang-orang seperti inilah yang sering dipanggil Tuhan.

Dalam Injil hari ini, Yesus memanggil kedua belas murid-Nya. Mereka bukanlah pribadi yang sempurna tetapi Yesus memilih mereka untuk mewartakan kabarsukacita. maka, sebelum mengutus mereka, Yesus terlebih dahulu memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat, menyembuhkan orang sakit, dan menolong mereka yang menderita. Kuasa itu bukan supaya mereka menjadi terkenal atau dipuji orang, tetapi supaya melalui mereka orang-orang dapat merasakan kasih dan pertolongan Allah. selain itu, Yesus juga memberi mereka tugas yang sederhana, yaitu mewartakan bahwa “Kerajaan Surga sudah dekat.” Artinya  bahwa Allah hadir di tengah kehidupan manusia. Allah tidak jauh dari kita. Ia datang membawa harapan, damai, pengampunan, dan keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Saudara-saudari, lalu apa arti Injil ini bagi kita? Sering kali kita berpikir bahwa tugas mewartakan Injil hanyalah tugas imam, biarawan, biarawati, atau katekis. Padahal, sejak dibaptis, kita semua telah dipanggil menjadi murid Yesus sekaligus menjadi pewarta Injil. Dunia yang kita hidupi sekarang masih penuh dengan berbagai persoalan. Misalnya: kekerasan, kebencian, ketidakadilan, perpecahan, kesombongan dan peperangan. Di tengah keadaan seperti ini, Tuhan mengutus kita untuk menjadi pembawa damai, harapan, dan kasih. Bagaimana caranya? Tidak harus dengan kata-kata yang hebat melainkan hidup sesuai dengan Sabda Tuhan. ketika kita hidup sesuai dengan Sabda-Nya, hidup kita akan menjadi pribadi yang jujur dalam pekerjaan, sabar menghadapi keluarga, mau mengampuni orang yang menyakiti kita, peduli kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan, dan memperlakukan semua orang dengan kasih, pada saat itulah kita sedang mewartakan Injil.

Tugas ini tentu tidak selalu mudah bagi kita. Mengapa? karena dunia sering mengajarkan kita untuk mengejar kepentingan diri sendiri, membalas kebencian dengan kebencian, dan mencari kekuasaan daripada melayani. Dalam situasi yang tidak mudah ini, Yesus mengutus Roh Kudus untuk menyertai setiap perjalanan dan pelayanan kita. Roh Kudus inilah yang akan memberi kekuatan ketika kita merasa lemah, memberi keberanian ketika kita takut, dan membimbing kita untuk tetap memilih jalan yang benar. Semakin dekat kita kepada Tuhan melalui doa, mendengarkan Sabda-Nya, dan mengikuti Ekaristi, semakin nyata pula kasih Kristus dalam hidup kita.

Saudara-saudari terkasih, hari ini Yesus juga memanggil kita, seperti dahulu Ia memanggil kedua belas rasul. Ia mengenal kita, mempercayai kita, dan mengutus kita ke tengah keluarga, tempat kerja, sekolah, lingkungan, dan masyarakat. Di sanalah kita dipanggil menjadi saksi kasih-Nya. Maka marilah kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah kehadiran saya membawa damai bagi orang lain? Apakah hidup saya sudah mencerminkan kasih Kristus? Apakah saya berani menjadi saksi Yesus dalam kehidupan sehari-hari? Semoga kita berani menjawab panggilan Tuhan dengan penuh iman: “Tuhan, aku siap. Utuslah aku.” Semoga Roh Kudus selalu menyertai dan menguatkan kita, sehingga melalui perkataan, sikap, dan tindakan kita, semakin banyak orang merasakan kasih dan keselamatan yang berasal dari Kristus.  Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:  

Allah Bapa mahakudus, semoga hati kami dapat bertobat dan mendapat pengampunan atas dosa-dosa berkat roti anggur ini dan kemudian Kaupenuhi dengan Roh Putra-Mu, Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Matius 10:6-7

Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan wartakanlah: kerajaan surga sudah dekat.

DOA SESUDAH KOMUNI: 

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber pengharapan, kami mohon, semoga kami Kauutus membagikan kesehatan dan kebebasan kepada sesama; tetapi semoga lisan kami Kauberi sabda-Mu yang menumbuhkan pengharapan. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI:

No Comments

Leave a Comment