Kamis, 05 Februari 2026 – Peringatan Wajib Sta. Agata, Perawan dan Martir

Rm Hubertus Aditya Prabowo SCJ dari komunitas SCJ Sacred Heart Formation House Cagayan De Oro City – Philippines

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA:

Inilah perawan yang budiman yang keluar menyongsong Kristus dengan pelita yang bernyala.

PENGANTAR:

Lama sebelum ada biara-biara suster didirikan, sudah ada wanita-wanita yang mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan. Secara perorangan mereka mengucapkan kaul kemurnian dan mengabdikan diri pada iman. Di dalam jemaat mereka melakukan tugas diakonia, terutama dalam bidang perawatan orang miskin dan sakit. Agata yang berasal dari Katana, Sisilia, telah memilih cara hidup demikian beberapa waktu sebelum ditahan. Walaupun diancam dan dianiaya ia bertahan dalam kaulnya dan akhirnya dibunuh sebagai martir pada zaman Kaisar Decius.

DOA KOLEKTA:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami yang maharahim, kami mohon, kasihanilah kami demi permohonan Santa Agata, perawan dan martir. Ia senantiasa berkenan di hati-Mu karena tetap setia sampai mati dan selalu hidup murni. Demi Yesus Kristus,….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja 2:1-4,10-12

“Aku akan mengakhiri perjalananku yang fana ini. Kuatkanlah hatimu, dan berlakulah ksatria.”

Saat kematian Daud sudah mendekat. Pada suatu hari ia berpesan kepada Salomo, anaknya, “Aku ini akan mengakhiri perjalananku yang fana. Maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah kesatria. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa. Semoga dengan demikian engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, dan semoga Tuhan menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel. Kemudian Daud mendapat istirahat bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud. Jadi Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem tiga puluh tiga tahun. Kemudian Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan menjadi kokohlah kerajaannya.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

KIDUNG TANGGAPAN: 1Taw 29:10.11ab.11d-12a.12bcd

Ref. Ya Tuhan, Engkau menguasai segala-galanya.

  1. Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allahnya bapa kami Israel, dari sediakala sampai selama-lamanya.

  2. Ya Tuhan, milik-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya segala-galanya yang ada di langit dan di bumi!

  3. Ya Tuhan, milik-Mulah kerajaan. Engkaulah yang tertinggi melebihi segala-galanya. Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu.

  4. Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya. Dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan, dalam tangan-Mulah kuasa untuk memperluas dan memperkokoh kerajaan.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Mrk 1:15) Kerajaan Allah sudah dekat. Percayalah kepada Injil.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 6:7-13

“Yesus mengutus murid-murid-Nya.”

Sekali peristiwa, Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, kecuali tongkat; roti pun tidak boleh dibawa, demikian pula bekal dan uang dalam ikat pinggang; mereka boleh memakai alas kaki tetapi tidak boleh memakai dua baju. Kata Yesus selanjutnya kepada murid-murid itu, “Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu, dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang ada di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.” Mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak, dan menyembuhkan mereka.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Hubertus Aditya Prabowo SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Dalam Injil hari ini, Yesus melakukan sesuatu yang mengejutkan. Ia tidak menyimpan misi itu untuk diri-Nya sendiri. Ia mengutus Kedua Belas murid. Bukan dengan kekuatan, uang, atau jaminan keamanan, tetapi dengan kepercayaan.

“Jangan membawa roti, tas, atau uang… hanya tongkat.” Artinya: Kalian pergi dengan hampir tidak membawa apa-apa, supaya orang melihat dengan jelas bahwa semuanya berasal dari Allah.

Bayangkan para murid berjalan dari desa ke desa. Tanpa rencana cadangan. Tanpa jaminan. Ada pintu yang terbuka. Ada pintu yang tertutup keras. Namun mereka terus berjalan, mewartakan pertobatan, menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat. Kekuatan mereka bukan pada apa yang mereka bawa, tetapi pada Siapa yang mengutus mereka.

