
Rm. Aegidius Warsito SCJ dari Komunitas SCJ Toronto Kanada
AUDIO RESI:
KOMENTAR – PERSIAPAN:
Dibawakan oleh pemandu acara, orang dewasa, atau seorang anak/remaja.
Anak-anak, kaum remaja, bapak-ibu, dan saudara-saudari terkasih, Pada hari ini Gereja Katolik di seluruh dunia merayakan Hari Anak Misioner Sedunia. Dalam terang Hari Raya Penampakan Tuhan, kita memandang Yesus Kristus sebagai Terang bagi segala bangsa, yang mempersatukan umat manusia dalam satu iman dan satu perutusan.
Tema Hari Anak Misioner Sedunia tahun 2026 adalah: “One in Christ, United in Mission.” Tema ini menegaskan bahwa meskipun kita berasal dari latar belakang yang berbeda, kita semua dipersatukan dalam Kristus dan diutus bersama untuk mewartakan kasih-Nya.
Bersama para Majus dari Timur yang datang menyembah Kanak-kanak Yesus, marilah kita membawa hati dan hidup kita sebagai persembahan kepada Tuhan. Dengan penuh syukur dan sukacita, marilah kita memulai Perayaan Ekaristi ini.
ANTIFON PEMBUKA – Mal. 3:1; 1Taw. 19:12
Lihatlah! Tuhan, Sang Penguasa telah datang; dalam tangan-Nya kerajaan, kekuasaan, dan pemerintahan.
PENGANTAR:
Anak-anak, kaum remaja, bapak-ibu, saudara-saudari terkasih. Hari ini kita bersukacita merayakan Hari Anak Misioner Sedunia ke-183. Dalam perayaan Epifani, Kristus memanggil anak-anak dan remaja untuk ambil bagian dalam perutusan Gereja. Dengan tema, “One in Christ, United in Mission”, kita dipanggil untuk bersatu dan saling mengasihi. Dari persatuan itu, kita diajak untuk diutus bersama. Kita bisa menjadi misionaris dengan cara sederhana: berdoa dengan setia, berbagi dengan sesama, rela berkorban, dan memberi teladan hidup yang baik kepada teman-teman kita.
Dalam perayaan ini, kita juga berdoa bagi anak dan remaja misioner di seluruh dunia, khususnya bagi teman-teman kita yang sedang mengalami bencana alam, serta semua anak dan remaja yang menderita sakit, ditinggalkan, dan kurang mendapatkan perhatian.
Mari kita rayakan Ekaristi ini dengan hati gembira, sambil memohon agar Yesus selalu mempersatukan kita dan mengutus kita untuk mewartakan kasih-Nya kepada semua orang.
PERNYATAAN TOBAT:
I : Anak-anak, remaja, dan saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.
I+U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.
I : Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal. U : Amin.
DOA KOLEKTA:
Marilah kita berdoa, (hening sejenak): Allah yang Mahakuasa dan Kekal, pada hari ini Engkau telah mewahyukan Putra Tunggal-Mu kepada bangsa-
bangsa dengan bimbingan bintang, kami mohon, semoga kami yang sudah mengenal Engkau dengan iman, diantar untuk memandang wajah-Mu yang mulia. Curahkanlah Roh Kudus-Mu ke dalam hati anak-anak dan remaja, agar mereka bertumbuh dalam iman, bersatu dalam kasih, dan dengan gembira mengambil bagian dalam perutusan Gereja mewartakan Injil kepada dunia. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. U : Amin.
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 60:1-6
“Kemuliaan Tuhan terbit atasmu.”
Beginilah kata nabi kepada Yerusalem: Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja menyongsong cahaya yang terbit bagimu.Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling! Mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Melihat itu, engkau akan heran dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan berbesar hati sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 72:1-2.7.8.10-11.12-13
Ref. Kiranya segala bangsa menyembah Engkau, ya Tuhan.
-
Ya Allah berikanlah hukum-Mu kepada Raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum.
-
Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi.
-
Kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan -persembahan. Kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti. Kiranya semua raja sujud menyembah kepada-Nya, dan segala bangsa menjadi hamba-Nya!
-
Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia akan membebaskan orang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.
BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus 3:2-3a.5-6
“Rahasia Kristus kini telah diwahyukan dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian.”
Saudara-saudara, kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah yang telah dipercayakan kepadaku demi kamu, yakni bagaimana rahasianya telah dinyatakan kepadaku melalui wahyu. Pada zaman angkatan-angkatan dahulu rahasia itu tidak diberitakan kepada umat manusia, tetapi sekarang dinyatakan dalam Roh kepada para rasul dan nabi-Nya yang kudus. Berkat pewartaan Injil, orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, menjadi anggota-anggota tubuh serta peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Mat 2:2) Kami telah melihat bintang Tuhan, terbit di ufuk timur, dan kami datang menyembah.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 2:1-12
“Kami datang dari timur untuk menyembah Sang Raja.”
