Selasa, 16 Desember 2020 – Hari Biasa Pekan III Adven

Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Dehon House Manila – Philipina

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKAAN  – Zakharia 14:57⁣

Tuhan pasti datang diiringi semua orang kudus, bersinarkan cahaya gemilang⁣⁣

PENGANTAR⁣ : 

Berhimpun untuk merayakan Ekaristi bersama diawali dengan pengakuan dosa. Selama ibadat sabda, niat untuk bertobat itu hendaknya terus bergetar. Dalam bacaan pertama, akan kita dengar, “Aku akan menyingkirkan dari padamu orang-orang mu yang angkuh dan congkak” Yesus pun berusaha merampas topeng para pendengarnya. Kerendahan hati dan kejujuran merupakan syarat pertobatan⁣

DOA KOLEKTA: 

Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahamurah hati, Engkau telah menjadikan kami ciptaan baru dengan perantaraan Putra-Mu terkasih, Ingatlah kiranya akan karya belas kasih-Mu dan bersihkanlah kami dari pengaruh manusia lama, sebab kami menantikan kedatangan manusia baru, yaitu Yesus Kristus Putra-Mu…⁣

BACAAN PERTAMA: Pembacaan diambil dari Nubuat Zefanya 3:1-2.9-13

“Keselamatan dijanjikan kepada semua orang yang hina dina.”

Beginilah firman Tuhan, “Celakalah si pemberontak dan si cemar, kota yang penuh penindasan! Ia tidak mau mendengarkan teguran siapa pun dan tidak mempedulikan kecaman. Ia tidak percaya kepada Tuhan dan tidak menghadap Allahnya. Tetapi Aku akan memberikan bibir lain kepada banga-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya mereka sekalian menyerukan nama Tuhan dan bersama-sama beribadah kepada-Nya. Orang-orang yang memuja Aku, yang terserak-serak, akan datang dari seberang sungai-sungai negeri Etiopia dan membawa persembahan kepada-Ku. Pada hari itu, engkau tidak akan mendapat malu karena segala perbuatan durhaka yang kaulakukan terhadap-Ku. Sebab pada waktu itu Aku akan menyingkirkan dari padamu orang-orangmu yang angkuh dan congkak, dan engkau takkan menyombongkan diri lagi di gunung-Ku yang kudus. Di tengah-tengahmu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, yang akan mencari perlindungan pada nama Tuhan. Mereka itulah sisa Israel. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong. Dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu. Sebaliknya seperti kawanan domba mereka akan merumput dan berbaring dengan tenang, dan tidak ada orang yang mengganggu mereka lagi.”
Demikianlah Sabda Tuhan:
U : Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 34:2-3.6-7.17-18.19.23

Ref. Tuhan mendengarkan doa orang beriman.

  1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.

  2. Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

  3. Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi. Apabila orang benar itu berseru-seru, Tuhan mendengarkan; dari segala kesesakan mereka Ia lepaskan.

  4. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. Tuhan membebaskan jiwa hamba-hamba-Nya, dan semua yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : Tuhan, datanglah dan jangan berlambat; ringankanlah beban umat-Ku.

BACAAN INJIL: Bacaan diambil dari Injil Matius 21:28-32

“Yohanes Pembaptis datang dan orang-orang berdosa percaya kepadanya.”

Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan pemuka-pemuka bangsa Yahudi, “Bagaimana pendapatmu? Ada orang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada yang sulung dan berkata, ‘Anakku, pergilah bekerja di kebun anggur hari ini’. Jawab anak itu, ‘Baik, Bapa’. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab, ‘Tidak mau’. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. Siapakah di antara kedua orang anak itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Jawab mereka, “Yang kedua.” Maka berkatalah Yesus kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur akan mendahului kalian masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes Pembaptis datang menunjukkan jalan kebenaran kepada kalian, dan kalian tidak percaya kepadanya. Dan meskipun kalian melihatnya, namun kemudian kalian tidak menyesal, dan kalian tidak juga percaya kepadanya.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U : Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Yohanes Dwi Wicaksono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Kudus Yesus melalui Hati Maria.

