
Rm. Anselmus Inharjanto SCJ dari Komunitas SCJ Seminari Menengah St. Paulus Palembang Indonesia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 106:4
Ingatlah akan daku demi kemurahan-Mu terhadap umat. Perhatikan daku demi keselamatan daripada-Mu, ya Tuhan.
PENGANTAR:
Raja Salomo jatuh akibat banyaknya hubungan luar negeri. Ia tidak setia kepada Allah dan membahayakan perjanjian. Peng-akuan akan Allah dan iman akan perjanjian yang sama men-dorong Yesus untuk membuka Kerajaan Allah bagi orang asing.
DOA KOLEKTA:
Marilah bedoa: Allah Bapa maharahim, kami mohon ampun bila kami sampai melanggar perjanjian-Mu. Semoga kami lalu Kaubangkitkan dan Kaujadikan manusia baru berkat sabda Yesus, Putra-Mu terkasih, ….
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja 11:4-13
“Salomo tidak berpegang pada perjanjian Tuhan maka kerajaannya dikoyakkan.”
Ketika Raja Salomo menjadi tua, isteri-isterinya mencondongkan hatinya kepada dewa-dewa, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada Tuhan, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. Demikianlah Salomo mengikuti Ashtoret, dewi orang Sion, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon. Salomo melakukan apa yang jahat di mata Tuhan, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti Tuhan, seperti Daud ayahnya. Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengurbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung sebelah timur Yerusalem, dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon. Demikianlah dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan kurban ukupan dan kurban sembelihan kepada dewa-dewa mereka. Maka Tuhan menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari Tuhan, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya, dan yang telah memerintahkan kepadanya supaya jangan mengikuti dewa-dewa lain. Akan tetapi ia tidak berpegang pada apa yang diperintahkan Tuhan. Lalu bersabdalah Tuhan kepada Salomo, “Oleh karena engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka Aku akan mengoyakkan kerajaanmu dan akan memberikannya kepada hambamu. Hanya saja, demi Daud ayahmu, Aku belum mau melaksanakannya selama engkau masih hidup. Dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya. Namun demikian tidak seluruh kerajaan akan Kurenggut daripadanya. Satu suku akan Kuberikan kepada anakmu demi hamba-Ku Daud dan demi Yerusalem yang telah Kupilih.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 106: 3-4.35-36.37.40
Ref. Ingatlah akan daku, ya Tuhan, demi kemurahan-Mu terhadap umat.
-
Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum, yang melakukan keadilan di setiap saat! Ingatlah akan aku, ya Tuhan, demi kemurahan-Mu terhadap umat, perhatikanlah aku, demi keselamatan yang datang dari pada-Mu.
-
Mereka malah bercampur baur dengan bangsa-bangsa itu, dan meniru kebiasaan mereka. Mereka beribadah kepada berhala-berhala para bangsa, yang menjadi perangkap bagi mereka.
-
Mereka mengurbankan anak-anak lelaki mereka, dan anak-anak perempuan mereka kurbankan kepada roh-roh jahat. Maka berkobarlah murka Tuhan terhadap umat-Nya, dan Ia jijik kepada milik pusaka-Nya.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya
S : (Yak 1:21) Terimalah dengan lemah lembut sabda Allah yang tertanam dalam hatimu, sebab sabda itu berkuasa menyelamatkan kamu.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 7:24-30
“Anjing-anjing pun makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.”
Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Galilea dan berangkat ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya. Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Tetapi perempuan itu menjawab: “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” Maka kata Yesus kepada perempuan itu: “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.”Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Anselmus Inharjanto SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Sobat Resi terkasih, rahmat dan belas kasih Allah tidak ada kavling-kavlingnya, tidak dapat dibatasi. Berkat-Nya dimaksudkan untuk semua orang dan semua ciptaan. Syarat yang dituntut dari kita adalah soal kepercayaan dan iman. Yakinkah kita dengan karya Allah, mukjizat-Nya, rahmat-Nya itu menaungi kita? Tuhan Yesus memberikan penegasan itu hari ini kepada seorang ibu, orang Yunani berkebangsaan Siro-Fenisia. Jelas, karena ia bukan orang Yahudi, ibu itu orang kafir. Ia berbeda baik itu secara agama, budaya maupun kesukuannya dari orang Yahudi. Namun, berani-beraninya ia minta penyembuhan Yesus bagi anaknya yang sedang kerasukan roh jahat. Ibu itu mau merendahkan diri dan memohon belas kasih Yesus bagi anaknya. Dan terjadilah, anaknya disembuhkan dari kerasukan roh jahat.
Adegan dialog yang terjadi antara Tuhan Yesus dan sang Ibu itu memang terdengar kasar dan merendahkan. Yesus rupanya ingin meyakinkan dan menguji iman si ibu. Dengan cerdas ibu itu berhasil menjawab soal ujian Yesus. Tak ada kesan marah dan tersinggung dari sisi ibu tersebut. Barangkali dialog dengan Tuhan bisa juga memakai metode demikian. Kita dapat memakai akal budi, perasaan dan kehendak kita dengan baik untuk menunjukkan keimanan kita, keyakinan kita, dan kepercayaan kita kepada Tuhan. Selebihnya, itu perkara Tuhan yang memutuskan.
Semoga Hati Kudus Yesus menjadi teladan hati yang terbuka, penuh kasih, dan bela rasa bagi yang membutuhkan. Amin
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa maharahim, jangan sampai kami Kauusir pergi, bila kami datang menghadap Engkau, tetapi berilah kami hidup: rezeki untuk keselamatan dan kabahagiaan kami. Demi Kristus,
ANTIFON KOMUNI – Markus 7:28
Benar Tuhan, tetapi anjing di bawah meja pun makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Allah Bapa sumber pembaruan hidup, kami bersyukur karena telah Kaubangkitkan lagi berkat Yesus Kristus Putra-Mu. Semoga Engkau berkenan membarui dunia ini dengan Roh-Mu yang suci. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
DOWLOAD AUDIO RESI:
Amin
Makasih Romo
Terimakasih Romo saya dapet membuka kapan saja dalam renunganya dan dapat memberikan pencerahan dan memperkuat iman pada Tuhan Yesus
Terima kasih Romo Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin