Sabtu, 09 Mei 2026 – Hari Biasa Pekan V Paskah

Rm Fransiskus Edi Setiawan SCJ dari Komunitas SCJ Biara St Yohanes Gudang Peluru Jakarta – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Kolose 2:12⁣

Kita dikubur bersama Kristus dalam pembaptisan dan dibangkitkan bersama dengan Dia, berkat iman kita akan kuasa Allah,yang telah membangkitkan kita dari alam maut. Aleluya.⁣

PENGANTAR:⁣

Hidup kita ini di tangan Tuhan. Kita dapat saja membuat ren cana, namun janganlah menentang rencana Tuhan atas diri kita. Paulus juga pernah mempunyai gagasan-gagasan mengenai kerasulan dan perutusan. Tetapi, atas bisikan Roh Kudus, tanpa bimbang dilepaskan rencananya sendiri dan pergilah ia ke Ma kedonia. Dengan demikian, seturut teladan Kristus, ia tetap menjadi hamba Bapa yang mengutusnya.⁣

DOA KOLEKTA: 

Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, dalam sakramen pembaptisan Engkau telah menganugerahkan hidup surgawi kepada kami, sehingga maut tidak menguasai kami lagi. Bimbinglah kami, agar dapat mencapai kemuliaan sepenuhnya. Demi Yesus Kristus, Putra-Mu, yang….⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 16:1-10

“Menyeberanglah ke Makedonia, dan tolonglah kami”

Sekali peristiwa Paulus datang ke Derbe dan Listra. Di situ ada seorang murid bernama Timotius; ibunya adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya, sedangkan ayahnya seorang Yunani. Timotius ini dikenal baik oleh saudara-saudara di Listra dan di Ikonium. Paulus mau, supaya Timotius itu menyertainya dalam perjalanan. Paulus menyuruh menyunatkan dia demi orang-orang Yahudi di daerah itu, sebab setiap orang tahu bahwa bapanya adalah orang Yunani. Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan supaya jemaat-jemaat menurutinya. Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan dalam iman, dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya. Paulus dan Silas melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah untuk memberitakan Injil di Asia. Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengijinkan mereka. Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas. Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan; ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya katanya, “Menyeberanglah kemari dan tolonglah kami!” Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 100:1-2.3.5

Ref. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!

  1. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai.

  2. Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita, dan punya Dialah kita; kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

  3. Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Kol 3:1) Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 15:18-21

“Kamu bukan dari dunia, sebab Aku telah memilih kamu dari dunia.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, sebab Aku telah memilih kamu dari dunia; maka dunia membenci kamu. Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu. Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Fransiskus Edi Setiawan SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara-saudari pendengar Resi Dehonian yang terkasih dalam Kristus, jumpa kembali dengan saya Rm. Fransiskus Edi Setiawan, SCJ dari Komunitas Rumah Dehonian St. Yohanes, Gudang Peluru, Jakarta, Indonesia dalam Resi (renungan singkat) Dehonian edisi Hari Sabtu, 09 Mei 2026, Hari Biasa Pekan Paskah V.

Saudara-saudari pendengar Resi Dehonian yang terkasih dalam Kristus, pada hari Sabtu biasa pekan Paskah V ini, kita sebagai orang beriman diundang untuk selalu menghadirkan kasih Allah, meski harus melawan dunia. Itulah jalan kemuridan yakni bukan untuk membenci dunia karena budaya yang kurang menghargai Allah dan kehidupan, melainkan untuk mengasihinya.

Dalam bacaan Injil hari ini, kita mendengarkan bahwa Yesus yang memberikan wejangan kepada para murid-Nya, sebelum Ia meninggalkan mereka. Para murid oleh karena mengikuti Yesus dan karena mereka yang akan meneruskan karya misi keselamatan Allah, maka mereka akan mengalami seperti yang telah dialami-Nya sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa jalan kemuridan adalah jalan hidup seturut teladan Yesus sendiri.

Yesus sendiri yang telah memilih para murid untuk mengikuti jalan-Nya. “Aku telah memilih kamu dari dunia”. Kata memilih dalam bahasa Yunani ialah eklexamen yang berarti “memangil keluar”. Dengan demikian, Yesus memanggil para murid keluar dari dunia, yang berarti bahwa mereka sudah lagi tidak memiliki “frekuensi” yang sama dengan dunia karena mereka telah dipindahkan ke dalam kerajaan kasih Allah. Sedangkan dunia yang dimaksudkan bukanlah bumi sebagai ciptaan, melainkan kenyataan bahwa orang-orang di sekitar mereka menolak kasih Allah.

Saudara-saudari yang terkasih, panggilan kemuridan kita adalah panggilan seperti para murid awal, yakni dipanggil keluar dari dunia, dunia yang menolak kasih Allah, dunia yang kurang menghargai kehidupan dan dunia yang semakin jauh dari Allah. Kita dipanggil bukan sekadar diambil dan dikhususkan bagi Allah, melainkan juga diutus kepada dunia untuk menghadirkan kasih Allah itu sendiri. Hal itu akan menjadi nyata ketika kita berani berkata dan berjuang dalam tindakan untu “tidak” pada praktik korupsi, pada gosip, atau ketidakadilan meskipun itu harus membuat kita dikucilkan dari sekitar kita.

Saudari-saudari yang terkasih, marilah di masa paskah yang penuh rahmat ini, kita yang telah dipanggil Allah dari dunia ini, mewujudkan dengan setia jalan kemuridan seturut teladan Yesus sendiri, yakni untuk senantiasa menghadirkan kasih dan karya keselamatan Allah dalam seluruh hidup, meski kita harus ditolak, dikucilkan dan diasingkan oleh dunia sekitar kita. Hanya dengan mewujudkan jalan kemuridan itulah, kemuliaan Allah akan dinyatakan dan keselamatan akan dialami oleh semakin banyak orang.

Semoga Allah memberkati hidup kita, keluarga kita, niat baik dan usaha kita, Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin..

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣: 

Allah Bapa maha pengasih, semoga persembahan ini menjadi lambang Putra-Mu, yang merupakan bukti hidup, bahwa cinta kasih sejati lebih kuasa daripada paksaan dan penindasan. Demi Kristus, ….⁣

ANTIFON KOMUNI  —  Yohanes 17:21⁣

Tuhan bersabda, “Ya Bapa, aku berdoa bagi mereka, semoga mereka bersatu dalam Kita, agar dunia percaya, bahwa Engkaulah yang mengutus Aku.” Aleluya.⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa maha penyayang, kasihanilah dan jagalah umat yang telah Kauselamatkan. Kami sudah ditebus oleh derita dan wafat Putra-Mu. Semoga kami bergembira atas kebangkitan-Nya. Sebab Dialah ….⁣

DOWNLOAD AUDIO RESI:

No Comments

Leave a Comment