Selasa, 13 Februari 2024 – Hari Biasa Pekan VI

Rm.Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Seminari Menengah Santo Paulus Palembang – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 95:12-13a

Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan, yang Kaudidik dalam hukum-Mu. Hatinya akan tenang di hari-hari malapetaka.

PENGANTAR:

Yakobus menekankan tanggung jawab kita. Bila terkena coba an, carilah sebabnya pada dirimu. Bila berakibat dosa, carilah pada dirimu juga. Tuhan tidak mencoba orang. Yang baik-baik saja yang diberikan-Nya. Murid-murid Yesus mendapat jawab an yang sama, “Akuilah Aku pada pembagian roti.”

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber iman kepercayaan, kami telah menerima sabda penuh kebenaran, ialah Yesus, Putra Manusia. Semoga sabda itu membuka mata hati dan budi kami pergaulan kami dengan Dikau. Demi Yesus…

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Yakobus 1:12-18

“Allah tidak mencobai siapa pun.”

Saudara-saudara terkasih, berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan. Apabila tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada setiap orang yang mengasihi Dia. Apabila seseorang dicobai, janganlah ia berkata, “Pencobaan ini datang dari Allah.” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun. Tetapi setiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut. Saudara-saudara yang terkasih, janganlah sesat! Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang. Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh sabda kebenaran, supaya pada tingkat yang tertentu kita menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 94:12-13a.14-15.18-19

Ref. Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan.

  1. Berbahagialah orang yang Kauajar, ya Tuhan, yang Kaudidik dalam Taurat-Mu hatinya akan tenang di hari-hari malapetaka.

  2. Sebab Tuhan tidak akan membuang umat-Nya, dan milik pusaka-Nya tidak akan Ia tinggalkan; sebab hukum akan kembali kepada keadilan, dan semua orang yang tulus hati akan mematuhi.

  3. Ketika aku berpikir, “Kakiku goyah! Kasih setia-Mu, ya Tuhan, menopang aku. Apabila keprihatinanku makin bertambah, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Yoh 14:23) Jika seorang mengasihi Aku, ia akan mentaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 8:14-21

“Awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”

Pada suatu hari murid-murid Yesus lupa membawa roti. Hanya sebuah roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya, “Berjaga-jaga dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes”. Maka mereka berpikir-pikir, dan seorang berkata kepada yang lain, “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti”. Ketika Yesus tahu, apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata, “Mengapa kalian memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kalian memahami dan mengerti? Telah degilkah hatimu? Kalian mempunyai mata, tidakkah kalian melihat? Dan kalian mempunyai telinga, tidakkah kalian mendengar? Sudah lupakah kalian waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kalian kumpulkan?” Jawab mereka, “Tujuh bakul”. Lalu kata Yesus kepada mereka, “Masihkah kalian belum mengerti?” Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Paskalis Aditya Wardana SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat pencinta Hati Kudus Yesus yang terkasih dalam Tuhan. Kita berjumpa kembali dalam RESI (renungan singkat) dehonian pada Selasa, 13 Februari 2024 bersama saya Romo Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Seminari Menengah Santo Paulus Palembang. Kita akan mengawali permenungan kita dengan mendengarkan sabda Tuhan yang diambil dari Injil Yesus Kristus menurut Santo Markus 8:14-21

Saudara/i terkasih dalam Tuhan, kedewasaan seorang pribadi tidak berjalan searah dengan pertambahan usianya. Hal inilah yang tampak dalam tokoh para murid dalam Injil hari ini. Para murid merupakan pribadi-pribadi yang dipilih oleh Yesus. Artinya, sudah banyak pengalaman yang mereka lalui bersama Yesus. Ternyata, durasi waktu yang lama itu tidak serta merta menjamin mereka menjadi pribadi yang baik. Kelambanan mereka untuk memahami aneka mukzizat yang dilakukan oleh Yesus menunjukkan bahwa mereka belum mengenal Yesus secara menyeluruh.

Pertanyaan Yesus, “Masihkah kamu belum mengerti?” merupakan teguran sekaligus undangan bagi kita untuk kembali melihat rahmat dan penyertaan-Nya yang sudah, sedang, dan akan senantiasa tercurah.  Sengsara-Nya yang berdarah, wafat-Nya yang hina, dan kebangkitan-Nya yang mulia merupakan bentuk kasih Allah kepada kita. Apakah kita sungguh mau menerima tawaran kasih Allah yang begitu agung tersebut dengan hati sukacita.

Saudara/i yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, semoga retret agung yang akan kita awali esok hari menghantar kita pada pengenalan akan Sang Juruselamat sekaligus menegaskan panggilan kemuridan kita untuk menghadirkan rahmat belaskasih dan pengampunan layaknya yang telah dicontohkan Sang Guru. Semoga aliran rahmat Hati Kudus memampukan kita menjadi penyalur rahmat belaskasih dan sukacita kepada siapapun yang kita jumpai. Tuhan memberkati. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa sumber pembaruan hidup, semoga Kaucurahkan Roh baru kepada kami, selagi kami kini mengenangkan Putra-Mu yang berkat wafat-Nya memimpin kami memasuki hidup baru. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 94:14

Tuhan takkan meninggalkan umat-Nya. la takkan menolak milik pusaka-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, kami bersyukur karena umat seluruh dunia telah Kauberi tanda kehadiran-Mu di tengah-tengah kami, ialah Yesus Putra-Mu sendiri dalam Ekaristi. Berilah kami semangat berani berkorban membela sesama. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

3 Comments

  • Herlin Februari 13, 2024 at 5:51 am

    Amin

    Reply
  • Firmus dega Februari 13, 2024 at 9:27 am

    Makasih Romo

    Reply
  • Yufita Barito Februari 13, 2024 at 12:36 pm

    Amin.
    Makasih Romo untuk renungannya

    Reply

Leave a Comment