IBADAT PAGI – MINGGU, 10 Mei 2026

Pekan VI Paskah – O Pekan II
Hari Minggu Paskah VI Paskah (U)
Minggu, 10 Mei 2026

DOA PAGI

Kami menyembah Engkau,
Tuhan Yesus Kristus yang hadir di sini
dan di dalam semua gereja-Mu di seluruh dunia.
Kami memuji Engkau,
sebab Engkau telah menebus dunia
dengan salib-Mu yang suci. Amin.

RATU SURGA

Untuk Masa Paskah

Ratu Surga bersukacitalah, alleluya;
sebab Ia yang sudi kaukandung, alleluya.

Telah bangkit seperti disabdakan-Nya, alleluya;
doakanlah kami pada Allah, alleluya.

Bersukacitalah dan bergembiralah, Perawan Maria, alleluya;
sebab Tuhan sungguh telah bangkit, alleluya.

Marilah berdoa: Ya Allah, Engkau telah menggembirakan dunia dengan kebangkitan PutraMu, Tuhan kami Yesus Kristus. Kami mohon: perkenankanlah kami bersukacita dalam kehidupan kekal bersama bunda-Nya, Perawan Maria. Demi Kristus, Pengantara kami. Amin.

DOA PERSEMBAHAN DIRI – Masa Paska

Saudara terkasih, Kristus Anakdomba Paska kita telah dikurbankan! Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi ( 1 Kor 5:7).

Kami meluhurkan kebangkitan-Mu,
ya Tuhan Yesus Kristus, pemenang atas maut. Engkau membawa kegembiraan hidup ke dunia.

Engkau kini hidup dalam kemuliaan Bapa
dan terus menumpahkan darah-Mu kepada kami, yang merupakan bukti kasih-Mu
yang berkenan kepada Bapa.
Dalam persatuan dengan korban Paska-Mu,
kami hunjukkan pula persembahan kami
guna menghayati hidup baru
yang telah Kauperoleh bagi kami.
Ajarilah kami untuk percaya
akan misteri benih yang mati
untuk memberikan hidup.

Ya Imam Abadi,
Engkau telah membimbing kembali
jiwa-jiwa yang jauh, kepada Bapa.
Tariklah semua orang agar datang kepada-Mu;
jadikanlah mereka juga pemenang
terhadap setiap bentuk kematian,
dan tuntunlah mereka kepada Bapa. Amin.

PEMBUKAAN

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku
U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu

Mazmur 94 (95): Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat  dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)

Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu;
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.

Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya

Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu
dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya

 

MADAH

Fajar menyingsinglah sudah
Langit menggemakan madah
Bumi bersorak-sorailah
Neraka mengaduh kalah.

Kala raja nan perkasa
Menggempur markas neraka
Menggilas kuasa maut
Dengan gagah tanpa takut.

Meskipun tertutup batu
Dijaga banyak serdadu
Namun pemenang yang luhur
Bangkit mulya dari kubur.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon 1 – Pada hari inilah Tuhan bertindak, alleluya.

Mazmur 117 (118) Sorak-sorai dan ucapan selamat
Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan – yaitu kamu sendiri -, namun Ia telah menjadi batu penjuru. (Kis 4,11)Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,†
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa.”

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;†
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon 1 – Pada hari inilah Tuhan bertindak, alleluya.

Antifon 2 – Terpujilah Engkau di bentangan langit, kepadaMulah pujian selama segala abad, ya Allah kami, alleluya.

Kidung Dan 3,52-57 Semua makhluk hendaknya memuji Tuhan
Pencipta……dipuji selama-lamanya (Rom 1,25)

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,†
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di bentangan langit,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon 2 – Terpujilah Engkau di bentangan langit, kepadaMulah pujian selama segala abad, ya Allah kami, alleluya.

Antifon 3 – ersembahsujudlah di hadapan Allah yang duduk di atas takhta, dan berkatalah: Amin, alleluya.

Mazmur 150 Pujilah Tuhan
Bermazmurlah dengan segenap hati dan budimu; muliakanlah Allah lahir batin (Hesychius)

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*
pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,†
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon 3 – Bersembahsujudlah di hadapan Allah yang duduk di atas takhta, dan berkatalah: Amin, alleluya.

BACAAN SINGKAT – (Kis 10,40-43)

Allah telah membangkitkan Yesus pada hari yang ketiga, dan dengan kuasa Allah, Yesus menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah. Kamilah saksi-saksi itu, kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari alam maut. Kepada kami ditugaskan oleh Allah mewartakan kepada seluruh bangsa dan memberi kesaksian bahwa Yesuslah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang yang hidup dan yang mati. Tentang Dialah semua nabi memberi kesaksian, bahwa barang siapa percaya kepadaNya akan mendapat pengampunan dosa demi namaNya.

LAGU SINGKAT: 

P: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.
U: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.
P: Engkau bangkit dari alam maut.
U: Alleluya, alleluya.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Kristus, Putera Allah yang hidup, kasihanilah kami,* Alleluya, alleluya.

KIDUNG ZAKARIA – (Luk 1,68-79)

Antifon Kidung – Seperti Bapa mengasihi Aku, demikian pula Aku mengasihi kamu. Tinggallah dalam kasihKu, alleluya.

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa,*
dan Putera dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan sekarang selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon Kidung – Seperti Bapa mengasihi Aku, demikian pula Aku mengasihi kamu. Tinggallah dalam kasihKu, alleluya.

DOA PERMOHONAN: 

Kristus, sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kita dengan kekuatanNya. Marilah kita berdoa:
U: Kristus, kehidupan kami, selamatkanlah kami.

Ya Kristus, cahaya yang cemerlang dalam kegelapan, raja kehidupan dan pemberi kesucian kepada semua insan,*
semoga kami menjalani hari ini demi kemuliaanMu.

Tuhan, Engkau telah menempuh jalan penderitaan dan salib,*
semoga kami menderita dan mati bersama Engkau, supaya dibangkitkan pula bersama Engkau.

Putera Bapa, guru dan saudara kami, Engkau telah mengangkat kami menjadi raja dan imam bagi Allah,*
semoga kami dengan gembira hati menyampaikan kurban pujian kepadaMu.

Raja yang mulia, kami menantikan hari penampakanMu yang megah,*
agar dapat memandang wajahMu dan menjadi serupa dengan Dikau.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu
di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP:

Allah yang mahakuasa, hari-hari raya Paska ini kami memeriahkan dengan hati gembira untuk menghormati Kristus yang telah bangkit. Semoga kami mewujudkan misteri Paska dalam kehidupan sehari-hari. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP: 

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita kehidup yang kekal.
U: Amin.

No Comments

Leave a Comment