Rabu, 10 Desember 2025 – Hari Biasa Pekan II Adven

Rm. Benediktus Mulyono SCJ dari Komunitas Resistencia, Provinsi Chaco – Argentina – Argentina

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Habakuk 2:3; I Korintus 4:5

Tuhan akan datang dan tidak akan berlambat. Ia akan menerangi yang tersembunyi dalam kegelapan, dan menyatakan diri-Nya kepada segala bangsa.

PENGANTAR:

“Busur tak boleh selalu terentang” kata sebuah pepatah. Dalam bacaan hari ini kita didorong dan diteguhkan. “Anak-anak muda dapat menjadi lelah dan lesu” kata Yesaya, “tetapi yang mengandalkan Tuhan akan menerima kekuatan baru”. Mengangkat kuk Yesus bukanlah suatu tugas yang terlalu berat. Mengikuti Dia yang lemah lembut dan rendah hati mendatangkan ketenangan dalam segala usaha kita.

DOA KOLEKTA:

Marilah bedoa: Allah Bapa mahakuasa, Engkau memerintahkan kami menyiapkan jalan bagi Kristus Tuhan. Semoga kami jangan sampai kehabisan tenaga, tetapi dihibur dan dikuatkan oleh kehadiran Kristus yang menyembuhkan. Sebab Dialah ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 40:25-31

“Tuhan yang mahakuasa memberikan kekuatan kepada yang lelah.”

Yang Mahakudus berfirman, “Dengan siapa kalian hendak menyamakan Daku? Siapa yang setara dengan Daku? Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah! Siapa yang menciptakan semua bintang itu? Siapa yang menyuruh mereka ke luar seperti tentara, sambil memanggil nama mereka masing-masing? Tidak ada satu pun yang tidak hadir, sebab Dia itu Mahakuasa dan Mahakuat. Hai Yakub, hai Israel, mengapa engkau berkata begini, ‘Hidupku tersembunyi dari Tuhan, dan hatiku tidak diperhatikan Allahku?’ Tidakkah engkau tahu, dan tidakkah engkau mendengar? Tuhan itu Allah yang kekal, yang menciptakan alam semesta. Tuhan tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu. Pengertian-Nya tidak terduga. Tuhan memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada mereka yang tidak berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung. Tetapi orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru. Mereka seumpama rajawali yang terbang tinggi dengan kekuatan sayapnya. Mereka berlari dan tidak menjadi lesu. Mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 103:1-2.3-4.8-10

Ref. Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
atau Puji, jiwaku, nama Tuhan, jangan lupa pengasih Yahwe.

  1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya!

  2. Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu, dan menyembuhkan segala penyakitmu! Dialah yang menebus hidupmu dari liang kubur, dan memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat!

  3. Tuhan adalah pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak pernah Ia memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita, atau membalas kita setimpal dengan kesalahan kita.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : Tuhan akan datang menyelamatkan umat-Nya. Berbahagialah orang yang menyongsong Dia

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 11:28-30

“Datanglah kepada-Ku kalian yang letih lesu.”

Sekali peristiwa bersabdalah Yesus, “Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah-lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah beban-Ku.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Benediktus Mulyono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara-Saudari, salam jumpa bersama saya Rm Benediktus Mulyono SCJ dari Resistencia, Argentina dalam RESI (Renungan Singkat) Dehonian: Rabu, 10 Desember 2025.

Saudara-saudara terkasih dalam Kristus. Marilah Kita Menerima dan Menanggapi Undangan-Nya.

Di masa Adven ini, kita diajak untuk merenungkan kehadiran Yesus Kristus dalam hidup kita. Dalam Injil Matius hari ini, Yesus mengundang kita semua yang letih dan berbeban berat untuk pergi kepada-Nya. Kata-kata-Nya adalah janji yang penuh pengharapan: “Ayo, datanglah kepada-Ku.” Ini adalah panggilan untuk melepaskan semua beban dan kekhawatiran yang kita pikul. Namun sekaligus panggilan untuk sepenuhnya kita percaya kepada Sabda atau Perkataan Yesus ini. 

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali merasa tertekan oleh tuntutan hidup, kegagalan, dan kesedihan; juga kedosaan kita. Namun, Yesus menawarkan kita tempat istirahat yang mendatangkan ketenangan sejati. Dia tidak hanya mengajak kita untuk kita pergi kepada-Nya, tetapi IA juga menjanjikan beban-Nya yang ringan. Ketika kita menyerahkan beban kita kepada-Nya, kita menerima pengharapan dan damai yang tak ternilai.

Masa Adven adalah waktu persiapan untuk menyambut kelahiran Kristus. Ini adalah kesempatan untuk merenungkan betapa dalam kasih Tuhan kepada kita. Dalam momen-momen ketidakpastian dan kesedihan, kita dapat menemukan kelegaan di dalam Kristus. Mari kita buka hati kita, menerima undangan-Nya, dan biarkan cinta-Nya menuntun kita menuju pagi yang baru. Selalu ada harapan dan masa depan yang penuh berkat bila kita sungguh percaya kepada Yesus. 

Saat kita menghitung hari menuju Natal, mari kita ingat untuk membawa semua beban kita kepada-Nya. Dia adalah Juruselamat kita, yang adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Dengan menjalani masa Adven ini dengan penuh iman dan harapan, kita bersiap untuk mengalami keajaiban kelahiran-Nya dalam hidup kita. Memang kita akan selalu menghadapi berbagai persoalan atau berbagai beban hidup; namun semestinya kita juga percaya bahwa Tuhan sendiri akan memberi kekuatan agar kita dimampukan untuk menghadapi dan menanggungnya bersama DIA.

Bila kita memiliki kelemahlembutan dan kerendahan hati, maka kita akan mengerti apa arti undangan Yesus hari ini; yaitu memahami Kehendak Allah dalam setiap perkara hidup kita sehari-hari. 

Berkat Allah Yang Maha Kuasa menjadi kekuatan bagi kita untuk selalu percaya dan berharap: (+) Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin. (Salam Kasih dan Doa kami dari Komunitas SCJ, Kota Resistencia – Provinsi Chaco – ARGENTINA).

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa mahabaik, semoga persembahan ini senantiasa diunjukkan kepada-Mu. Kiranya oleh persembahan ini rencana karya penyelamatan terlaksana sepenuhnya. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Yesaya 40:10; 34:5

Lihatlah, Tuhan datang dengan kekuasaan dan akan menerangi para abdi-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, semoga sakramen Ekaristi ini membersihkan kami dari segala kekurangan, dan mempersiapkan kami menghadapi hari raya mendatang. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

4 Comments

  • Asty Desember 9, 2025 at 8:02 pm

    Amiiin, Trimakasih utk renungannya,Romo
    Sudah berulangkali terjadi dlm kehidupanku…
    Sungguh luar biasa Kasih Tuhan jika kita Percaya dan mengimaninya
    Pertolongan Tuhan,tepat pd waktunya

    Reply
    • Anandaningtyas Dalem Desember 9, 2025 at 8:25 pm

      Aminnn ..
      Terimakasih atas renungannya Romo Benediktus Mulyono SCJ, ini akan sangat menguatkan imanku pada Tuhan.
      Dan aku hanya akan percaya pada Tuhan yang adalah satu satu nya jalan kebenaran dan hidup.

      Reply
  • Sujadi Desember 10, 2025 at 6:44 am

    Amin Mo,matur nuwun Resinya, dan Berkat nya

    Reply
  • Herlin Desember 10, 2025 at 6:33 pm

    Amin

    Reply

Tinggalkan Balasan ke Herlin Cancel Reply