Itulah juga kisah Santa Agatha. Agatha adalah seorang gadis muda tanpa kuasa politik, tanpa perlindungan, tanpa tentara. Ia hanya memiliki imannya dan satu keputusan: “Aku milik Kristus.” Ketika ditekan, diancam, disiksa, ia tidak menawar kemuridannya. Seperti para rasul, ia berdiri di dunia dengan tangan kosong tetapi hati yang penuh dengan Allah.

Dunia berkata kepadanya, “Engkau lemah.” Namun surga berkata, “Engkau kuat.” Dalam Injil Markus, Yesus memberi para rasul kuasa atas roh-roh jahat. Santa Agatha menunjukkan kepada kita seperti apa kuasa itu dalam kehidupan nyata. Kejahatan mencoba menghancurkannya lewat ketakutan, rasa sakit, dan penghinaan. Tetapi gagal. Tubuhnya menderita, tetapi imannya tidak tunduk. Ia membuktikan bahwa kuasa terbesar seorang murid bukanlah kekuatan fisik, melainkan kesetiaan.

Pesan hari ini sederhana. Sering kali kita menunggu untuk melayani Tuhan sampai kita merasa siap, sampai punya cukup uang, cukup percaya diri, cukup aman. Tetapi Yesus tetap mengutus kita seperti Kedua Belas rasul. Dan para kudus seperti Agatha menunjukkan kepada kita: kemuridan bukan tentang memiliki segalanya; tetapi tentang memberikan segalanya.

Mungkin kita merasa kecil dalam keluarga, tempat kerja, atau komunitas. Mungkin kita merasa tidak punya banyak pengaruh. Tetapi jika Kristus yang mengutus kita, kita membawa kuasa-Nya, dalam kata-kata kita, kebaikan kita, keberanian kita, dan penolakan kita untuk ikut dalam kejahatan.

Santa Agatha mengingatkan kita: Hati yang setia lebih kuat daripada kekerasan. Hati nurani yang murni lebih kuat daripada tekanan. Hidup yang diberikan kepada Allah tidak akan pernah dikalahkan. Maka hari ini kita berdoa: Tuhan, utuslah kami. Walau dengan sedikit. Walau kami takut. Berilah kami keberanian para  rasul, dan hati yang teguh seperti Santa Agatha. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa yang mahaagung, Kemuliaan dan keluhuran-Mu Nyata dalam kehidupan dan kematian Santa Agata. Engkau berkenan melihat karya dan penderitaannya menerima pengabdian kami ini. Demi Kristus,…

ANTIFON KOMUNI – Mat 25:6

*Pengantin sudah datang! Marilah menyongsong Kristus, Tuhan Kita!

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah Berdoa: Allah Bapa yang Mahakuasa, tenaga baru telah kami terima berkat santapan suci Anugerah-Mu. Kami mohon, semoga seturut teladan Santa Agata kami mengabdi sepenuhnya kepada-Mu dan tidak takut menderita  bersama Yesus, Putera-Mu, yang….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Santa Agatha

Agatha of Sicily, Agatha of Catania, Agatha of Palermo

Sumber: www.afemmedia.org

Seorang gadis Kristen nan cantik bernama Agatha hidup di Sisilia pada abad ketiga. Gubernur Romawi kafir mendengar kabar tentang kecantikan Agatha dan menyuruh orang untuk membawa gadis itu ke istana untuk dijadikan sebagai isterinya. Tapi Agatha menolak perintah sang gubernur karena ia ingin mempersembahkan hidupnya bagi Yesus.

“Yesus Kristus, Tuhanku,” ia berdoa, “Engkau melihat hatiku dan Engkau mengetahui kerinduanku. Hanya Engkau saja yang boleh memilikiku, oleh sebab aku sepenuhnya adalah milik-Mu. Selamatkanlah aku dari orang jahat ini. Bantulah aku agar layak untuk menang atas kejahatan.”

