Minggu, 31 Januari 2021 – Hari Minggu Biasa IV

Rm. Alexander Pambudi SCJ dari komunitas SCJ Palembang Indonesia

 
 
 
 
 

AUDIO RESI

ANTIFON PEMBUKAAN – Mzm. 106:47⁣

Selamatkanlah kami, ya Tuhan Allah kami, dan kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus dan bermegah-megah dalam puji-pujian kepada-Mu.⁣

 

PENGANTAR

Dalam kehidupan, kita pernah melihat adanya karisma tertentu yang ditemukan dalam diri seseorang sehingga orang lain yang berhadapan dengannya menjadi segan, hormat, dan tunduk. Namun, karisma seperti itu semakin sulit dijumpai. Dalam Perjanjian Lama, Musa tampil sebagai pemimpin karismatik di depan bangsanya. Ia dapat menenangkan orang banyak yang mulai gelisah karena mengharapkan tampilnya “nabi” yang menjadi penghubung mereka dengan Allah yang disembahnya. Yesus juga tampil dengan penuh wibawa di hadapan orang-orang yang berada di Bait Allah. Roh jahat pun tunduk kepada-Nya. Melalui Ekaristi ini, marilah kita semakin memuliakan dan menyembah-Nya lewat hidup kita. ⁣

 

DOA PEMBUKA: ⁣

Marilah kita berdoa (hening sejenak): Ya Allah, Engkau telah mengutus Yesus Kristus, Putra Mu untuk mengajar kami. Semoga berkat pengajaran-Nya yang penuh kuasa, kami semakin terbuka dan memusatkan perhatian pada Sabda yang akan membawa pengudusan bagi hidup kami. Sebab, Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.⁣

 

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Ulangan 18:15-20

“Seorang nabi akan Kubangkitkan, Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya.”

Sekali peristiwa berkatalah Musa kepada bangsanya, “Seorang nabi sama seperti aku akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan, Allahmu, dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu. Dialah yang harus kamu dengarkan. Di Gunung Horeb dulu, pada hari perkumpulan, kamu minta kepada Tuhan, Allahmu, dengan berkata: Aku tidak mau lagi mendengar suara Tuhan, Allahku, dan tidak mau lagi melihat api yang besar ini, supaya aku jangan mati! Lalu berkatalah Tuhan kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik. Aku akan membangkitkan bagi mereka seorang nabi seperti engkau dari antara saudara-saudara mereka sendiri. Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan firman-Ku yang akan diucapkan oleh nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. Tetapi seorang nabi yang berani mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan, atau yang berkata demi allah lain, nabi seperti itu harus mati.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

 

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 95:1-2.6-7.7-9

Ref. Singkirkanlah penghalang Sabda-Mu, cairkanlah hatiku yang beku, dan bimbinglah kami di jalan-Mu.

  1.  Marilah kita bernyanyi-nyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi Gunung Batu keselamatan kita. Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur bersorak-sorailah bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.

     

  2. Masuklah, mari kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita; kita ini umat gembalaan-Nya serta kawanan domba-Nya.

     

  3. Pada hari ini, kalau kamu mendengar suara-Nya, janganlah bertegar hati seperti di Meriba, seperti waktu berada di Masa di padang gurun, ketika nenek moyangmu mencobai dan menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.

 

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus 7:32-35

“Anak-anak gadis memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus.”

Saudara-saudara, aku, Paulus, ingin supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana supaya Tuhan berkenan kepadanya. Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana supaya ia dapat menyenangkan isterinya, dan dengan demikian perhatiannya terbagi-bagi. Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus. Tetapi perempuan yang bersuami memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana supaya ia dapat menyenangkan suaminya. Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri; bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasanmu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

 

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S :  (Mat 4:16) Bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat terang besar, dan bagi yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit terang. Alleluya.

 

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 1:21-28

“Yesus mengajar sebagai orang yang berkuasa.”

Pada awal karya-Nya Yesus beserta murid-murid-Nya tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. Orang-orang takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Pada waktu itu, di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak, “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau, yakni Yang Kudus dari Allah!” Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya, “Diam, keluarlah dari padanya!” Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya, “Apa ini? Suatu ajaran baru? Guru ini berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun Ia perintah, dan mereka taat kepada-Nya!” Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Yesus ke segala penjuru di seluruh daerah Galilea.

 

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Alexander Pambudi SCJ

Vivat Cor Iesu, per Cor Mariae. Hiduplah Hati kudus Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Dehonian yang terkasih, salam jumpa dengan saya, Frd. Alexander Pambudi SCJ, dari Rumah Damai Dehon km 7 Palembang, dalam RESI-Renungan Singkat Dehonian, edisi Minggu, 31 Januari 2020.

Saudara/i, salam sehat!!! Semoga hari ini berkat Tuhan menyertai Anda dengan berkat kesehatan, rezeki yang cukup, kerukunan dan berkat-berkat yang Anda butuhkan setiap harinya.

Sudah 31 hari kita memasuki tahun 2021. Tentu ada banyak pengalaman yang sudah kita alami, baik suka maupun duka. Barangkali masih banyak harapan dan cita-cita juga masih kita perjuangkan untuk terwujud di tahun 2021 ini. Maka marilah kita persembahkan segala pengalaman-pengalaman, cita-cita, dan usaha-usaha baik kita kepada Hati Yesus yang Mahakudus. Kita yakin, hati-Nya yang terbuka mampu mengerti dan menolong segala keadaan kita lebih dari yang kita pikirkan.

