Minggu, 11 Januari 2026 – Pesta Pembaptisan Tuhan

Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ dari Komunitas Seminari Menengah St. Paulus Palembang – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mat 3:16-17

Setelah Tuhan dibaptis, langit terbuka, dan seperti burung merpati Roh Allah turun atas-Nya. Lalu terdengarlah suara Bapa, “Inilah Putra-Ku terkasih, Aku berkenan kepada-Nya”.

PENGANTAR:

Pesta Pembaptisan Tuhan yang kita rayakan hari ini mengakhiri lingkaran Natal dalam kalendarium liturgi. Pembaptisan-Nya oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan adalah permulaan tugas-Nya melayani orang lain. Sebagai utusan Bapa, Ia akan membawa warta. Tetapi, Ia akan melaksanakan dahulu apa yang akan diwartakan-Nya. Semua orang diajak mendengarkan Dia. Ia takkan berseru dan berteriak-teriak. Ia takkan memotong rumput yang terkulai, tetapi akan berkeliling sambil berbuat baik. Dan, sebagai seorang hamba akan mengabdikan diri pada cita-cita-Nya. Semoga perjalanan kita dalam hari-hari mendatang mampu mendengarkan Dia yang hadir di tengah-tengah kita.

SERUAN TOBAT:

I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau berkenan dibaptis oleh Yohanes, dalam usaha-Mu untuk mendekati kami orang berdosa. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

I : Engkau memenuhi panggilan Allah Bapa lewat pembaptisan untuk melayani kami semua. Kristus, kasihanilah kami.

U : Kristus, kasihanilah kami.

I : Engkau menghendaki adanya Sakramen Baptis guna memberi kesempatan kepada kami menerima hidup ilahi. Tuhan, kasihanilah kami.

U : Tuhan, kasihanilah kami.

DOA KOLEKTA:

Marilah bedoa: Allah Yang Mahakuasa dan kekal, ketika Kristus dibaptis di sungai Yordan dan Roh Kudus turun atas-Nya, Engkau dengan resmi memaklumkan Dia sebagai Putra-Mu yang terkasih. Kami mohon, semoga kami, anak-anak angkat-Mu, yang sudah dilahirkan dari air dan Roh Kudus, diperkenankan tetap tinggal sebagai anak-anak kesayangan-mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa. U : Amin.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 42:1-4.6-7

“Lihat, itu hamba-Ku, yang kepadanya Aku berkenan.”

Beginilah firman Tuhan, “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku yang kepada-Nya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suaranya, atau memperdengarkan suaranya di jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan ia padamkan, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.” Beginilah firman Tuhan, “Aku, Tuhan, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan. Aku telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan membuat engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 29:1a.2.3ac-4.3b+9b-10

Ref. Tuhan memberkati umat-Nya dengan damai sejahtera.

  1. 1. Sampaikanlah kepada Tuhan, hai penghuni surga, sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan!

  2. Suara Tuhan terdengar di atas air, suara Tuhan mengguruh di atas air yang besar. Suara Tuhan penuh kekuatan, suara Tuhan penuh semarak.

  3. Allah yang mulia mengguntur. Di dalam bait-Nya setiap orang berseru, “Hormat!” Tuhan bersemayam di atas air bah, Tuhan bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 10:34-38

“Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus.”

Sekali peristiwa Allah menyuruh Petrus menemui perwira Romawi dan seisi rumahnya. Setibanya di rumah sang perwira, Petrus berkata, “Sesungguhnya Allah tidak membeda-bedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Allah dan mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh karena Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang. Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea mulai dari Galilea sesudah pembaptisan yang diberitakan oleh Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: Bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa. Yesus itu telah berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : (Mrk 9:6) Langit terbuka, dan terdengarlah suara Bapa, “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia!”

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 3:13-17

“Sesudah dibaptis, Yesus melihat Roh Allah turun ke atas-Nya.”

Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, datanglah Yesus dari Galilea ke sana untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya, “Akulah yang musti dibaptis oleh-Mu! Masakan Engkau yang datang kepadaku!” Lalu Yesus menjawab kepadanya, kata-Nya, “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanes pun menurutinya. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air, dan pada waktu itu juga langit terbuka, dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari surga yang mengatakan, “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para pendengar resi Dehonian yang terlasih berjumpa kembali dengan saya romo Robertus Susilo Haryono, SCJ dari komunitas SCJ Seminari Menengah St. Paulus Palembang dalam renungan singkat Dehonian edisi Minggu , 11 Januari 2026, pada Pesta Pembaptisan Tuhan. Kita akan bersama-sama mendengarkan dan merenungkan Injil Mateus 3: 13 – 17.