Pada zaman pemerintahan raja Herodes, sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea, datanglah orang-orang majus dari timur ke Yerusalem. Mereka bertanya-tanya, “Dimanakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di ufuk timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Mendengar hal itu, terkejutlah Raja Herodes beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya kete-rangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya, “Di Betlehem di tanah Yudea, karena beginilah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau, Betlehem di tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.” Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu, dan dengan teliti bertanya kepada mereka kapan bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya, “Pergilah, dan selidikilah dengan saksama hal-ikhwal Anak itu! Dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku, supaya aku pun datang menyembah Dia.” Setelah mendengar kata-kata Raja Herodes, berangkatlah para majus itu. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat di mana Anak itu berada. Melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu, dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya. Lalu mereka sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya, dan mempersembahkan persembahan kepada Anak itu, yaitu emas, kemenyan dan mur. Kemudian, karena diperingatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, mereka pun pulang ke negerinya lewat jalan lain.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Aegidius Warsito SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Jumpa lagi saudara-saudari pendengar Resi Dehonian bersama saya: Rm. Aegidius Warsito SCJ, dari Komunitas SCJ Toronto Kanada, di dalam Resi: renungan singkat Dehonian edisi hari Minggu yang bertepatan dengan perayaan Epifani. Mari kita baca bersama perikopa pada hari ini yang diambil dari Injil Matius 2:1-12.
Para pendengar Resi Dehonian yang budiman, hari ini Gereja merayakan hari raya Epifani. Perayaan hari ini memiliki nama yang mungkin perlu sedikit penjelasan. Kata “Epifani” berasal dari bahasa Yunani, dan artinya “wahyu.”
Pada Natal, kelahiran Yesus Kristus di Betlehem diumumkan kepada para gembala oleh seorang malaikat. Para gembala diberitahu di mana mereka dapat menemukan Raja orang Yahudi yang baru lahir. Mereka diberitahu bahwa Ia akan dibungkus dengan kain lampin, dan berbaring di palungan. Dan ketika mereka pergi ke Betlehem, semuanya persis seperti yang telah diberitahukan kepada mereka.
Pada perayaan Epifani, kelahiran Yesus Kristus diungkapkan kepada dunia. Dan tiga orang bijak dari Timur datang untuk memberi penghormatan kepada Raja yang baru lahir itu. Tetapi bagi ketiga orang bijak, hal itu tidak begitu mudah karena tidak ada malaikat yang memberi mereka petunjuk khusus. Meskipun bintang itu mengungkapkan kepada mereka kelahiran Raja Yahudi, bintang itu tidak selalu ada untuk membimbing mereka. Jadi, mereka pergi ke Yerusalem, dengan asumsi bahwa Raja yang baru lahir itu ada di sana. Karena mereka tidak menemukan di sana maka mereka bertanya kepada Herodes dan Herodes yang mengetahui tujuan mereka menggunakan ketiga orang bijak ini untuk mencari tahu lebih banyak tentang sang bayi. Akan tetapi, justru saat itulah ketiga orang bijak ini mengetahui tentang nubuat itu, bahwa Raja yang baru lahir itu ada di Betlehem. Sementara itu, bagi Raja Herodes, itu adalah wahyu yang membuatnya memikirkan hal yang jahat.
Tuhan mewahyukan diri-Nya lebih lanjut kepada ketiga orang bijak ini di dalam pencarian mereka akan sang Raja yang baru dilahirkan itu. Bintang itu muncul lagi dan akhirnya menuntun ketiga orang bijak ini kepada Raja yang baru dilahirkan itu. Mereka memberi penghormatan kepada-Nya dengan hadiah berupa emas, kemenyan, dan mur. Dan di sini, ada wahyu lain. Ketiga hadiah itu, meskipun berharga, juga mistis. Emas melambangkan kerajaan, bahwa bayi itu adalah seorang Raja. Kemenyan melambangkan keilahian, bahwa bayi itu adalah Tuhan yang menjadi manusia. Dan mur melambangkan kemanusiaan Raja yang baru lahir itu. Dan wahyu itu berlanjut lebih jauh, karena ketiga orang bijak ini diperingatkan dalam mimpi untuk tidak kembali kepada Raja Herodes, dan mereka kembali ke negeri mereka sendiri melalui jalan yang berbeda.