Penolakan Agatha membuat sang Gubernur marah. Ia menangkap Agatha lalu dikirimkannya perawan suci ini kerumah seorang mucikari untuk dijadikan sebagai wanita penghibur. Tetapi sekali lagi sang gubernur menjadi kecewa. Agatha berserah diri sepenuhnya kedalam lindungan Tuhan dan ia berdoa sepanjang waktu. Walau disekap dalam rumah pelacuran namun ia dapat menjaga kesucian dirinya. Ia dapat menghidar dari semua tipu daya dan bujukan-bujukan jahat mucikari tersebut.

Setelah sebulan berlalu, Agatha dibawa kembali kepada gubernur. Sekali lagi gubernur berusaha membujuknya.  “Engkau seorang wanita terhormat,” katanya dengan lembut. “Mengapa engkau merendahkan dirimu sendiri dengan menjadi seorang Kristen?”

 

“Meskipun aku seorang terhormat,” jawab Agatha, “aku ini seorang hamba di hadapan Yesus Kristus.”

“Jika demikian, apa sesungguhnya arti dari menjadi terhormat?” tanya gubernur. Agatha menjawab, “Artinya, melayani Tuhan.”

 

Ketika gubernur tahu bahwa Agatha tidak akan mau berbuat dosa, ia menjadi sangat murka. Ia menyuruh orang mencambuk serta menyiksa Agatha. Siksaan yang dialami Agatha sangat mengerikan. Setelah tak henti-hentinya dicambuk, sang gubernur kemudian memerintahkan para pengawalnya untuk memotong kedua payudara St.Agatha dan meletakkannya di atas sebuah piring (legenda pada jemaat Kristen perdana mengatakan bahwa pada malam hari setelah payudara St.Agatha dipotong; St.Petrus dan seorang malaikat Tuhan datang mengunjunginya dalam penjara. Menghiburnya dan memulihkan kembali kedua payudaranya).

Dalam penyiksaan ini Agatha berdoa dengan lirih; “Tuhan Allah, Penciptaku, Engkau telah melindungi aku sejak masa kecilku. Engkau telah menjauhkan aku dari cinta duniawi dan memberiku ketabahan untuk menderita. Sekarang, terimalah jiwaku.” Agatha wafat sebagai martir di Catania, Sisilia, pada tahun 250.

 

St.Agatha dihormati sebagai pelindung para wanita penderita penyakit kanker payudara. Banyak doa mohon penyembuhan yang terkabul dengan perantaraan martir suci ini.

 

Setiap Martir Adalah Persembahan Bagi Gereja

ARTI NAMA

Berasal dari kata Yunani αγαθος (agathos) yang berarti : “Baik” atau  “indah”

Variasi Nama

Agathe (Ancient Greek), Agata, Jaga (Croatian), Agáta (Czech), Agathe (Danish), Agathe (French), Agathe (German), Agathe (Greek), Ágota, Ági (Hungarian), Agata (Italian), Agathe, Ågot (Norwegian), Agata (Polish), Águeda (Portuguese), Agafya, Agata (Russian), Agata, Jaga (Serbian), Agata (Slovene), Agata, Águeda (Spanish), Agata, Agda (Swedish)

Bentuk Pendek :Aggie (English)
Bentuk Maskulin :Agathon, Agathos ( Greek), Agathus (Latin)
 
 

Sumber: https://katakombe.org/para-kudus/februari/agatha.html

3 Comments

  • Epin Roma Februari 4, 2026 at 7:08 pm

    Terima kasih Romo Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin

    Reply
  • Herlin Februari 5, 2026 at 7:29 am

    Sta.Agata
    Doakanlah kami

    Reply
  • Firmus dega Februari 5, 2026 at 7:55 am

    Makasih Romo

    Reply

Leave a Comment