Kamis, 11 Mei 2023 – Hari Biasa Pekan V Paskah

Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Keluaran 15:1-2⁣

Mari kita memuji Allah, pahlawan yang gagah perkasa. Ia menyelamatkan kita dengan kekuatan-Nya yang jaya. Aleluya.⁣

PENGANTAR⁣

Gereja yang masih muda dihadapkan pada persoalan berat: Apakah agama baru ini mau berpegang teguh pada adat istiadat Yahudi ataukah mau menjadi universal di mana semua orang dapat masuk? Bagaimana para rasul memecahkan persoalan itu, akan kita dengar hari ini. Mereka yang bertobat dari dunia kafir tidak dibebani yang tidak perlu. Barangsiapa mau meng ikuti Yesus, harus melaksanakan tuntutan Tuhan: hidup dalam cinta kasih dan membawa kabar gembira mana saja.⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa pembebas umat, kami telah Kaubebaskan dari kejahatan dan Kauselamatkan dari kebinasaan berkat iman kami.. Bantulah kami dengan rahmat-Mu, supaya tetap bertekun dalam iman. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 15:7-21

“Kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah.”

Para Rasul dan penatua-penatua jemaat di Yerusalem bersidang, membicarakan soal sunat. Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung tukar pikiran, berdirilah Petrus dan berkata kepada para rasul serta penatua-penatua, “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa sejak semula Allah telah memilih aku di antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita. Allah sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman. Kalau demikian, mengapa kamu mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri? Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga.” Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceritakan segala tanda dan mukjizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa lain. Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus, “Saudara-saudara, dengarkanlah aku: Simon telah menceritakan,bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-banga lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya. Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh. Reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan, juga segala bangsa yang tidak mengenal Allah yang Kusebut milik-Ku, demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya, yang telah diketahui dari sejak semula ini. Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka yang dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah. Tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat.”

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 96:1-2a.2b-3

Ref. Kisahkanlah karya-karya Tuhan yang ajaib di antara segala suku.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Nyanyikanlah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya.

  2. Kabarkanlah dari hari ke hari keselamatan yang datang dari Tuhan. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa, kisahkanlah karya-karya-Nya yang ajaib di antara segala suku.

  3. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: Tuhan itu raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah, Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Yoh 10:27) Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 15:9-11

“Allah telah menetapkan kamu supaya pergi dan menghasilkan buah.”

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Benediktus Mulyono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara-Saudari salam jumpa, bersama saya Rm Benediktus Mulyono SCJ dari Resistencia, Argentina dalam Resi (Renungan Singkat) Dehonian: Kamis, 11 Mei 2023.

Saudara-Saudari Terkasih, kasih ibu, kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali, bagai sang surya, menyinari dunia. Lagu karya MS Mochtar ini, memiliki makna yang sangat mendalam, kaya akan pengalaman cinta yang otentik dan tulus dari seorang ibu kepada anaknya. Susah payah dan derita tidak dirasakan sebagai beban dalam mengandung, melahirkan dan membesarkan buah hatinya. Yang diinginkan seorang ibu hanyalah semua yang terbaik terjadi dalam diri sang anak; tanpa pamrih dan berlangsung sepanjang masa.

Saudara-Saudari Terkasih, lebih dari kasih seorang ibu, Injil hari ini menggambarkan kepada kita bagaimana Hati Tuhan yang berlimpah dengan cinta kasih hanya menghendaki semua yang terbaik bagi kita anak-anak-Nya. Dengan amat jelas dan amat mendalam Yesus menghendaki agar sukacita kita menjadi penuh. Itulah Cinta & Hati Tuhan.

Namun ada hal yang mesti kita sadari bahwa kepenuhan cinta kasih dalam diri kita bukan semata-mata bahwa kita pasif menerima kelimpahan kasih Tuhan. Tuhan memang akan memberikan semua yang kita butuhkan. Namun Tuhan dengan amat jelas juga menghendaki bahwa kita masig-masing berpartisipasi aktif untuk pertama-tama “tinggal dalam Kasih-Nya”. Tinggal dalam Kasih-Nya berarti ikut dalam arus gerakan cinta kasih Tuhan itu; yaitu ingin selalu mengasihi seperti Yesus mengasihi kita.