Jadi, para pendengar Resi Dehonian yang budiman, perayaan Epifani dipenuhi dengan wahyu dan makna. Kelahiran Yesus Kristus diungkapkan kepada dunia, dan orang-orang bijak datang untuk memberi penghormatan. Ini menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak mengetahui nubuat dalam Kitab Suci, juga akan mengenal Juruselamat dunia. Dan ketiga hadiah itu juga mengungkapkan identitas sejati Yesus Kristus, bahwa Dia adalah Raja, dan Dia Ilahi sekaligus manusia.
Perayaan Epifani ini menunjukkan bahwa Tuhan menyatakan Diri-Nya melalui manusia, serta melalui hadiah. Pada Natal, kita menerima hadiah dari orang lain, dan mungkin ada wahyu bagi kita. Tuhan menyatakan Diri-Nya melalui orang-orang dan karunia yang mereka bagikan kepada kita. Oleh karena itu, marilah kita merenungkan lebih dalam tentang orang-orang ini dan karunia mereka, dan kita akan menjadi bijaksana seperti ketiga orang bijak ini. Apa yang dapat kita renungkan dari perayaan Epifani ini? Dan bagaimana kita hendak menindak lanjuti peremenungan itu dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang Katolik?
Akhir kata, semoga kasih Tuhan memberkati langkah perjuangan kita disepanjang hari ini dan di sepanjang tahun baru 2026 ini. Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin
DOA UMAT:
I : Allah Bapa yang Mahakuasa telah menghalau kegelapan hidup kita dengan mengutus Terang Sejati, yakni Yesus Kristus, Putra-Nya. Kini marilah kita ungkapkan doa-doa kita sebagai wujud syukur cinta kasih-Nya yang menyelamatkan:
L : Bagi Gereja di seluruh dunia: Semoga Gereja senantiasa menampakkan wajah Kristus yang satu dan menyatukan, serta setia menjalankan perutusannya mewartakan Injil kepada semua bangsa. Marilah kita mohon …
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi para misionaris, animator-animatris, dan para katekis: Semoga Allah senantiasa meneguhkan pewartaan dan kesaksian hidup mereka dengan penghiburan yang melimpah, agar semakin banyak orang mengenal Tuhan Yesus Kristus, Sumber Pengharapan. Marilah kita mohon…
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi para penderma misi: Semoga Allah senantiasa mengingat segala kebaikan mereka, melipatgandakan berkat berlimpah kepada mereka di saat ini dan dalam kehidupan abadi nanti. Marilah kita mohon…
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi anak dan remaja misioner yang menjadi korban bencana alam: Semoga anak dan remaja yang terdampak bencana, tetap bertumbuh dalam iman dan harapan, serta menggerakkkan banyak orang, khususnya sesama anak dan remaja dalam semangat children helping children melalui doa, derma, kurban, dan kesaksian. Marilah kita mohon…
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi kelestarian ciptaan dan pertobatan ekologis: Semoga kita semakin sadar akan tanggung jawabnya menjaga bumi sebagai rumah bersama, serta mampu
mengubah cara hidup yang merusak lingkungan menjadi tindakan yang merawat dan melindungi ciptaan Allah. Marilah kita mohon …
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi para pendahulu kita yang telah merintis pembangunan komunitas Kristiani di tempat ini: Semoga Allah Bapa yang mahabaik menganugerahkan
kedamaian abadi kepada para pendahulu kita yang dengan iman, pengorbanan, dan ketekunan telah merintis serta membangun komunitas Kristiani di tempat ini; dan semoga teladan hidup mereka meneguhkan kita untuk terus setia melanjutkan karya pewartaan dan pelayanan kasih. Marilah kita mohon…
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Untuk ujud-ujud pribadi, (hening sejenak) Marilah kita mohon…
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
I : Allah Bapa di surga, terimalah hati dan harapan kami yang masih berziarah untuk kembali kepadaMu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
LITURGI EKARISTI:
PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
I : Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima roti yang kami persembahkan kepada-Mu, Hasil bumi dan usaha manusia yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.
U : Terpujilah Allah selama-lamanya.
I : Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima anggur yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil pokok anggur dan usaha manusia yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.
U. Terpujilah Allah selama-lamanya.
I : Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang Mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang Kudus.
DOA ATAS PERSEMBAHAN:
Allah Bapa yang mahakasih, pandanglah dengan rela kami umat-Mu, yang mempersembahkan bukan lagi emas, dupa, dan mur, melainkan Dia, yang dalam persembahan ini dimaklumkan, dikurbankan, dan disambut. Dialah Yesus Kristus, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.U. Amin.
PREFASI PENAMPAKAN TUHAN – Kristus Cahaya Para Bangsa
I : Tuhan bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.
