Sabtu, 29 April 2023 – Peringatan Wajib Sta. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja

Rm. Hubertus Aditya Prabowo SCJ dari komunitas SCJ Sacred Heart Formation House, Cagayan De Oro City – Philippines

 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA:

Inilah perawan yang budiman, yang keluar menyongsong Kristus dengan pelita bernyala.

PENGANTAR:

Orang sering memandang kedudukan wanita di dalam Gereja sebagai orang-orang kelas dua. Tetapi bukan demikianlah mengenai Katarina Benincasa, seorang gadis Italia dari Siena. Setelah meninggal ia mendapat gelar pujangga Gereja. Padahal sebenarnya ia buta huruf dan buta bahasa Latin pula. Gaya hidupnya yang murni menurut Injil menumbuhkan suatu ‘gerakan kharismatik’ yang baik dan besar pengaruhnya di dalam Gereja yang sedang mengalami percobaan. Ia berhasil memulangkan Paus Gregorius XI dari pembuangan di Avignon Perancis ke Roma. Tepatlah bila kata-kata Kitab Suci diterapkan padanya, “Nilainya tak terungkapkan dengan kata-kata.”

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, hati Santa Katarina Kaukobarkan dengan cinta kasih ilahi dalam merenungkan penderitaan Kristus dan mengabdikan diri kepada Gereja. Semoga berkat doa permohonannya umat-Mu tetap diikutsertakan dalam karya penyelamatan Kristus dan bersuka ria melihat kemuliaan-Nya. Sebab Dialah,…

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 9:31-42

“Jemaat dibangun, dan jumlahnya makin bertambah besar, oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.”

Selama beberapa waktu setelah Saulus bertobat, jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus. Pada waktu itu Petrus berjalan keliling, mengadakan kunjungan kemana-mana. Dalam perjalanan itu ia singgah juga kepada orang-orang kudus yang di Lida. Di situ didapatinya seorang bernama Eneas, yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh. Kata Petrus kepadanya, “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!” Seketika itu juga bangunlah orang itu. Semua penduduk Lida dan Saron melihat dia, lalu mereka berbalik kepada Tuhan. Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita, dalam bahasa Yunani: Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas. Adapun Lida dekat dengan Yope. Maka ketika murid-murid mendengar bahwa Petrus ada di Lida, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan, “Segeralah datang ke tempat kami.” Maka berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan mereka. Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas, dan semua janda datang berdiri di dekatnya. Sambil menangis, mereka menunjukkan kepada Petrus semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup. Tetapi Petrus menyuruh mereka keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kmudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata, “Tabita, bangkitlah!” Lalu Tabita membuka matanya, dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk. Petrus memegang tangannya dan membantu ia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka, bahwa perempuan itu hidup. Peristiwa itu tersiar di seluruh Yope, dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan. Sesudah peristiwa itu Petrus tinggal beberapa hari di Yope, di rumah seorang yang bernama Simon, seorang penyamak kulit.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 116:12-13.14-15.16-17

Ref. Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebaikan-Nya kepadaku?

  1. Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebaikan-Nya kepadaku. Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama Tuhan.

  2. Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya. Sungguh berhargalah di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya.

  3. Ya Tuhan, aku hamba-Mu! Aku hamba-Mu, anak dari sahaya-Mu! Engkau telah melepaskan belengguku: Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama Tuhan.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : (lih. Yoh 6:63b.68b) Perkataan-perkataan-Mu adalah roh dan hidup. Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 6:60-69

“Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.”

Setelah Yesus menyelesaikan ajaran-Nya tentang roti hidup, banyak dari murid-murid-Nya berkata, “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?” Yesus dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, maka berkatalah Ia kepada mereka, “Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? Lalu bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna! Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.” Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu Ia berkata, “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.” Mulai dari waktu itu banyak murid Yesus mengundurkan diri dan tidak lagi mengikuti Dia. Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya, “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” Jawab Simon Petrus kepada-Nya, “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal. Kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Hubertus Aditya Prabowo SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

“Apakah kamu tidak mau pergi juga?” Yesus menanyakan hal ini kepada murid-murid-Nya. Ada dua pilihan: percaya dan mengikuti Yesus atau mengikuti orang banyak dan meninggalkanNya.

Injil hari ini adalah gambaran yang mendalam bahwa manusia membutuhkan iman untuk bertahan hidup. Sebagai seorang pengikut Kristus, akan sulit bagi kita untuk fokus mengikutiNya jika iman kita tidak cukup kuat. Keputusan untuk mengikuti Yesus itu mudah tetapi niat untuk melakukannya perlu perjuangan. Mengikuti Yesus berarti meninggalkan segalanya. Seperti para imam dan biarawan/biarawati yang membaktikan dirinya dalam kesucian selamanya. Tidak pernah mudah bagi mereka untuk menyerahkan segalanya sampai mereka memutuskan untuk mengikuti Dia.

Mengikuti Yesus berarti berjalan maju dalam iman dan perbuatan. Apa yang membuat orang menjauh dari Yesus? Kebanyakan dari kita, ada kecenderungan untuk melupakan Yesus jika kita sudah merasa memiliki segalanya. Tetapi, jika kita tidak memiliki sesuatu dan sangat menginginkannya, inilah saatnya kita mencari Yesus. Seharusnya praktik hidup yang demikian bukanlah yang kita hayati. Pada saat-saat paling bahagia atau terburuk dalam hidup kita, Yesus harus menjadi pusat dari segalanya.

Jadi, apa pesan Injil hari ini? Kita diundang untuk mengikuti Yesus sampai nafas terakhir yang kita miliki sebagai manusia fana. Mengikuti Dia berarti berkorban. Mengikuti Dia berarti hidup dengan kerendahan hati dan melayani semua orang. Berbahagialah walaupun dengan hal-hal kecil dan tetap memuliakan nama Tuhan penyelamat kita.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa yang mahaagung, terimalah kiranya kurban pembawa selamat yang kami persembahkan dengan gembira pada peringatan Santa Katarina. Semoga terdorong oleh nasihatnya kami lebih rajin bersyukur kepada-Mu. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – 1Yoh 1:7

Jikalau kita berjalan dalam terang, sebagaimana Tuhan berada dalam terang, maka kita bersekutu satu sama lain dan darah Yesus Kristus, Putera-Nya, membersihkan kita dari segala dosa.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang baik hati, Engkau telah menguatkan Santa Katarina dengan santapan surgawi. Semoga kami pun Kauberi hidup abadi berkat perjamuan yang kami rayakan ini. Demi Kristus,…

DOWNLOAD AUDIO RESI

1 Comment

  • Throdorus Hon April 29, 2023 at 4:09 am

    Selamat pagi
    Trima kasih

    Reply

Leave a Comment