Tuhan Yesus memberikan petunjuk dengan amat jelas agar pertama-tama kita tinggal dalam Kasih-Nya. Kita dipanggil untuk menjalin persatuan, hubungan personal dengan-Nya. Hanya orang yang mengalami Kasih Tuhan mampu mengasihi sesama seperti Tuhan mengasihi kita.

Saudara-Saudari Terkasih, itu semua tentu tampak indah dan terlihat sederhana. Namun dalam kenyataannya tidak semudah apa yang kita harapkan dan bayangkan. Mengapa mengasihi itu menjadi hal yang seringkali sulit? Karena sejatinya kita belum tinggal di dalam persatuan kasih dengan Tuhan sebagaimana yang Dia kehendaki. Kita beriman kepada-Nya, namun kita belum sepenuhnya bersatu dalam hubungan yang mendalam dengan Dia.

Maka marilah kita mohon Rahmat Kerendahan hati untuk mengakui kelemahan kita; dan memohon Rahmat-Nya agar kita mau dan mampu tinggal dalam Kasih Yesus itu. Bila mengasihi orang lain itu tetap menjadi hal yang sulit; setidaknya janganlah kita membencinya, dengan cara apapun (pikiran, perkataan, perasaan, apalagi tindakan).

Berkat Allah Yang Maha Kuasa: Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin.

  • (Rm. Benediktus Mulyono SCJ Tinggal di Komunitas SCJ Resistencia, Argentina.)

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa sumber kepercayaan, roti anggur persembahan kami ini akan Kauubah menjadi tubuh darah Kristus Putra-Mu terkasih. Demikian pula kami manusia lemah ini Kauangkat menjadi putra dan putri-Mu sendiri. Kami mohon, semoga kami hidup sesuai dengan kebenaran yang kami imani. Demi Kristus, ….⁣

ANTIFON KOMUNI  — II Korintus 5:15⁣

Kristus telah wafat untuk semua orang agar mereka yang hidup bukan lagi hidup bagi dirinya sendiri, melainkan bagi Kristus, yang telah wafat dan bangkit bagi mereka. Aleluya.⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber pembaruan hidup, Engkau telah menyegarkan umat dengan sakramen-Mu. Semoga kami dapat beralih dari hidup lama ke hidup yang baru. Demi Kristus, ….⁣

DOANLOAD AUDIO RESI:

4 Comments

  • Theresia Asty Mei 11, 2023 at 5:57 am

    Amiiiin….
    Trimakasih romo utk renungan pd pagi hr ini
    Sangat membantu menjadi salah satu support
    Kita (sy) msh manusia biasa yg terkadang klo kita tdk suka dg seseorang akan menjadi benci,dan pastinya akan timbul pikiran ,perasaan,perkataan bahkan terkadang terjadinya tindakan.Benar sekali sprt yg ada didlm renungan ini dan sering terjadi pd sy khususnya.
    Kita beriman kepadaNya,namun kita blm sepenuhnya bersatu dalam hubungan yg mendalam dg Dia.
    Semoga teladan Yesus selalu ada dlm hati kita semua…terkhusus utk sy 🙏🙏
    Trimakasih romo
    Berkah Dalem

    Reply
  • Theodorus Hon Mei 11, 2023 at 6:32 am

    Selamat pagi.
    Terima kasih🙏🙏😇

    Reply
  • Firmus dega Mei 11, 2023 at 9:53 am

    Makasih romo

    Reply
  • Maria Kartika Mei 11, 2023 at 10:41 am

    Amin 🙏🏼
    Selamat Siang Romo (waktu Indonesia)
    Terima kasih renungan pada hari ini.
    Menyadari akan kelemahan kita (ku) sebagai manusia yang memiliki cinta yang terbatas, cinta yang bisa berubah setiap saat, karena hanya didasari oleh emosi kita(ku).
    Tapi dengan selalu menghidupi diri kita(ku) dalam Cinta Tuhan yang tak terbatas, akan selalu membawaku dalam kesabaran, harapan, pengampunan, dan percaya kepadaNya bahwa semua akan baik-baik saja, dalam menjalani perjalanan hidup ini.
    Terima kasih Romo…
    Jaga selalu kesehatannya.
    Penuh Berkat Tuhan 🙏🏼💜

    Reply

Leave a Comment