
Rm Andreas Nugroho SCJ dari Komunitas SCJ Rumah Damai Dehon Palembang – Indonesia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Luk 10:38
Yesus memasuki sebuah dusun, dan seorang wanita bernama Marta menyambut-Nya ke dalam rumahnya.
PENGANTAR:
Pada zaman orang dikejar-kejar waktu dan prestati, secara spontan kita lebih tertarik kepada pribadi Marta yang aktif siap melayani, daripada Maria, saudarinya yang lebih pasif. Dengan penuh perhatian Marta sibuk melayani, jangan sampai ada yang terlantar. Seorang penerima tamu yang ideal! Namun janganlah kita tenggelam dalam kesibukan. Hidup yang benar, iman yang benar, memerlukan pengendapan, renungan. Dengan halus sekali Yesus memperingatkan hal itu. Dan Marta menangkapnya.
DOA KOLEKTA:
Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Putera-Mu telah sudi bertamu di rumah Santa Marta. Semoga berkat doanya kami setia melayani Kristus dalam diri sesama kami, supaya kelak kami pun dapat masuk ke dalam kediaman surgawi. Demi Yesus Kristus, …
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Yohanes 4:7-16
“Allah adalah kasih.”
Anak-anakku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allahlah yang telah mengasihi kita dan telah mengutus Anak-Nya sebagai silih bagi dosa-dosa kita. Anak-anakku kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita pun saling mengasihi. Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Tetapi jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita. Beginilah kita ketahui, bahwa kita berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: yakni bahwa Ia telah mengaruniai kita mendapat bagian dalam Roh-Nya. Kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 34:2-3,4-5,6-7,8-9,10-11
Ref. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan.
-
Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
-
Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.
-
Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.
-
Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
-
Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa, lalu meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
-
Takutlah akan Tuhan, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab orang yang takut akan Dia takkan berkekurangan. Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari Tuhan, tidak akan kekurangan suatu pun.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya, Alleluya.
S : Terimalah dengan lemah lembut sabda yang tertanam dalam hatimu, yang mampu menyelamatkan jiwamu.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 11:19-27
“Akulah kebangkitan dan hidup!”
Menjelang Hari Raya Paskah, banyak orang Yahudi datang kepada Marta dan Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya. Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah. Maka kata Marta kepada Yesus, ‘Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya.’ Kata Yesus kepada Marta, “Saudaramu akan bangkit.” Kata Marta kepada-Nya, “Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman.” Jawab Yesus, “Akulah kebangkitan dan hidup! Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun sudah mati; dan setiap orang yang hidup dan percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” Jawab Marta, “Ya Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Andreas Nugroho SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Sahabat Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya Romo Andreas Nugroho SCJ dari komunitas SCJ-Rumah Damai Dehon Palembang-Indonesia, dalam Resi – Renungan Singkat – Dehonian edisi Rabu, 29 Juli 2026, Peringatan Wajib St. Marta, Maria dan Lazarus. Sabda Tuhan yang akan kita dengar dan renungkan hari ini dari: Injil Suci menurut Yohanes 11:19-27
Hari ini kita sebagai warga Gereja diingatkan kembali akan tokoh awal yang mengakui iman akan adanya kebangkitan badan. Marta adalah pribadi pertama yang percaya akan adanya kebangkitan badan, ada hidup kekal setelah kematian ragawi.
Keyakinan awal itu semakin dipertegas oleh karena iman kita kepada Tuhan Yesus yang mengalami sengsara-wafat-bangkit dari antara orang mati.
Ketika Tuhan Yesus mengatakan kepada Marta: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”
Lalu Marta pun menjawab dengan mantap: “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.”
Tanggapan Marta merupakan pengakuan iman yang kuat dan dalam atas Keilahian Tuhan Yesus.
Di saat Marta mengakui keilahian Tuhan dan menyampaikan permohonannya, ia pun mendapatkan mukjizat saat itu juga, Lazarus-saudaranya, yang di dalam kubur selama 4 hari pun dibangkitkan oleh Tuhan (Yoh.11:43-44). Kemuliaan Allah dinyatakan dalam peristiwa duka, kehilangan yang sedang dialami Marta dan Maria (Yoh. 11:40).
Saudari-saudaraku, janganlah berhenti percaya, melainkan tetaplah percaya pada Tuhan Yesus yang mampu mendatangkan kebaikan dari suatu keadaan atau peristiwa yang menurut kita menyesakkan dan menyakitkan. Tetaplah teguh beriman dalam kondisi apapun hidupmu!
Bila iman dan kepercayaan sudah memudar, lalu apalagi yang menjadi sandaran dan kekuatan kita? Marta yang menyatakan imannya menjadi penyegaran bagi kita untuk kembali percaya dan beriman: Tuhan Yesus pasti menunjukkan kemuliaanNya di tengah masa-masa yang tidak mudah ini.
Berkat Allah yang Mahakuasa menyertai kita semua, + Bapa Putra dan Roh Kudus. Amin Semoga hati Kudus Yesus merajai kita semua. Amin
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa yang mahaagung, dalam diri Santa Marta kami muliakan keluhuran-Mu. Semoga Engkau berkenan menerima hormat bakti kami, sebagaimana Engkau menerima bukti cinta kasihnya. Demi Kristus, …
ANTIFON KOMUNI – Yoh 11:27
Marta berkata kepada Yesus, “Engkaulah Kristus, Putera Allah yang hidup, yang datang ke dunia.”
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Allah Bapa kebahagiaan kami, tubuh dan darah mulia Putera-Mu telah kami sambut dengan khidmat. Semoga karenanya kami Kaujauhkan dari segala kefanaan hidup, supaya sanggup mengasihi Engkau di dunia, serta bergembira dapat memandang-Mu di surga. Demi Kristus, …
DOWNLOAD AUDIO RESI:
No Comments