Para imam kepala pasti merasa marah karena Yesus membandingkan mereka secara tidak adil dengan pemungut cukai dan pelacur. Para imam kepala mengatakan ‘ya’ kepada Hukum Allah tetapi akhirnya mengatakan ‘tidak’ kepada utusan Allah, Yohanes Pembaptis dan, yang lebih penting, Yesus sendiri. Mereka seperti anak sulung dalam perumpamaan yang awalnya mengatakan ‘ya’ kepada permintaan ayahnya untuk bekerja di kebun anggur, tetapi kemudian mengatakan ‘tidak’. Para pemungut cukai dan pelacur dianggap sebagai orang-orang yang tidak taat kepada Hukum Allah, mengatakan ‘tidak’ kepada Allah, tetapi kemudian mengatakan ‘ya’ kepada pelayanan Yohanes Pembaptis dan Yesus. Mereka seperti anak kedua dalam perumpamaan yang awalnya mengatakan ‘tidak’ kepada ayahnya tetapi kemudian mengatakan ‘ya’.

Perumpamaan tentang dua anak laki-laki ini menunjukkan bahwa yang benar-benar penting dalam hubungan kita dengan Tuhan bukanlah di mana kita berada di masa lalu, tetapi di mana kita berada sekarang, bukan di mana kita memulai tetapi di mana kita berakhir. Dikatakan tentang anak kedua bahwa ‘ia mempertimbangkan kembali’ (menyesal dan percaya) penolakan awalnya kepada ayahnya. Yesus menyatakan kepada para imam kepala bahwa mereka gagal ‘mempertimbangkan kembali’ (menyesal dan percaya) penolakan awal mereka terhadap pelayanan Yohanes Pembaptis.

Kemauan untuk ‘mempertimbangkan kembali’ apa yang telah kita katakan, apa yang telah kita lakukan atau gagal kita lakukan, di mana kita berada dalam perjalanan hidup, adalah kualitas yang sangat dihargai oleh Yesus. Dia dapat menerima serangkaian penolakan kita kepada-Nya, selama kita bersedia terus menempuh perjalanan (mempertimbangkan kembali – menyesal percaya – memperbaiki diri) menuju akhirnya mengatakan ‘ya’ kepada kehendak dan keinginan-Nya untuk hidup kita.

Natal semakin dekat, mari kita terus berbenah diri: menyerahkan masa lalu kepada Allah yang penuh kerahiman (jika berlinang dosa, datanglah ke kamar pengakuan dan menerima sakramen rekonsiliasi); mempercayakan masa depan kedalam penyelanggaran Ilahi; dan menghidupi saat ini dengan kasih yang berasal dari Allah. Karena kasih Allah tak berkesudahan.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣:

Allah Bapa maha pengasih. terimalah doa dan persembahan kami, hamba Mu yang hina ini. Bantulah kami dengan rahmatMu, karena dengan daya kekuatan sendiri, kami tidak sanggup memperoleh keselamatan. Demi Kristus,… ⁣

ANTIFON KOMUNI⁣:

Mahkota mulia akan diberikan oleh Hakim yang adil kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.⁣

DOA SESUDAH KOMUNI: 

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, kami sudah Kausegarkan karena ikut serta dalam misteri suci ini. Ajarilah kami⁣ menghargai hidup di dunia ini dengan bijaksana dan mencita-citakan hidup surgawi. Demi Kristus…

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

3 Comments

  • Firmus dega Desember 16, 2025 at 8:20 am

    Makasih Romo

    Reply
  • Firmus dega Desember 16, 2025 at 8:36 am

    Mks Romo

    Reply
  • Epin Roma Desember 16, 2025 at 6:23 pm

    Terima kasih Romo Tuhan memberkati. Amin

    Reply

Leave a Comment