Para pendengar terkasih hari ini Gereja merayakan Pesta Pembaptisan Tuhan, selain kita diajak untuk merenungkan Sabda Tuhan yang baru saja kita dengarkan hari ini, kita diajak untuk mengenan kembali peristiwa  penting dalam hidup kita masing-masing  yaitu pembaptisan  telah kita terima. Kita diajak memperbaharui janji permandian yang pernah kita ucapkan saat kita dipermandikan. Dengan pembaptisan itu kita dilahirkan kembali sebagai putera puteri Allah, digabungkan dengan persekutan umat beriman dan memperoleh pengampunan dosa.

Para pendengar resi yang terkasih, Injil Mateus hari ini mengisakan percakapan antara Yesus yang meminta untuk dibaptis, dan  Yohanes ingin  mencegah-Nya dengan berkata : “ Akulah yang mesti dibaptis oleh Mu  masakan Engkau datang kepadaku! “. Keputusan Yesus yang meminta dibaptis sungguh  mengejutkan Yohanes.  Mestinya Mesias tidak perlu dilahirkan , sebaliknya Dialah yang menyucikan. Namun Allah adalah mahakuasa, mahakudus,  Allah memilih dan menentukan jalan-Nya  sesuai dengan kehendak-Nya.  Jalan Allah bukan jalan kita dan Yesus adalah jalan Allah untuk menyelamatkan manusia. Yohanes sungguh memahami bahwa ada jarak antara dia dengan Yesus, dia menagatakan membuka tali kasudNya, aku tidak layak. Namun Putra Allah datang untuk menjembatani kembali jarak antara Allah dan manusia.

Para pendengar terkas, Yesus sang Mesias mohon dibaptis, sehingga seluruh rencana Allah tergenapi. Yesus taat kepada Bapa namun ia juga setia kawan dengan manusia yang rapuh dan berdosa. Ia rela datang kedunia ke tengah tengah menusia  berdosa untuk membawa mereka memiliki martabat sebagai anak -anak Allah dan memperoleh keselamatan.

Para pendengar resi yang terkasih, marilah kita bersyukur karena kita telah menerima pembaptisan. Selain bersyukur kita juga diajak untuk setia menjadi murid-murid Kristus dan menjadi saksi kehadiran-Nya di tengah-tengah  masyarakat. Marilah mohon rahmat Allah agar iman kita diteguhkan dan kita setia menjadi murid-Nya sampai akhir hidup kita. para pendengst terkasih Tuhan memberkati kita semua.. Amin.

DOA UMAT:

I : Kita semua dihimpun di dalam Kerajaan keselamatan Bapa melalui Kristus Putra-Nya. Maka, marilah kepada Bapa kita panjatkan doa-doa kita sebagai putra-putri-Nya yang terkasih.

L : Bagi semua umat Kristen: Semoga semua umat Kristen dipersatukan di dalam nama Yesus sehingga dalam setiap langkah hidup ini, seluruh umat-Mu selalu mendengar Sabda Putra-Mu dan tekun melaksanakannya. Marilah kita berdoa kepada-Nya …

U : Tuhan, berkatilah umat-Mu.

L : Bagi para pemimpin bangsa. Semoga para pemimpin bangsa di dunia ini selalu diterangi oleh Sabda-Mu agar setiap kebijaksanaan yang mereka ambil, mengalir dari pewartaan Kristus sendiri demi keselamatan seluruh alam semesta. Marilah kita berdoa kepada-Nya …

U : Tuhan, berkatilah umat-Mu.

L : Bagi para penderita. Semoga pengharapan orang-orang yang sedang menderita mendapatkan peneguhan dan penghiburan berkat Warta Gembira keselamatan Kristus. Marilah kita berdoa kepada-Nya …

U : Tuhan, berkatilah umat-Mu.

L : Bagi kita semua: Semoga pengharapan akan kasih Kristus selalu bertumbuh sebagaimana Yohanes Pembaptis menanti-nantikan kedatangan Sang Penyelamat sehingga kita siap sedia untuk selalu melaksanakan kelembutan serta kerendahan hati-Nya dalam setiap langkah hidup ini. Marilah kita berdoa kepada-Nya …

U : Tuhan, berkatilah umat-Mu.

I : Bapa Yang Mahabaik, sudilah memandang kami sebagaimana Engkau memandang Putra-Mu dengan penuh kasih sayang. Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami. U : Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Ya Allah, terimalah persembahan umat-Mu pada perayaan pernyataan Putra-Mu terkasih. Ubahlah persembahan ini menjadi kurban Kristus yang karena belas kasih-Nya berkenan menghapus dosa dunia. Dialah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin

ANTIFON KOMUNI – Yoh 1:32,34

Lihatlah Dia yang dikatakan Yohanes: Aku telah melihat Dia, dan aku memberi kesaksian bahwa Dia inilah Putra Allah.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Ya Tuhan, Engkau telah menyegarkan kami dengan anugerah-Mu yang kudus. Dengan rendah hati, kami mohon semoga kami yang setia mendengarkan Putra Tunggal-Mu sungguh-sungguh Engkau angkat menjadi anak-anak-Mu dalam Dia yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin

DOWNLOAD AUDIO RESI:

No Comments

Leave a Comment