U : Sudah kami arahkan.
I : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U : Sudah layak dan sepantasnya.
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepadaMu, Tuhan, Bapa yang Kudus, Allah yang Mahakuasa dan Kekal. Sebab, hari ini dalam Kristus, Engkau sendiri mewahyukan misteri penyelamatan kami menjadi Terang bagi bangsa-bangsa; dan sewaktu Dia tampak dalam kodrat kami yang fana, Engkau memulihkan kami dengan kemuliaan-Nya yang baru dan baka.
Sebab itu, bersama para Malaikat dan Malaikat Agung, bersama Singgasana dan Kekuasaan, serta bersama seluruh laskar surgawi, kami melagukan madah kemuliaan bagi-Mu, dengan tak henti-hentinya berseru:
KUDUS:
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan. Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di Surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di Surga.
DOA SYUKUR AGUNG
BAPA KAMI:
I : Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa:
I + U : Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki, pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami, dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
I : Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai sepanjang hidup kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belas kasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan dijauhkan dari segala gangguan sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U : Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
DOA DAMAI:
I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damaiKu Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu; dan berilah kami damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu. Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa. U : Amin.
I : Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U : Dan bersama rohmu
PEMECAHAN ROTI:
Semoga percampuran Tubuh dan Darah Tuhan kita Yesus Kristus ini memberikan kehidupan abadi kepada kita semua yang menyambut-Nya.
ANAK DOMBA ALLAH:
I+U : Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami (2x). Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai.
PERSIAPAN KOMUNI:
I : Lihatlah Anak Domba Allah. Lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah saudara-saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U : Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
PENERIMAAN TUBUH KRISTUS:
I : Tubuh Kristus
U : Amin
DOA ANAK MISIONER:
Tuhan Yesus, Engkau diutus Bapa menjadi berkat bagi dunia dan menjadi juru selamat bagi manusia. Utuslah kami anakanak dan remaja misioner di Indonesia, untuk menjadi sahabat yang kuat bagi yang lemah, sahabat yang rela berkorban bagi yang menderita payah, sahabat penghibur bagi yang sakit dan gelisah.
Tuhan Yesus, kami pun ingin menjadi utusan-utusan kecilMu, teman setia bagi yang tersingkir dan terlantarkan, teman bicara bagi yang kesepian dan terlupakan, sobat yang gembira bagi yang sedih dan susah, sobat penuh penghargaan bagi yang tak dicintai.
Tuhan Yesus, utuslah kami ini dengan bantuan Roh KudusMu, menjadi garam dan ragi yang baik, menjadi terang dan obor cemerlang, membawa kegembiraan dan pengharapan.
Tuhan Yesus, kuduskanlah badanku dan kuduskanlah jiwaku, kupersembahkan diriku pada-Mu hari ini. Berkatilah semua anak di mana pun, berkatilah semua orang yang kami jumpai, siapa pun mereka. Amin.
DOA SESUDAH KOMUNI:
I : Marilah kita berdoa, (hening sejenak): Allah Bapa, berjalanlah di depan kami selalu dan di mana pun dengan terang surgawi-Mu. Semoga dengan pandangan yang jernih, dan kasih yang murah hati, kami mampu melihat dan menyambut misteri yang kami rayakan ini sesuai dengan kehendak-Mu, serta menjadi
misionaris-misionaris pembawa kasih, damai, dan pengharapan di mana pun kami berada. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U : Amin
BERKAT PENUTUP:
I : Tuhan bersamamu
U: Dan bersama rohmu
I : Semoga Allah yang menampakkan Yesus kepada semua bangsa melalui cahaya bintang, menjadikan hatimu penuh iman dan sukacita untuk mengenal dan mengasihi Tuhan.
U : Amin
I : Semoga Yesus Kristus, yang disambut dengan persembahan oleh para majus, mengajar kamu untuk berbagi melalui doa, derma, dan perbuatan baik, agar
kasih-Nya dirasakan oleh anak-anak di seluruh dunia.
U Amin
I : Semoga Roh Kudus menyalakan terang misi dalam hatimu, agar kamu menjadi sahabat bagi sesama, pembawa damai, dan pewarta kasih Tuhan di rumah, di sekolah, dan di mana pun kamu berada.
U. Amin
I : Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, Bapa, dan Putra Bapa, dan Roh Kudus.
U. Amin.
PENGUTUSAN:
I : Anak-anak, Remaja, Saudara-Saudari sekalian, pergilah menjadi pembawa damai sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu!
U. Syukur kepada Allah
DOWNLOAD AUDIO RESI:
One in Christ, United in Mission
Hari Anak Misioner Sedunia ke-183
4 Januari 2026

No Comments