Bacaan Injil hari ini kembali mengingatkan kita akan kemahakuasaan Yesus. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Hari ini, mulai dari pengusiran setan, Yesus memperkenalkan diri-Nya. Saudara-saudari, seringkali kita memang lebih suka hal-hal ajaib dan aneh. Yesus tahu itu, maka Ia tunjukkan kuasa-Nya.

Sebenarnya hal terpenting dalam perikop Injil hari ini adalah pernyataan roh jahat yang menyatakan “Engkau adalah Yang Kudus dari Allah”. Pernyataan ini memperkenalkan dan sekaligus meyakinkan banyak orang bahwa Yesus adalah Tuhan dan mempunyai kuasa di atas kekuasaan duniawi. Maka pesan pertama untuk kita sangat jelas: Mari kita juga percaya bahwa Yesus sungguh Tuhan dan penolong kita dalam segala situasi. Dia selalu ada bersama kita. Hanya persoalannya apakah kita menyadarinya atau tidak. Dan mangandalkan Dia atau tidak.

Nah, pesan kedua untuk kita: Injil Markus juga mengajak kita mendekat kepada pribadi Yesus. Bukan kepada sekumpulan ajaran belaka. Keterpukauan orang-orang yang mengenal Yesus itu disampaikan kepada kita supaya kita berani datang mendekat dan mendengarkannya. Markus juga hendak membuat kita melihat bahwa dalam memberi pengajaran, Yesus juga menyingkirkan pengaruh roh jahat yang mengancam kita.

Saudara dan saudariku, mari kita lihat ke dalam diri kita masing-masing. Barangkali pengaruh roh jahat juga ada dalam diri kita, khususnya ketika kita mulai terpusat dengan diri dan kemampuan kita sendiri dan kurang mengandalkan Tuhan di dalam hidup kita. Inilah kebesaran Tuhan Yesus. Inilah kuasanya. Dan kita diajak mendekat pada-Nya supaya pengaruh-pengaruh yang jahat dijauhkan dari diri kita.

Saudara dan saudariku. Semoga kuasa Roh Kudus beserta Anda sepanjang hari ini. Tuhan memberkati. Amin

 

DOA UMAT⁣

I : Kristuslah Sang Mesias, la mengajar dengan penuh kuasa demi keselamatan kita. Maka, marilah kita berdoa kepada Allah Bapa kita, yang berkenan mengutus Kristus kepada kita sebagai jalan, kebenaran dan hidup untuk menuju kepada-Nya.⁣

L : Bagi para pemimpin Gereja: Ya Bapa, dampingilah para pemimpin Gereja, agar mereka selalu dijiwai oleh semangat kenabian Yesus. ⁣

U : Semoga mereka tabah dan setia mewartakan Injil.⁣

⁣L : Bagi para pendidik dan pembina kaum muda: Ya Bapa, terangilah para pendidik dan pembina kaum muda sehingga mereka selalu terbuka dan bersedia memahami perubahan zaman dalam membina dan mempersiapkan kaum muda demi tugas-tugas mereka di waktu mendatang. ⁣

U : Tiguhkanlah iman, harapan, dan kasih mereka dalam menjalankan tugas panggilan sebagai pendidik dan pembina kaum muda,⁣

⁣L : Bagi para penanggung jawab politik internasional : Allah Bapa Mahabaik, tinggallah selalu di dalam diri para penanggung jawab politik internasional.⁣

U : Semoga mereka semakin menyadari bahwa bukan uang atau kekuasaan yang menentukan segalanya, tetapi perjuangan dan pelayanan untuk menciptakan kesejahteraan umum sesuai kehendak Mu.⁣

⁣L : Bagi kita sendiri : Ya Bapa, bukalah hati kami terhadap Sabda-Mu yang Kau- berikan melalui Kitab Suci dan Gereja, serta yang Kaubisikkan ke dalam hati kami.⁣

U : Semoga kami boleh menjadi saksi Injil-Mu dalam kehidupan sehari-hari.⁣

⁣I : Bapa Yang Mahabaik, di dalam Dikaulah kami merasa aman dan tenteram. Sebab Engkaulah Sumber hidup sejati kami. Dengarkanlah doa kami dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami⁣

U : Amin.⁣

 

LITURGI EKARISTI⁣

 

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:⁣

Ya Allah, kami menghadap kepada-Mu sambil merpersembahan ini. Kami mohon terimalah persembahan kami dan buatlah kami selalu memusatkan perhatian ke pada Putra-Mu, Yesus Kristus. Sebab, Dialah, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.⁣

 

ANTIFON KOMUNI – Mzm. 31:17-18⁣

Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu. Selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu. Tuhan, janganlah membiarkan aku mendapat malu, sebab aku berseru kepada-Mu.⁣

 

DOA PENUTUP: ⁣

Marilah kita berdoa: Ya Allah, kami bersyukur karena Engkau telah manaruh Sabda-Mu dalam hati kami dan memenuhi kami dengan rahmat Sakramen Ekaristi ini. Semoga kami Kaukuatkan dalam melaksanakan kehendak-Mu yang akan menuntun kami menuju kehidupan kekal. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

 

Profisiat atas rahmat Tahbisan Imamat dan Diakonat kepada ytk, Rm. Yogie SCJ, Rm. Adit SCJ, Rm. Ari SCJ, Rm. Paskalis SCJ, Rm. Alex SCJ, dan Fr.Diakon Sudibyo SCJ

No Comments

Leave a Comment